Harta Kekayaan Menteri Kekayaan Purbaya Yudhi Sadewa, Punya Mobil Lebih Banyak Dibanding Sri Mulyani

Harta Kekayaan Menteri Kekayaan Purbaya Yudhi Sadewa, Punya Mobil Lebih Banyak Dibanding Sri Mulyani (Sumber: Instagram.com/@smindrawati/@pyudhisadewa)
Harta Kekayaan Menteri Kekayaan Purbaya Yudhi Sadewa, Punya Mobil Lebih Banyak Dibanding Sri Mulyani (Sumber: Instagram.com/@smindrawati/@pyudhisadewa)

AYOJAKARTA.COM - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati pada Senin, 8 September 2025 di Istana Negara.

Pergantian ini menjadi sorotan publik, bukan hanya karena perubahan strategi ekonomi yang mungkin dibawa Purbaya, tetapi juga karena profil kekayaannya yang menarik perhatian.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 11 Maret 2025, total harta Purbaya Yudhi Sadewa mencapai Rp39,21 miliar.

Baca Juga: Daftar 4 Wonderkid Persija Jakarta yang Ikut TC Timnas Indonesia di Bulgaria, Persiapan Tampil di Piala Dunia U17

Dari jumlah tersebut, porsi terbesar berasal dari aset tanah dan bangunan senilai Rp30,5 miliar yang tersebar di Jakarta Selatan.

Namun, yang paling mencuri perhatian adalah koleksi kendaraan pribadinya. Purbaya memiliki lima mobil dan dua motor dengan nilai total Rp3,6 miliar.

Beberapa di antaranya adalah BMW Jeep 2019 senilai Rp1,6 miliar, Toyota Alphard 2019 Rp1 miliar, serta Peugeot 5008 2019 senilai Rp730 juta. Ia juga tercatat memiliki dua motor, yakni Yamaha XMAX 2018 dan Honda Vario 125 2021.

Jika dibandingkan dengan Sri Mulyani, jumlah kendaraan Purbaya jelas lebih banyak. Menkeu sebelumnya hanya memiliki satu mobil dan tiga motor dengan total nilai sekitar Rp782 juta.

Baca Juga: Termasuk Sri Mulyani, Ini Daftar Menteri yang Masuk dalam Agenda Reshuffle Kabinet

Perbandingan dengan Sri Mulyani

Meski jumlah kendaraan Purbaya lebih banyak, dari sisi total kekayaan, Sri Mulyani jauh lebih unggul. Berdasarkan LHKPN tertanggal 21 Maret 2025, total harta Sri Mulyani tercatat mencapai Rp92,85 miliar.

Kekayaan itu didominasi oleh aset properti Rp49,54 miliar dan surat berharga Rp34,94 miliar. Dengan demikian, secara keseluruhan Sri Mulyani masih lebih kaya dari Purbaya.

Namun, gaya hidup keduanya terlihat berbeda: Sri Mulyani lebih banyak menempatkan kekayaan pada aset investasi, sementara Purbaya cenderung pada properti dan koleksi kendaraan.

Baca Juga: Sangar! Xiaomi 16 Pro Siap Saingi Kualitas Kamera Huawei, Potensi Guncang Pasar Global

Profil Singkat Purbaya Yudhi Sadewa

Sebelum dilantik sebagai Menteri Keuangan, Purbaya menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Ia juga memiliki rekam jejak panjang di pemerintahan, mulai dari Kantor Staf Presiden, Kementerian Koordinator Perekonomian, hingga Kemenko Marves.

Lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) ini kemudian melanjutkan studi master dan doktor di bidang ekonomi di Purdue University, Amerika Serikat. Kariernya juga sempat melibatkan sektor swasta, termasuk di Danareksa Securities dan Schlumberger.

Dengan pengalaman akademik dan profesional yang mumpuni, Purbaya kini diharapkan mampu melanjutkan estafet kepemimpinan di Kementerian Keuangan, sekaligus menjawab tantangan ekonomi nasional di era pemerintahan Presiden Prabowo.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# kendaraan
# Sri Mulyani
# Purbaya Yudhi Sadewa

Berita Terkait

News Update

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.

Metropolitan

Perbaiki Tata Kelola Sampah! Sistem Controlled Landfill di TPST Bantargebang Diterapkan per 1 Agustus 2026

Sistem controlled landfill ini akan dilakukan bertahap sebagai bagian dari transisi menuju penghentian praktik open dumping.

Jakarta Timur

Jemput Bola! Puskesmas Kramat Jati Hadirkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Pusat Perbelanjaan

Program yang berlangsung pada 17–18 Juli 2026 ini menjadi upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat dengan konsep jemput bola.

Bisnis

BRI Taipei Branch Office Bersama KDEI Taipei Perluas Layanan Perbankan WNI

BRI Taipei Branch Office dan KDEI Taipei bersinergi perluas edukasi keuangan serta layanan perbankan bagi WNI di Taiwan secara aman.

Bisnis

Resmi! Jasa Marga Jadi Mentor Command Center Danantara Indonesia

Jasa Marga jadi mentor pengelolaan Command Center di Marketing Center of Excellence Danantara Indonesia untuk tingkatkan efisiensi BUMN.

Bisnis

Dana Rp400 Juta Raib di Labuha, Pengamat: Jangan Gegabah Salahkan Bank

Usut tuntas isu Rp400 juta hilang di Labuha. Pengamat ingatkan publik jangan gegabah tuduh bank sebelum perkaranya jelas dan terbukti.