Fakta Soal Pelecehan Brigadir J ke Putri Candrawathi, Ferdy Sambo dan Keluarga Yosua Ungkap Pengakuan Berbeda

Fakta Soal Pelecehan Brigadir J ke Putri Candrawathi, Pihak Ferdy Sambo dan Keluarga Yosua Ungkap Pengakuan Berbeda
Fakta Soal Pelecehan Brigadir J ke Putri Candrawathi, Pihak Ferdy Sambo dan Keluarga Yosua Ungkap Pengakuan Berbeda

AYOJAKARTA.COM - Penyelidikan terkait kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang dilakukan oleh Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi terus bergulir.

Pembunuhan Brigadir J yang didalangi Ferdy Sambo ini terjadi karena dugaan adanya pelecehan terhadap Putri Candrawathi.

Pelecehan terhadap istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi inilah yang akhirnya dijadikan alasan oleh Ferdy Sambo untuk menghabisi nyawa Brigadir J.

Baca Juga: Deretan Fakta Sidang Ferdy Sambo Cs Ditunda hingga Seminggu, Ternyata Bukan karena KTT G20

Diketahui awalnya, dugaan tersebut adalah sebuah skenario yang sengaja dibuat pihak Ferdy Sambo untuk membenarkan tindakannya menghabisi nyawa Brigadir J.

Namun kini pihaknya kembali kekeh menuding almarhum Brigadir J telah melakukan pelecehan tersebut.

Dari yang awalnya pelecehan terjadi di Duren Tiga, kini berganti tempat di Magelang.

Itulah yang akhirnya memicu kemarahan Ferdy Sambo untuk mengeksekusi ajudannya, Yosua.

Namun alasan tersebut hingga kini masih menjadi misteri.

Baca Juga: CEK FAKTA: Ferdy Sambo Menyesal, Harusnya Habisi Nyawa Kuat Maruf karena Nikah Siri dengan Putri Candrawathi?

Teka-teki itu terjadi karena sopir Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, yaitu Kuat Maruf serta asisten rumah tangga (ART) Susi yang saat itu berada di lokasi, bahkan tak mengetahui ada pelecehan.

Pengacara Kuat Maruf, Irwan Irawan memastikan bahwa kliennya tidak pernah menyebut secara terang-terangan, jika dirinya melihat pelecehan seksual seperti yang dituduhkan kepada Yosua Hutabarat.

"Tidak sama sekali tahu, dia tidak tahu," jelas Irwan saat di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (9/11/2022).

Begitu pula dengan ART Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi yakni Susi yang mengaku dan meyakini jika dirinya tidak tahu menahu soal pelecehan tersebut.

Baca Juga: Momen Anniversary Ferdy Sambo, Ricky Angkat Kue dengan Daden, Eliezer Junjung Tumpeng Bareng Yosua, Kompak !

Hal itu terungkap saat jaksa berhasil menggali informasi dari pengakuan Susi ketika menjadi saksi di persidangan.

"Kalau saya tidak tahu, tidak tahu (pelecehan)," ungkap Susi.

Berdasarkan keterangan Kuat Maruf dan Susi, kuasa hukum keluarga Yosua, Martin Lukas Simanjuntak, mengungkapkan bahwa tudingan terhadap mendiang adalah fitnah dari Putri Candrawathi.

Kedua pegawai Ferdy Sambo tersebut tentu tidak tahu karena alasan pelecehan menurutnya hanya sebuah karangan.

Baca Juga: CEK FAKTA: Hasut Putri Candrawathi Adukan Brigadir J ke Ferdy Sambo, Benarkan Kuat Maruf Tahu Ada Pelecehan?

Martin dapat menganggap cerita pelecehan hanya karangan, karena dari awal pihak Ferdy Sambo telah mengaku bahwa itu adalah skenario.

Oleh sebab itu, pengacara keluarga Brigadir J pun kekeh bahwa mendiang tidak melakukan hal tersebut ke Putri Candrawathi.

Kemudian kuasa hukum Putri Candrawathi, Febri Diansyah membantah bahwa kliennya mengarang soal pelecehan seksual.

Dirinya pun mengungkit bukti yang sempat diterimanya.

Baca Juga: Martin Lukas Simanjuntak Beberkan Bukti Kuat Maruf yang Meraba Putri Candrawathi, Febri Diansyah Malah Nantang

Febri juga menambahkan bahwa Susi dan Kuat tidak tahu karena mereka tidak melihat kejadian pelecehan tersebut secara langsung.

"Terkait dengan keterangan Susi, memang sejak awal Susi ataupun Kuat tidak mengetahui peristiwa di kamar tempat dugaan kekerasan seksual terjadi. Jadi, jika Susi bilang tidak mengetahui, berarti Susi jujur," tandas Febri kepada wartawan, Jumat (11/11/2022).

Dirinya menyampaikan utas mengenai bukti adanya pelecehan yang ditulis di media sosial.

Diketahui keempat bukti tersebut terdiri dari keterangan Putri dituangkan di BAP pada 26 Agustus 2022, hasil pemeriksaan psikologi forensik, keterangan ahli dalam BAP psikolog 9 September 2022, serta 2 saksi melihat peristiwa di luar kamar ketika menemukan Putri.

Baca Juga: Momen Kebersamaan Putri Candrawathi Suapi Tumpeng ke Para Ajudan, Satu-Satu Saat Anniversary Pernikahannya!

Febri menyebut Susi tidak konsisten karena ART Ferdy Sambo tersebut sebelumnya bersaksi melihat Putri tergeletak.

Dan di sisi lain, Febri juga meminta pihak Yosua tidak gegabah mengambil kesimpulan pada sidang yang masih berjalan.

Di mana seperti yang telah diketahui bahwa sidang kliennya baru berjalan dua kali dengan agenda pembuktian.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# ART Ferdy Sambo
# Susi ART Ferdy Sambo
# Febri Diansyah
# Putri Candrawathi
# Brigadir J
# Martin Lukas Simanjuntak
# Ferdy Sambo
# pelecehan seksual

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).