Connie Bakrie Bongkar "Dosa" Inggris & Prancis di Balik Kekacauan Timur Tengah

Pakar militer, Connie Rahakundini Bakrie. (Sumber: youtube.com/@curhatbang)
Pakar militer, Connie Rahakundini Bakrie. (Sumber: youtube.com/@curhatbang)
Poin Penting
  • Connie Bakrie sebut kekacauan Timur Tengah dipicu penghinaan kehormatan negara Iran yang memicu amarah kolektif rakyat.

  • Akar konflik bukan sekadar agama, tapi akibat pembagian wilayah sepihak oleh Inggris dan Prancis pasca-Ottoman Empire.

  • Solusi konflik butuh kejujuran sejarah dan tanggung jawab negara besar yang dahulu menggambar ulang peta kekuasaan itu.

AYOJAKARTA.COM - Pakar militer Connie Rahakundini Bakrie mengungkap pandangannya soal akar konflik Timur Tengah dalam podcast bersama Denny Sumargo.

Dalam perbincangan tersebut, Connie menilai kekacauan kawasan Timur Tengah tidak bisa dilepaskan dari peran historis Inggris dan Prancis.

Menurut wanita yang menjadi pakar militer tersebut, eskalasi konflik terbaru dipicu oleh faktor kehormatan nasional Iran.

Ia menyoroti insiden yang dinilai mempermalukan kepala negara Iran dan keluarganya.

“Itu kan buat rakyat Iran, terlepas dia yang pro mau Iran berubah atau tidak, itu kan kehormatan negara, kepala negara kita. Coba kepala negara kita tiba-tiba digituin. Bukan main-main,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa situasi tersebut memicu kemarahan kolektif rakyat Iran.

“Dan pasti semua rakyat akan bersatu marah. Nah itu menurut saya momentum yang akan membuat rakyat Iran, dia enggak akan retaliasi setengah-setengah, pokoknya akan hajar terus,” kata Connie.

Connie Rahakundini Bakrie juga menilai serangan balasan Iran ke sejumlah negara Teluk yang memiliki pangkalan Amerika Serikat menunjukkan kompleksitas konflik, yang tidak bisa semata dilihat sebagai isu solidaritas agama.

“Narasi yang dibungkus adalah kita warga Indonesia masa berdiam diri saat saudara kita yang Islam diserang. Tapi kan Islam kita beda, kita Sunni, dia Syiah. Jadi ke mana-mana,” jelasnya.

Lebih jauh, Connie menegaskan bahwa akar persoalan bukan semata konflik agama, melainkan peta kekuasaan politik yang dibentuk sejak runtuhnya Kesultanan Utsmaniyah.

Ia menyebut wilayah tersebut selama 400 tahun berada di bawah kendali Sultan tanpa penarikan batas negara yang kaku.

“Sultan itu enggak mau tarik garis mana Palestina mana Israel. Why? Dia tahu betul Islamnya terpecah, tribes-nya terpecah,” ujarnya.

Menurut pakar militer berusia 61 tahun tersebut, masalah muncul ketika Inggris dan Prancis menarik garis batas secara sepihak pasca-Perang Dunia I.

Ia merujuk pada kebijakan kolonial yang kemudian disepakati kekuatan besar seperti Amerika Serikat.

“Tiba-tiba datanglah dua kolonel ini, tarik aja garis. Dan itu di-acc oleh negara besar waktu itu,” katanya.

Connie Rahakundini Bakrie mempertanyakan mengapa penyelesaian konflik modern tidak melibatkan secara serius negara-negara yang dulu membentuk peta kawasan.

“Kalau memang kita betul real mau menyelesaikan, kenapa enggak panggil aja yang bikin gara-gara ini, duduk bareng, selesaiin,” tegasnya.

Meski kritis, Connie tetap mengapresiasi upaya diplomasi tertentu. Ia menyebut keberhasilan Presiden Donald Trump dalam memfasilitasi Abraham Accords sebagai contoh bahwa dialog tetap mungkin dilakukan.

Bagi wanita asal Bandung tersebut, solusi konflik Timur Tengah harus berangkat dari keberanian membaca sejarah secara jujur, bukan sekadar membungkusnya dengan narasi agama semata.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Timur Tengah
# Connie Rahakundini Bakrie
# pakar militer

Berita Terkait

News Update

Bisnis

Darurat Scam dan Judi Online, BRI Bersama OJK Perketat Ekosistem Perbankan Gandeng Kemkomdigi dan PERBANAS

Sinergi BRI, PERBANAS, OJK, dan Kemkomdigi resmi tingkatkan keamanan keuangan digital demi memberantas judi online dan scam.

Bisnis

Antisipasi Lonjakan Permintaan, Pertamina Suntik Tambahan LPG Subsidi 138 Metrik Ton di Kabupaten Subang

Pertamina Patra Niaga menambah 138 metrik ton LPG 3 Kg di Subang hingga akhir Juli 2026 untuk menjaga stok dan kelancaran distribusi.

Nasional

Tips Memilih Lowongan Program Magang Nasional 2026, Jangan Asal Klik!

Memilih lowongan program magang secara tepat dapat memberikan pengalaman berharga yang berdampak pada pengembangan karier di masa depan.

