Jelang Vonis Ferdy Sambo Cs, Djoko Sarwoko Soal Diskresi: Keyakinan Diri Pada Hakim Tak Terpengaruh dengan...

Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santoso saat memimpin sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat dengan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Chandrawathi di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (22/11/2022).

Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santoso saat memimpin sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat dengan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Chandrawathi di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (22/11/2022).

AYOJAKARTA.COM -- Jelang vonis para terdakwa Ferdy Sambo cs dalam perkara pembunuhan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat, mantan Hakim Agung Djoko Sarwoko memberikan gambaran mengenai diskresi seorang hakim dalam memberikan putusan.

Diskresi bagi hakim pidana sendiri merupakan suatu upaya hakim untuk memutus sebuah perkara pidana agar nantinya lebih mengedepankan keadilan substantif.

Djoko Sarwoko merupakan mantan hakim agung pada tahun 2004 hingga 2012. Ia pernah menangani berbagai kasus besar seperti kasus Munir, Antasari Azhar hingga Marsinah.

Baca Juga: Denny Darko Sebut Jika Putri Chandrawathi Adalah Kunci Utama, Benarkah Sambo adalah 'Eliezer' Lainnya?

Dikutip AyoJakarta.com, dalam wawancaranya bersama Ni Luh, Djoko memberikan gambaran mengenai keyakinan diri seorang hakim dalam memutus suatu perkara pidana.

Selain itu ia juga memberikan penilaian tersendiri terhadap hakim yang tengah menangani kasus Ferdy Sambo Cs.

"Memang di dalam pemeriksaan suatu kasus perkara itu hakim dalam posisi harus netral," tutur Djoko, dikutip pada Jumat, 10 Februari 2023.

"Dalam arti kata bahwa ketika mulai memeriksa perkaranya itu modalnya adalah berkas perkara. Setelah dipelajari semua kemudian dikonfirmasi melalui proses persidangan terkait dengan pembuktian, pembuktian nanti yang paling krusial," tambahnya.

Baca Juga: Geger! Sang Ayah Terancam Hukuman Mati, Putri Ferdy Sambo Ditangkap karena Ribut di Klub Malam, Cek Faktanya!

Djoko Sarwoko juga menjelaskan bahwa ada kemungkinan terjadinya intervensi jelang vonis suatu perkara.

"Kemungkinan-kemungkinan itu memang bisa terjadi adanya tekanan dari publik, pendapat publik dan ataupun tekanan-tekanan lain," ujar dia.

"Misalnya ada permintaan dari lembaga. Dan kemudian lembaga itu melalui puncaknya lembaga peradilan lalu baru turun ke bawahnya, itu mungkin terjadi," lanjutnya.

Selama menangani banyak kasus pidana, Djoko menceritakan bahwa dirinya tidak pernah terpengaruh dan tidak peduli dengan intervensi yang kerap muncul.

Baca Juga: Vonis Ferdy Sambo dan Bharada E Jadi Sorotan: Ultra Petita Bisa Bikin Hukuman Mati, Vonis Richard Bisa Ringan!

"Menurut pengalaman saya, saya tidak pernah terpengaruh itu. Artinya, begitu selesai memeriksa perkara saya sudah ada gambaran dan keyakinan," tutur Djoko.

Selain itu, ia juga meyakini bahwa setiap hakim juga mempunyai pemikiran yang sama dengan dirinya karena sebelum pembacaan tuntutan dari jaksa, mereka (hakim) sudah memiliki catatan-catatan penting.

Catatan-catatan penting tersebut didapat dari pemeriksaan terhadap para saksi dan verifikasi alat-alat bukti.

Djoko Sarwoko yang sedari awal terus mengikuti perkembangan kasus pembunuhan Brigadir J, juga memberikan beberapa penilaian tersendiri terhadap para hakim yang menangani kasus tersebut.

Djoko beranggapan bahwa hakim seharusnya tidak boleh memberi kesimpulan awal saat dirinya tengah menggali fakta dari para saksi maupun terdakwa.

Menurutnya, hakim sebaiknya terus mencecar berbagai pertanyaan kepada saksi atau terdakwa dibanding memberikan kesimpulan awal.

Baca Juga: Mantan Pengacara Eliezer: Hukuman Ferdy Sambo Seharusnya Ditambah Sepertiga Hukuman Maksimal, Mati!

