AYOJAKARTA.COM – Dalam persidangan Ferdy Sambo dan Putri Candrawati yang menghadirkan saksi ART hingga ajudan, mulai menguak sisi lain kepribadian Brigadir J.
Kuasa Hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi mulai melihat jika kepribadian Brigadir J bisa dijadikan potensi melawan atau meringankan hukuman kliennya.
Kemudian, dapat membuat pandangan lain dari Majelis Hakim terhadap sisi kepribadian dari Brigadir J yang akan disasar oleh kuasa hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
- Baca Juga: Pernyataan Mengejutkan Daden Miftahul Haq, Akui Masih Layani Keluarga Ferdy Sambo Atas Inisiatif Sendiri
- Baca Juga: Soal Menggali Informasi dari Susi ART Ferdy Sambo, Kamaruddin Simanjuntak Sebut Polisi Tidak Pandai!
- Baca Juga: Meski Satgassus Merah Putih Sudah Bubar, Cengkeraman Ferdy Sambo Justru Makin Lebar, Kok Bisa?
Strategi ini akan diambil oleh kuasa hukum kedua terdakwa tersebut sebagai upaya menjauhi terdakwa dari dakwaan pembunuhan berencana, demikian seperti dikutip AyoJakarta.com dari tayangan YouTube KOMPASTV, Senin, 14 November 2022.
Kuasa Hukum para terdakwa mulai mengulik sisi lain dari Brigadir J, mulai dari kebiasaan yang dilakukan hingga adanya dugaan perubahan sikap perilaku.
Kesaksian negatif mulai dilontarkan oleh ART Ferdy Sambo Susi dan Daryanto alias Kodir, serta lingkaran ajudan Ferdy Sambo Adzan Romer dan Daden Miftahul Haq, dan tak ketinggalan penjaga rumah Damson dan Prayogi sang supir.
- Baca Juga: Lagi-lagi Sidang Kasus Ferdy Sambo Ditunda, Ini Alasan dari Kajari Jakarta Selatan, Singgung Evaluasi
- Baca Juga: Martin Lukas Simanjuntak Sebut Alasan Sidang Lanjutan Ferdy Sambo Ditunda Tak Rasional, Gara-gara Hal Ini
Kuasa hukum terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi melontarkan berbagai pertanyaan mulai dari kejadian di Magelang, Saguling hingga ke Duren Tiga.
Para saksi ditanya mengenai hubungannya dengan Brigadir J, interaksi yang berlangsung selama ini, hingga mengerucut pada kepribadian Brigadir J.
Dalam kesaksiannya Damson sang penjaga rumah Ferdy Sambo sempat menyebutkan jika Brigadir J yang dia kenal bersikap temperamental.
Begitu pula Susi ART Ferdy Sambo, yang mengatakan jika dirinya kerap kena marah oleh Brigadir J.
Sang mantan ajudan Adzan Romer juga mengakui pernah mendengar keluhan dari pekerja lain di rumah Ferdy Sambo.
Menurutnya dia mendengar jika pekerja lain mengeluhkan sikap temperamental Ferdy Sambo.
Bahkan Damson mengatakan Brigadir J senang pergi ke hiburan malam dengan mengajak ajudan yang lain serta kerap mengganti namanya menjadi Alex.
Diungkapkan jg jika Brigadir J pernah menghabiskan uang Rp15 juta hanya dalam satu malam.
Dan hal tersebut dilirik oleh kuasa hukum Putri Candrawathi sebagai sasaran pertanyaan kepada para saksi untuk menyudutkan pihak Brigadir J.
Namun Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan Majelis Hakim sudah mulai keberatan dengan pertanyaan-pertanyaan kuasa hukum terdakwa.
Pertanyaan tersebut dirasa sudah diluar materi dan tidak ada relevansinya dengan perkara.
Tidak hanya Jaksa Penuntut Umum dan Hakim, namun pengacara keluarga Brigadir J juga turut bersuara menentang pertanyaan-pertanyaan dari kuasa hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.***

Share this article
Kuasa Hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi mulai melihat jika kepribadian Brigadir J bisa dijadikan potensi melawan.