Di Era Soeharto, Program Makan Bergizi Gratis Ternyata Sudah Ada Bernama PMT-AS, Apa Bedanya dengan MBG Prabowo Subianto?

Soeharto dan Prabowo Subianto (Sumber: wikipedia.org dan setneg.go.id)
Soeharto dan Prabowo Subianto (Sumber: wikipedia.org dan setneg.go.id)

AYOJAKARTA.COM - Program makan bergizi gratis (MBG) yang menjadi salah satu progra, prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kerap disebut sebagai terobosan baru dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Namun, jika menilik ke belakang, Indonesia ternyata pernah memiliki program serupa di era Presiden ke 2 RI Soeharto yang dikenal dengan nama PMT-AS atau Program Makanan Tambahan Anak Sekolah.

Lalu, apa perbedaan antara PMT-AS di era Orde Baru dan MBG yang sedang digulirkan saat ini?

Baca Juga: Lebih dari Sekadar Bisnis, PNM Donasikan Rp 1 Miliar untuk Masyarakat Aceh di Rakernas 2026

PMT-AS di Era Soeharto

PMT-AS mulai dikenal luas pada dekade 1990-an sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan status gizi anak usia sekolah dasar.

Program ini fokus pada pemberian makanan tambahan kepada siswa SD, terutama di daerah dengan tingkat kerawanan gizi dan ekonomi rendah.

PMT-AS ini diluncurkan sejak era 1970-1990 an yang merupakan bagian dari kebijakan kesehatan dan pendidikan.

Tujuan utama PMT-AS adalah membantu memenuhi kebutuhan gizi anak sekolah agar tumbuh kembangnya optimal serta mendukung konsentrasi dan prestasi belajar.

Baca Juga: Proyek Perluasan MRT hingga Balaraja Resmi Diteken, jadi Langkah Strategis Tingkatkan Konektivitas Kawasan dan Menekan Kemacetan

Makanan yang diberikan umumnya berupa kudapan atau makanan tambahan sederhana bukan makanan penuh.

Namun, makanan tambahan yang diberikan memiliki kandungan kalori dan protein tertentu, disesuaikan dengan standar gizi saat itu.

Porsi PMT-AS ini dalam bentuk kecil bergizi seperti biskuit, susu dan pangan lokal

Pelaksanaan PMT-AS melibatkan sekolah dan puskesmas.

Baca Juga: Iklim Usaha Makin Memburuk, Kriminalisasi dan Ketidakpastian Hukum Jadi Sorotan

Namun, cakupannya relatif terbatas dan belum merata di seluruh wilayah Indonesia.

MBG di Era Prabowo Subianto

Sedangkan, rogram makan bergizi gratis (MBG) di era Prabowo Subianto dirancang dengan cakupan yang lebih luas.

Program ini tidak hanya menyasar siswa sekolah dasar, tetapi juga diperluas ibu hamil/ menyussui dan balita.

Baca Juga: BTN Dorong ESG Lewat Pembiayaan Rumah Rendah Emisi hingga 20.000 Unit

Bahkan kini pemerintah telah menyiapkan program MBG ini akan menyasar ke lansia dan penyandang disabilitas.

MBG dirancang sebagai program nasional berskala besar dengan target jutaan penerima manfaat.

Program ini bukan sekadar pemberian makanan tambahan, tapi penyediaan menu lengkap bergizi yang memenuhi standar nutrisi harian.

Selain fokus pada gizi, MBG juga diproyeksikan berdampak pada penguatan ekonomi lokal.

Penyediaan bahan pangan diharapkan melibatkan para petani, peternak, dan pelaku UMKM setempat.

Baca Juga: Ikuti Arahan Pramono Anung, Satpol PP DKI Jakarta Perketat Ketentuan Pemasangan Atribut Parpol di Jalan Raya

Langkah ini diambil sekaligus menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian daerah.

Dari penjelasan di atas, kesimpulan yang bisa diambil terkait PMT-AS dan MBG sangatlah berbeda.

Mulai dari cakupan sasaran, skala program, konsep penyajian makanan, dan dampak ekonomi.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Soeharto
# Prabowo Subianto
# MBG
# PMT-AS

Berita Terkait

News Update

Sport

Mau Nobar Final Piala Dunia? Polda Metro Jaya: Dilarang Bawa Miras!

Jelang final Piala Dunia Spanyol vs Argentina, Polda Metro Jaya mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat yang berencana menggelar nonton bareng (nobar).

Pendidikan

Hore! Pramono Anung Pastikan 85 Mahasiswa ITB Asal Jakarta akan Dapat Bantuan Beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta

Sebanyak 85 mahasiswa asal DKI Jakarta dari keluarga kurang mampu yang telah diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) dipastikan akan mendapatkan dukungan beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta.

News

Baru 2 Hari Dimulai Kembali, Dugaan Keracunan Akibat Konsumsi MBG di Jember! BGN Janji akan Evaluasi

dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jember, Jawa Timur.

Metropolitan

Demi Atasi Kemiskinan, Presiden Prabowo Siap Pangkas Anggaran TNI-Polri: Rela Ya?

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan penghapusan kemiskinan dan kelaparan di tanah air.

News

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

PWI Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan keterangan kepada media di lingkungan Kejaksaan Agung.

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.