AYOJAKARTA.COM - Nadiem Makarim merayakan ulang tahun ke-42 pada hari ini, Sabtu, 4 Juli 2026. Namun, momen spesial ini terasa sangat berbeda dan penuh suasana haru.
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tersebut harus melewati hari lahirnya di balik jeruji besi.
Saat ini, ia sedang menjalani vonis penjara 10 tahun terkait kasus pengadaan Chromebook.
Di tengah situasi sulit ini, sang istri, Franka Franklin, menulis sebuah puisi yang menyentuh hati sebagai kado untuk suaminya.
Melalui bait-bait puisi yang dituliskan dalam postingan Instagram, Franka mengungkapkan perasaan terdalamnya.
Ia mengenang kembali momen setahun yang lalu saat mereka masih bisa bersama.
Franka bercerita tentang waktu saat kaki mereka menginjak rumput dan berlari bersama Samudra. Samudra adalah anak keempat dari Nadiem Makarim dan Franka Franklin.
Dalam puisinya, ibu empat anak itu menggambarkan kenangan tentang cahaya pagi dan langkah kaki yang bebas.
Ia menyebut momen tersebut sebagai kebahagiaan sederhana yang kini terasa seperti seluruh dunia bagi mereka.
Meski waktu berubah dan jarak kini terentang lebar, Franka Franklin menegaskan bahwa ada hal yang tidak akan pernah berubah.
Hal itu adalah kasih, iman, dan keteguhan hati mereka dalam menghadapi cobaan ini.
Pesan yang paling kuat dalam puisi tersebut adalah tentang harapan akan keadilan.
Franka menuliskan kalimat penuh keyakinan untuk menguatkan suaminya. Ia meminta Nadiem untuk tetap percaya bahwa terang kebenaran akan menemukan jalannya selalu.
Wanita berusia 42 tahun tersebut juga mendoakan agar kekuatan selalu menyala di dalam hati Nadiem dan berkat Allah selalu menyertainya.
Berikut puisi lengkap yang dituliskan Franka Franklin untuk sang suami tercinta:
Setahun sudah berlalu sejak waktu ini.
Ketika kaki kita menginjak rumput.
Ketika kita berlari bersama Samudra.
Ketika tawa berpadu menjadi satu.
Kami masih ingat cahaya pagi itu.
Angin yang ringan. Langkahmu yang bebas.
Sebuah kebahagiaan yang begitu sederhana
dan sekarang terasa seperti seluruh dunia.
Waktu memang berubah.
Jarak memang terentang.
Tetapi ada yang tak pernah bergeser:
kasih, iman, dan keteguhan hati kita.
Selamat ulang tahun @nadiemmakarim.
Semoga berkat Allah selalu menyertaimu.
Semoga kekuatan menyala di dalam hatimu.
Percayalah terang kebenaran
akan menemukan jalannya selalu.
Ungkapan hati Franka ini muncul bertepatan dengan upaya tim hukum untuk meluruskan persepsi publik.
Tepat di hari ulang tahun Nadiem Makarim, tim penasihat hukum membongkar fakta mengenai penggunaan sistem operasi ChromeOS.
Mereka menegaskan bahwa pemilihan sistem tersebut adalah legal dan didasarkan pada kajian teknis yang mendalam, bukan untuk kepentingan pribadi.
Tim kuasa hukum menjelaskan bahwa pencantuman spesifikasi sistem operasi adalah praktik lumrah dalam pengadaan pemerintah.
Fakta menunjukkan bahwa menteri di era sebelumnya juga pernah melakukan hal serupa.
Misalnya, pada masa jabatan Muhadjir Effendy, sistem operasi Windows dikunci untuk semua jenjang pendidikan.
Nadiem sendiri tercatat pernah memilih Windows OS pada tahun 2020 sebelum beralih ke ChromeOS berdasarkan rekomendasi tim teknis.
Franka Franklin melalui puisinya terus memberikan dukungan moral yang luar biasa bagi Nadiem Makarim.
Ia berharap suaminya tetap tegar dalam menjalani masa-masa sulit ini. Keyakinannya bahwa kebenaran akan segera terungkap menjadi simbol kekuatan bagi keluarga besar mereka.
Tim kuasa hukum pun berharap fakta-fakta sejarah pengadaan ini dapat meluruskan pandangan publik yang keliru selama ini.***
Share this article
Nadiem Makarim lewati ultah ke-42 di penjara akibat kasus Chromebook. Sang istri, Franka Franklin, tulis puisi haru soal kasih dan keyakinan bahwa terang kebenaran akan selalu menemukan jalannya.