AYOJAKARTA.COM – PDIP telah mengumumkan 305 nama calon kepala daerah yang akan mengikuti Pilkada serentak 2024.
Dari 305 daerah, 13 diantaranya merupakan calon kepala daerah tingkat provinsi yang sudah mendapatkan surat rekomendasi dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Akan tetapi, dari 13 nama tersebut PDIP belum mengumumkan sosok yang akan maju dalam Pilgub Jakarta 2024.
Ketua DPP PDIP Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan bahwa partainya merupakan partai berbasis pada pembinaan kader.
PDIP selalu menyiapkan kader-kader terbaik untuk menjadi calon pemimpin dengan diberikan pendidikan dan pelatihan.
Baca Juga: 3 Instansi CPNS 2024 yang Buka Formasi Lulusan SMA Sederajat, Kejaksaan Agung Paling Banyak
Menurutnya, sangat sulit jika PDIP memilih kandidat dari luar untuk diusung pada Pilgub Jakarta.
Ahok menilai selagi pihaknya masih memiliki kader terbaik maka mereka yang akan diprioritaskan.
Selain itu, sudah menjadi kebiasaan PDIP yang selalu memprioritaskan kader-kader terbaiknya untuk berkontestasi.
“Kita ini partai kader. Selama ada kader yang terbaik, saya kira untuk orang luar itu baru bisa kalau kita tidak punya kader untuk maju. Biasa seperti itu di PDI Perjuangan,” kata Ahok dikutip dari kanal YouTube Kompas TV pada Jumat (16/8/2024).
Baca Juga: Sulit Bertemu, Ayah Sudirman Sebut Hanya Ada Berkas Saja di Lapas: Orangnya Nggak Tahu Kemana
Seperti yang diketahui, ada banyak nama kandidat yang masuk ke dalam petimbangan PDIP untuk Pilgub Jakarta.
Salah satu nama kandidat calon gubernur yang masuk dalam radar PDIP adalah Anies Baswedan.
Ahok menilai bahwa selama kadernya siap maka kemungkinan untuk pihaknya mengusung calon dari luar partai sangat kecil.
“PDI Perjuangan tidak mungkin mengambil orang dari luar selama kadernya siap,” sebutnya.
Share this article
Ketua DPP PDIP Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan bahwa partainya merupakan partai berbasis pada pembinaan kader.