"Kalau saya dulu, saya kejar pertanyaan terus. Dia belum jawab sudah saya kejar lagi, akhirnya dapet itu yang saya perlukan," ungkap Djoko.

Dalam pandangan lainnya, ia setuju dengan sikap hakim yang tidak butuh pengakuan dari para saksi atau terdakwa saat memberikan keterangan atau kesaksian di persidangan.

Lalu, Djoko juga menanggapi keputusan para penegak hukum yang dalam kasus tersebut sampai melakukan sidang atau pemeriksaan di tempat, yakni datang ke TKP pembunuhan.

Ia menilai hal seperti itu dilakukan oleh hakim untuk menambah keyakinan pada dirinya.

"Itu untuk menambah keyakinan. Seperti ketika saat saya menangani kasus Marsinah, itu saya juga melakukan pemeriksaan setempat, di mana rambut Marsinah dan alat-alat bukti lain itu ada diruangan itu," ungkap Djoko.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Ekonomi 05 Jun 2026, 23:19 WIB

Strategi Investasi Tepat Saat Rupiah Melemah dan IHSG Anjlok

Ekonomi RI tertekan: Rupiah tembus Rp18.000 dan IHSG anjlok ke 5.594 akibat PHK, pajak naik, serta modal asing keluar. Investor disarankan masuk bertahap dan atur portofolio sesuai profil risiko.

Nasional 05 Jun 2026, 21:53 WIB

Strategi 'Rangkul Lalu Pukul', Bisakah Layer Cukai Rendah Jinakkan Pabrik Rokok Ilegal?

Skema "rangkul lalu pukul" lewat layer cukai baru demi kejar Rp30 T menuai kritik. Cara ini dinilai beri karpet merah bagi rokok ilegal dan picu kecurangan baru ketimbang menegakkan hukum secara tegas

Nasional 05 Jun 2026, 20:21 WIB

BBM Mulai Dicampur Bioetanol 5%, Ini Efeknya untuk Mobil dan Motor Tua

Mulai semester II 2026, seluruh SPBU di Jawa wajib jual bensin campur etanol 5% (E5) sesuai Permen ESDM 4/2025. BBM ini ramah lingkungan & aman buat kendaraan modern, tapi berisiko korosi bagi mesin.

Sport 05 Jun 2026, 19:18 WIB

Lebih dari 50 Tenant Indonesia Open 2026 Gunakan Pembayaran Digital BNI

BNI menghadirkan pembayaran digital di Indonesia Open 2026 melalui EDC dan QRIS wondr untuk transaksi praktis.

Hiburan 05 Jun 2026, 18:55 WIB

Sedang Berkonflik dengan Sarwendah, Ruben Onsu Tulis Pesan Haru di Hari Ulang Tahun Anak

Meski hubungan dengan Sarwendah memanas akibat video viral, Ruben Onsu tetap fokus pada anak. Ia mengucapkan ultah menyentuh untuk Thalia dan berharap pihak luar tak memperkeruh mental anak mereka.

Nasional 05 Jun 2026, 17:55 WIB

PNM Hadir hingga Pulau Arar, Perkuat Akses Keuangan bagi Perempuan Pesisir Papua

PNM Mekaar bantu perempuan di Pulau Arar, Papua Barat Daya, mengembangkan usaha, memperbaiki rumah, dan akses keuangan.

News 05 Jun 2026, 17:44 WIB

Isu Reshuffle Kembali Mencuat, Kabar Purbaya Mundur dari Menkeu hingga Said iqbal Disebut akan Masuk Kabinet, Benarkah?

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi buka suara soal kabar Purbaya mundur dari Menkeu dan Said Iqbal masuk kabinet, begini katanya.

Gadget 05 Jun 2026, 17:29 WIB

Samsung Segera Rilis Galaxy Fold 8 dalam Waktu Dekat, Intip Bocoran Spesifikasinya

Samsung Galaxy Z Fold 8 & 8 Ultra masuk sertifikasi Bluetooth. Varian standar hadir dengan layar luar lebih lebar mirip paspor untuk ergonomi, sementara varian Ultra tawarkan kamera & mesin premium.

Nasional 05 Jun 2026, 16:10 WIB

Gebrakan Anyar Nanik S Deyang Setelah Ditunjuk jadi Kepala BGN: Efisiensi Anggaran hingga Perbaiki Kualitas MBG 2026

Nanik S Deyang menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap anggaran yang dialokasikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran.

