AYOJAKARTA.COM - Layanan Mikrotrans yang selama ini dapat dinikmati masyarakat secara gartis berpotensi mengalami perubahan.
Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) mengusulkan agar layanan angkutan pengumpan (feeder) tersebut mulai dikenakan tarif sebagai bagian dari penyempurnaan sistem transportasi umum yang terintegrasi.
Dalam usulan tersebut, Ketua DTKJ Sugihardjo menyebut tarif Mikrotrans dapat dipatok sekitar Rp2 ribu per perjalanan.
“Kalau hanya untuk jarak dekat hanya naik Mikrotrans itu tarifnya Rp2.000. Kita mengusulkan Rp2.000,” ujarnya.

Menurut Sugihardjo, selama layanan angkutan tersebut masih gratis, terdapat kemungkinan jumlah penumpang yang tercatat tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Suhohardjo lantas menjelaskan jika selama ini Mikrotrans memiliki target kilometer dan jumlah penumpang.
Dengan tarif gratis, menurutnya, jika target jumlah penumpang tak terpenuhi, maka dikhawatirkan ada manipulasi data penumpang agar target tetap tercapai.

Kehadiran Mikrotrans selama ini menjadi salah satu tulang punggung layanan first mile dan last mile yang memudahkan masyarakat menjangkau halte maupun stasiun transportasi massal.
Namun, usulan ini masih dalam tahap pembahasan.***
Share this article
Ketua DTKJ Sugihardjo menyebut tarif Mikrotrans dapat dipatok sekitar Rp2 ribu per perjalanan.