AYOJAKARTA- Bos Tambang PT NHM (Nusa Halmahera Minerals) Haji Romo Nitiyudo Wachjo atau akrab dikenal dengan nama Haji Robert kembali menunjukkan sikap kooperatifnya.
Dirinya memenuhi undangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk keperluan menjadi saksi terkait kasus dugaan suap yang menjerat mantan gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba alias AGK.
Haji Robert mendatangi Gedung Putih, Jakarta, pada Kamis, 1 Agustus 2024 dengan didampingi kuasa hukumnya.
Haji Robert menyatakan komitmennya terhadap penyelidikan yang dilakukan oleh lembaga antirasuah.
Sejah awal, ujar Robert, dirinya ingin membantu proses hukum yang sedang diperiksa KPK.
“Saya telah berkomitmen sejak awal untuk konsisten bekerja sama dan transparan terhadap seluruh proses hukum yang dijalankan KPK," kata Haji Robert.
Haji Robert mengatakan bahwa dirinya bersungguh-sungguh bersikap transparan dalam pemeriksaan.
"Kehadiran saya ke Gedung Merah Putih karena saya bersungguh-sungguh siap membantu KPK memberikan seluruh kesaksian dan informasi dibutuhkan,” ujar Haji Robert.
Selain itu, dia pun menyampaikan rasa terimakasih untuk KPK dan mengapresiasi lembaga tersebut untuk mengusut tuntas kasus yang menyeret AGK.
Dia juga berharap bahwa penyelidikan atas kasus ini menjadi langkah awal KPK untuk bersih-bersih dan memberantas korupsi di Provinsi Maluku Utara dan di Indonesia.

Share this article
Bos Tambang PT NHM (Nusa Halmahera Minerals) Haji Romo Nitiyudo Wachjo atau akrab dikenal dengan nama Haji Robert kembali menunjukkan sikap