AYOJAKARTA.COM -- Mario Dandy dan Shane Lukas sebelumnya telah menjalani sidang lanjutan atas kasus penganiayaan pada David Ozora.
Dalam sidang tersebut, Mario Dandy selaku pelaku utama dalam kasus penganiayaan ini mengatakan permohonan maaf kepada ayah David Ozora yang saat itu hadir sebagai saksi.
“Saya selaku pelaku utama menyampaikan turut prihatin saya terhadap kondisi David daat ini, dan saya juga ingin menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya dari hati saya,” kata Mario Dandy yang dikutip dari Kompastv.
Baca Juga: 10 Alasan Mengapa Oli Motor Harus Rutin Diganti Baru, Idealnya Berapa Bulan?
Pakar Gestur, Monica Kumalasari memberikan tanggapannya soal eskpresi dan gestur dari Mario Dandy saat meminta maaf ke ayah David Ozora, Jonathan Latumahina.
Dilansir dari YouTube tvOneNews pada Rabu, 14 Juni 2023 Monica Kumalasari pertama menyoroti permintaan maaf anak Rafael Alun ini yang tanpa membaca teks.
Menurutnya, seseorang yang meminta maaf tanpa membaca maka yang diharapkan adalah respon spontanitas yang muncul dari statement permintaan maafnya.
Kemudian, Pakar Gestur juga mengatakan bahwa jika seseorang meminta maaf tentu tersirat rasa sedih dari wajahnya.
Baca Juga: Apakah Ada Tunjangan Hari Raya Idul Adha Bagi PNS? Simak Penjelasan PMK No 49 Tahun 2023 Ini
Namun Monica mengaku tidak mendapatkan kesan sedih dari wajah Dandy.
“Ketika seseorang minta maaf itu ada kesedihan di wajahnya, apa yang terjadi di Mario Dandy adalah kita tidak mendapatkan ekspresi atau respon kesedihan ini,” ujarnya.
Kemudian, Pakar Gestur juga membandingkan body language putra Rafae Alun Trisambodo ini dengan Shane Lukas.
Jika dibandingkan, Shane Lukas ketika mengungkapkan isi hatinya ia terlihat menunduk, sedangkan Dandy tidak.
Baca Juga: KJP Plus Cair, Penerima Manfaat yang Masih Newbie Perlu Tahu Daftar Merchant dan Rincian Bantuannya
“Dandy ini tidak menampakkan postur yang seperti itu dan kemudian Dandy juga menggunakan body language dengan ilustratif,” kata Monica Kumalasari.
Bahkan Pakar Gestur juga menyebut ada kemarahan dalam Mario Dandy di akhir permintaan maafnya.
“pada saat di akhir ketika Mario Dandy mengatakan permohonan maafnya ada sedikit menunduk dan saya mendapati ada mikro ekspresi anger atau kemarahan di situ,” katanya.
Monica Kumalasari menjelaskan bahwa mikro ekspresi kemarahan itu terjadi sangat cepat, di bagian akhir Mario meminta maaf.
Baca Juga: Resep dan Cara Masak Soto Kuah Bening, Mudah Dibuat di Rumah
“Mikro ekspresi kemarahan itu terjadi setelah di sesi bagian akhir, jadi memang ada mengatukan bibir, ekspresi yang sangat cepat sekali yang muncul dalam mikro kurang dari 0,2 detik,” jelasnya.***

Share this article
Pakar gestur memberikan tanggapannya soal eskpresi dan gestur dari Mario Dandy saat meminta maaf ke ayah David Ozora, Jonathan Latumahina.