AYOJAKARTA.COM--Sosok Richard Eliezer menjadi sorotan dalam kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Richard Eliezer yang awalnya mengikuti skenario cerita Ferdy Sambo dengan mengatakan adanya aksi tembak menembak antar anggota kepolisian di kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, kini berbalik arah.
Sosok polisi muda berusia 24 tahun itu akhirnya memutuskan melawan otak pelaku pembunuhan Brigadir J yakni Ferdy Sambo.
Eliezer membuka semua kebohongan yang tersembunyi di balik skenario awal buatan Ferdy Sambo.
Hingga kemudian Eliezer menjadi justice collabolator yang didampingi oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
Diungkap kuasa hukum Richard Eliezer, Ronny Talapessy ikhwal mulanya ia mendampingi Richard Eliezer.
Ronny Talapessy merupakan kuasa hukum ketiga yang ditunjuk oleh Richard Eliezer, setelah dua kuasa hukum sebelumnya dicabut.
"Umur 24 tahun, baru jadi polisi 2 tahun setengah, jalan ketiga tahun, kemudian disuruh eksekusi teman sendiri, situasinya sulit sekali itu, traumanya, "kata Ronny Talapessy.
Bahkan usai melakukan eksekusi pada Brigadir J, mental serta trauma Eliezer saat itu cukup berat, pemulihannya membutuhkan waktu yang lama, dan harus didampingi setiap hari.
"Mereka membawa psikolog, assesnya panjang ada tiga kali saya ikut mendampingi sehingga mereka yakin bahwa dia mau terbuka. LPSK juga ikut mendampingi proses asesmennya. Sehingga memberikan keputusan bahwa diberikan status Justice Collabolator, "kata Ronny.
Imbuh Ronny, kepada Richard Eliezer, LPSK memberikan perjanjian, perjanjian itu poin krusialnya yakni konsisten dan membuka kebenaran. Namun, kalau seandainya tidak konsisten dan tidak membuka kebenaran maka status Justice Collabolatornya akan dicabut.
"Nah, boleh kita lihat sampai saat ini kan Status JC nya masih diberikan dan LPSK masih ikut dampingi. Kalau teman-teman lihat kemarin, di pengadilan bagaimana LPSK betul-betul mengawal dari Bharada E ini, "tandas Ronny.
Pengawalan ketat itu berupa pendampingan 24 jam penuh, sebab Richard Eliezer ini harus dijaga keselamatannya.
"Makanannya itu juga dari LPSK, di Rutan bareskrim, didampingi oleh LPSK 24 jam di depan sel, ada CCTV juga. Richard benar-benar steril. Puji Tuhan semuanya baik ya, " pungkas Ronny Talapessy.

Share this article
Ronny Talapessy, kuasa hukum Eliezer mengungkap kliennya kini dilindungi ketat oleh LPSK sebagai tindak lanjut status justice collabolator