Metropolitan 05 Jun 2026, 15:42 WIB

Angkat Tema 'Navigating Resilience' Taman Ismail Marzuki jadi Tuan Rumah Jakarta Future Festival 2026 Mulai 5-7 Juni, Ini Persiapannya

JFF 2026 akan menghadirkan berbagai diskusi, pameran, hingga kolaborasi lintas sektor yang membahas masa depan Jakarta.

Jakarta Pusat 05 Jun 2026, 15:21 WIB

Pramono Pastikan JPO Senen Sentral Sudah Beroperasi Penuh Sejak Kamis Sore, Sempat Terhambat karena Masalah Administrasi dan Komunikasi

Sebelumnya JPO ini sempat tertutup akibat proses perbaikan pascakerusakan yang terjadi pada aksi unjuk rasa tahun 2025 lalu.

Gadget 05 Jun 2026, 15:01 WIB

Adu Spesifikasi Vivo X300 Ultra vs OPPO Find X9 Ultra, Mana yang Lebih Gacor?

Vivo X300 Ultra (Rp26 jt) & Oppo Find X9 Ultra (Rp28 jt) bersaing ketat. Oppo unggul di baterai 7.050 mAh, performa AnTuTu, zoom, & ColorOS matang. Vivo elegan, punya fitur MacBook.

Metropolitan 05 Jun 2026, 14:23 WIB

Pengumuman untuk Warga Jakarta, Distribusi Air PAM Jaya Alami Gangguan Sementara Mulai Malam Ini Jam 23.00 WIB, Berikut Wilayah yang Terdampak

Dikutip dari akun Instagram @dkijakarta, suplai air diperkirakan akan kembali normal bertahap pada Sabtu, (6/6) mulai pukul 03.00 WIB.

Metropolitan 05 Jun 2026, 14:08 WIB

Syaratnya Hanya KTP DKI, Pemprov Jakarta Buka 20843 Lowongan Kerja Padat Karya, Gaji UMP!

Kabar gembira bagi kamu warga ibu kota yang sedang mencari pekerjaan, Pemprov DKI Jakarta diketahui membuka 2.843 lowongan kerja padat karya.

Metropolitan 05 Jun 2026, 14:01 WIB

Menuju Perayaan HUT ke 499 Kota Jakarta, Berikut Rangkaian Acara Seru yang Digelar Mulai Hari Ini hingga 12 Juni 2026

Di pekan pertama Juni 2026, sejumlah acara menarik akan digelar di sejumlah titik seperti di Taman Ismail Marzuki hingga Jiexpo Kemayoran.

Jakarta Pusat 05 Jun 2026, 13:40 WIB

1 Orang Meninggal Dunia, Kebakaran di Cideng Tanah Abang Diduga Akibat Ledakan Kompor Gas

Diduga akibat ledakan kompor gas tiga rumah semi permanen di Jalan Citarum Atas RT 18 / RW 01 Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat, 5 Juni 2026 pagi hangus terbakar.

Jakarta Utara 05 Jun 2026, 13:32 WIB

Progres Capai 50 Persen, Sudin SDA Jakarta Utara Perbaiki Kali Sunter Upaya Atasi Banjir!

Progres sudah mencapai 50 persen, Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara terus melakukan perbaikan turap Kali Sunter di Jalan Yos Sudarso.

News 05 Jun 2026, 12:52 WIB

HET MinyaKita Dikabarkan akan Mengalami Kenaikan, jadi Berapa? Ini Bocoran dari Pemerintah

Keputusan ini diambil menyusul kenaikan harga minta sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) yang akan terjadi dalam satu atau dua minggu ini.

Jakarta Timur 05 Jun 2026, 12:41 WIB

Satpel SDA Kramat Jati Perbaiki Turap Saluran PHB Induk Batu Ampar Sepanjang 50 Meter

Kepala Satpel SDA Kecamatan Kramat Jati, Muchlis, mengatakan perbaikan difokuskan pada bagian turap yang mengalami keretakan dan penurunan struktur.

Metropolitan 05 Jun 2026, 11:41 WIB

CFD di Rasuna Said Dimulai 7 Juni 2026 Pukul 05.30-09.00 WIB, Berikut Info Rute Alternatif Lalu Lintasnya

Pelaksanaan CFD di Rasuna Said akan berdampak pada pengaturan lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang terhubung langsung dengan kawasan tersebut.