Bobibos Siap Launching di Timor Leste, Klaim Harga Murah Picu Perdebatan

Bobibos, Bahan Bakar Ramah Lingkungan dari Jerami. (Sumber: Instagram.com/@bobibos_)
Bobibos, Bahan Bakar Ramah Lingkungan dari Jerami. (Sumber: Instagram.com/@bobibos_)
Poin Penting
  • Bobibos Mobile Unit siap kirim ke Timor Leste Maret 2026 untuk mengolah limbah jerami jadi bensin hidrokarbon sintetis.

  • Teknologi ini klaim hasilkan bahan bakar setara RON 98 seharga Rp4rb-10rb tanpa perlu adanya modifikasi mesin mobil.

  • Kelayakan ekonomi proyek ini tuai debat netizen karena modal besar namun kapasitas produksi harian masih sangat minim.

AYOJAKARTA.COM - Inovasi bahan bakar alternatif karya anak bangsa kembali menjadi perbincangan publik.

Pengembang Bobibos mengumumkan bahwa Bobibos Mobile Unit (BMU) telah selesai diproduksi dan siap diberangkatkan menuju Timor Leste pada Maret 2026.

BMU merupakan unit produksi bergerak yang dirancang untuk mengolah cairan organik hasil fermentasi dari pabrik biomanufaktur menjadi bahan bakar hidrokarbon sintetis.

Teknologi ini diklaim mampu menghasilkan bensin maupun solar berbasis biomassa yang ramah lingkungan.

Founder Bobibos, Muhammad Ikhlas Thamrin, memperlihatkan langsung penampakan kendaraan produksi tersebut dalam sebuah video yang diunggah melalui media sosial.

Ia menjelaskan bahwa mesin yang terpasang di dalam unit tersebut mampu memproduksi bahan bakar dengan kapasitas sekitar 300 liter dalam waktu enam jam.

“Di dalam mobil inilah nanti di Timor Leste kita akan memproduksi Bobibos untuk bensin maupun solar,” ujar Ikhlas.

Ia juga menegaskan bahwa bahan bakar yang dikembangkan timnya bukanlah bioetanol, melainkan hidrokarbon sintetis yang memiliki karakteristik mirip dengan bensin dan diesel konvensional.

Dengan demikian, bahan bakar ini diklaim dapat digunakan langsung pada kendaraan tanpa perlu modifikasi mesin.

Menariknya, unit produksi bergerak tersebut awalnya dirancang untuk proyek kerja sama di Indonesia bersama Dedi Mulyadi.

Namun karena sejumlah kendala, proyek tersebut akhirnya dialihkan ke Timor Leste.

Dalam unggahan yang sama, tim Bobibos bahkan menyatakan siap kembali mengembangkan proyek tersebut di Indonesia jika diminta oleh Prabowo Subianto.

“Kami sebagai anak bangsa siap kembali ke Indonesia jika Presiden memanggil kami pulang,” tulis tim Bobibos.

Klaim Harga Murah Dipertanyakan

Selain teknologi yang digunakan, hal lain yang menarik perhatian publik adalah estimasi harga bahan bakar Bobibos.

Pengembang menyebut harga jualnya berpotensi berada di kisaran Rp4.000 hingga Rp10.000 per liter apabila sudah diproduksi secara massal.

Harga tersebut jauh lebih murah dibandingkan bahan bakar beroktan tinggi yang saat ini beredar di pasar.

Bahkan Bobibos diklaim memiliki kualitas setara RON 98,1 dengan emisi yang jauh lebih rendah karena berasal dari limbah jerami.

Namun, klaim harga murah tersebut memicu perdebatan di media sosial. Sejumlah warganet mempertanyakan kelayakan ekonominya jika melihat investasi awal dan kapasitas produksi yang masih terbatas.

Salah satu pengguna Instagram bahkan menilai perhitungan bisnis tersebut tidak realistis.

Dalam komentarnya, ia memperkirakan investasi kendaraan dan mesin produksi bisa mencapai lebih dari Rp1 miliar, sementara produksi harian yang hanya ratusan liter dianggap sulit menutup biaya operasional.

"Biaya investasi, gaji, fixed cost, variabel cost, biaya perijinan dll. Tidak masuk akal hitungannya Ini bisnis atau sedekah? Logika skala industri semakin tidak masuk akal," tulis salah satu warganet dengan akun @chris_longdong.

Meski begitu, hingga kini Bobibos masih berada dalam tahap pengembangan dan belum memiliki izin edar komersial. Harga resmi produk tersebut juga belum diumumkan secara pasti.

Dengan kondisi geopolitik global yang semakin tidak stabil dan harga energi yang fluktuatif, inovasi energi alternatif seperti Bobibos tetap menjadi topik menarik yang berpotensi membuka peluang baru dalam pengembangan energi terbarukan di kawasan Asia Tenggara.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Timor Leste
# bahan bakar
# Bobibos

Berita Terkait

News Update

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.

Metropolitan

Perbaiki Tata Kelola Sampah! Sistem Controlled Landfill di TPST Bantargebang Diterapkan per 1 Agustus 2026

Sistem controlled landfill ini akan dilakukan bertahap sebagai bagian dari transisi menuju penghentian praktik open dumping.

Jakarta Timur

Jemput Bola! Puskesmas Kramat Jati Hadirkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Pusat Perbelanjaan

Program yang berlangsung pada 17–18 Juli 2026 ini menjadi upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat dengan konsep jemput bola.

Bisnis

BRI Taipei Branch Office Bersama KDEI Taipei Perluas Layanan Perbankan WNI

BRI Taipei Branch Office dan KDEI Taipei bersinergi perluas edukasi keuangan serta layanan perbankan bagi WNI di Taiwan secara aman.

Bisnis

Resmi! Jasa Marga Jadi Mentor Command Center Danantara Indonesia

Jasa Marga jadi mentor pengelolaan Command Center di Marketing Center of Excellence Danantara Indonesia untuk tingkatkan efisiensi BUMN.

Bisnis

Dana Rp400 Juta Raib di Labuha, Pengamat: Jangan Gegabah Salahkan Bank

Usut tuntas isu Rp400 juta hilang di Labuha. Pengamat ingatkan publik jangan gegabah tuduh bank sebelum perkaranya jelas dan terbukti.