AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta buka suara soal viralnya pengungsi WNA asal Somalia dan Afghanistan di trotoar Jalan Setiabudi Selatan, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan yang viral di media sosial.
Pramono mengatakan Pemprov DKI Jakarta siap menindak tegas 'markas' pengungsian yang dinilai mengganggu fasilitas pejalan kaki.
Menurut Pramono, mereka telah menggunakan fasilitas milik Pemprov DKI secara tidak semestinya.

"Tetapi kalau kemudian mereka menggunakan fasilitas Pemerintah DKI Jakarta dengan tidak proper, saya tidak segan-segan untuk menertibkan itu. Kami akan segera tertibkan," tegas Pramono.
Kendati demikan, Pram menjelaskan jika penanganan pengungsi ini bukan kewenangan Pemprov DKI, melainkan langsung pemerintah pusat.
Diketahui, para pengungsi tersebut bertahan beberapa bulan di trotoar belakang kantor United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) di Jalan Setiabudi Selatan.

Bahkan, mereka aktivitas di lokasi tersebut sejak pagi hingga malam dan menunggu bantuan dari warga maupun UNHCR.***
Share this article
Pramono mengatakan Pemprov DKI Jakarta siap menindak tegas 'markas' pengungsian yang dinilai mengganggu fasilitas pejalan kaki.