Jakarta Timur

INFO Penting untuk Warga Jaktim! Per 27 Juli 2026, Kantor Sudin Dukcapil Jakarta Timur akan Pindah Sementara, Ini Lokasinya

Kepindahan ini dilakukan untuk mendukung proses renovasi gedung sekaligus meningkatkan kenyamanan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Metropolitan

Transjakarta Gelar Sayembara Desain Green Hub Petamburan, Siapkan Konsep Kawasan Transportasi Masa Depan

Sayembara Desaian Green Hub Petamburan ini mengusung tema "Green Connectivity: Weaving Mobility, Elevating Urban Life".

Jakarta Timur

Dinas Bina Marga DKI Jakarta Mulai Penataan Trotoar di Jakarta Timur dengan Konsep Complete Street, Pejalan Kaki Lebih Aman dan Nyaman

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang lebih aman, nyaman, dan inklusif bagi para pejalan kaki.

Metropolitan

Masih Ada Kesempatan! Pendaftaran Jakarta Innovation Awards 2026 Diperpanjang, Yuk Siapkan Inovasi Terbaikmu

Jakarta Innovation Awards merupakan ajang apresiasi bagi inovasi yang telah diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi Jakarta.

Pendidikan

Pemprov DKI Batasi Penggunaan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun? Pramono Anung: Jakarta Dukung Komdigi

Pemprov DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat yang membatasi akses media sosial (medsos) bagi anak di bawah usia 16 tahun

Metropolitan

DKI Tutup 2 Zona Aktif di Bantargebang, Sistem 'Open Dumping' Mulai Ditinggalkan!

Pemprov DKI Jakarta resmi memulai langkah besar untuk membenahi pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

Viral

Menerka Bayaran Hotman Paris yang Kini Tangani Kasus Febri Adriansyah, Bisa Tembus di Atas Rp200 Miliar?

Hotman Paris resmi jadi kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah terkait kasus korupsi dan TPPU. Rekam jejak honor fantastis Hotman hingga Rp200 miliar memicu spekulasi tarif di publik.

Viral

Nekat Bela Febri Adriansyah, Akun Bisnis Hotman Paris Raib!

Akun Instagram bisnis Hotman Paris Perfumery hilang usai ia menuai kritik pedas akibat membela mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Hotman mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi penipuan.

Jakarta Selatan

Tekan Sampah ke TPST Bantar Gebang, 349 Tong Biopori Jumbo Disebar di Kebayoran Lama Jaksel!

Sebanyak 349 tong biopori jumbo didistribusikan ke enam kelurahan di wilayah tersebut guna mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang.

Jakarta Utara

Upaya Atasi Kemacetan Kelapa Gading-Pulo Gadung, 111 Petugas Gabungan Tata Lahan Jalan Perintis Kemerdekaan!

Sebanyak 111 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penertiban dan penataan lahan di kawasan RW 13, Jalan Perintis Kemerdekaan

Sport

Drama VAR Warnai Final Piala Dunia 2026, Ada 4 Momen Krusial yang Bikin Argentina Protes

Piala Dunia 2026 diwarnai krisis VAR yang picu krisis FIFA. Spanyol keluar sebagai juara usai tekuk Argentina 1-0 di final penuh drama, diwarnai kartu merah Enzo dan kontroversi keputusan wasit.

News

Hotman Paris Diminta Tak Bawa Nama Presiden dalam Kasus Febrie Adriansyah, Istana: Jangan Dikait-kaitkan!

Hal ini menyusul pernyataan Hotman yang membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto dalam pembelaannya terhadap sang klien, mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

News

Siap-siap! Tarif Naturalisasi dan Lepas Status WNI Naik Mulai Agustus 2026, Cek Rincian Lengkapnya di Sini

Pemerintah resmi menetapkan penyesuaian tarif untuk berbagai layanan kewarganegaraan yang akan mulai diberlakukan pada Agustus 2026.

Sport

Badai Kritik Terjang Gianni Infantino Usai Penutupan Piala Dunia 2026, FIFA Dinilai Hanya Kejar Bisnis

Presiden FIFA Gianni Infantino hadapi krisis kredibilitas usai Piala Dunia 2026. Sorotan tiket mahal, jet pribadi, hingga sorakan publik di final hiasi kritik bisnis, meski posisi politiknya kokoh.

Jakarta Timur

Gudang Spark Sport Academy Pondok Bambu Dilalap Si Jago Merah, 25 Anak Berhasil Dievakuasi Selamat!

Kebakaran terjadi di gedung Spark Sport Academy yang berlokasi di Jalan Pahlawan Revolusi, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Senin, 20 Juli 2026

Metropolitan

Jakarta Menuju Kota Global, Pramono Anung Dorong Fasilitas Publik dan Perkantoran Wajib Punya Ruang Laktasi!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmennya untuk memperkuat fasilitas bagi ibu dan anak di ibu kota.

Jakarta Selatan

Aksi Heroik Gagalkan Penjambretan Bersajam di CFD, 4 Personel Dishub DKI Dapat Penghargaan!

Keempat petugas tersebut berhasil menggagalkan aksi penjambretan bersenjata tajam di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan.