Otto Hasibuan Blak-blakan Ungkap Alasan Tunda Pengajuan PK Jessica Wongso hingga Tahun 2024

Otto Hasibuan membeberkan alasan mengapa Peninjauan Kembali (PK) dalam kasus Jessica Wongso akan ditunda hingga tahun 2024.
Otto Hasibuan membeberkan alasan mengapa Peninjauan Kembali (PK) dalam kasus Jessica Wongso akan ditunda hingga tahun 2024.

AYOJAKARTA.COM — Kuasa hukum Jessica Wongso, Otto Hasibuan membeberkan alasan mengapa Peninjauan Kembali (PK) dalam kasus kopi sianida akan ditunda hingga tahun 2024 mendatang.

Kasus kopi sianida Jessica Wongso yang sebenarnya sudah berlalu di tahun 2016 lalu memang saat ini tengah kembali ramai diperbincangkan.

Pasalnya sang kuasa hukum, Otto Hasibuan berniat mengajukan PK untuk mencari keadilan bagi Jessica Wongso.

Gadis yang sudah dipenjara selama 7 tahun lamanya ini, diduga mengalami ketidakadilan dari proses peradilan yang ia jalani atas kasus kopi sianida yang menewaskan Wayan Mirna Salihin.

Baca Juga: Dituduh Tunggangi Viralnya Kasus Jessica Wongso Demi Kepentingan Politik, Otto Hasibuan Beri Respons Menohok

Banyak kejanggalan-kejanggalan ditemukan dikasus ini yang bahkan putusan hakim pun atas hukuman 20 tahun penjara, dinilai tidak berdasar karena tidak adanya bukti nyata bahwa Jessica lah pelakunya.

Tentu ini membuat banyak pihak tergerak hatinya untuk membantu Jessica Wongso mendapatkan keadilan dan berusaha membebaskan dirinya.

Salah satu jalur yang akan ditempuh adalah PK atau Peninjuan Kembali kasus kopi sianida Jessica Wongso ini.

Namun, dalam prosesnya, Otto Hasibuan mengungkapkan membutuhkan beberapa bukti baru sebagai tambahan dalam proses ini.

Baca Juga: Kapasitas Kemampuannya Diragukan Jaksa dan Roy Suryo di Sidang Jessica Wongso, Rismon Sianipar: Agak Konyol

Bukti-bukti kejanggalan tersebut dilakukan dengan upaya pelaporan beberapa pihak yang diduga melakukan pelanggaran dalam kasus ini.

"Ya setelah lapor-laporan itu kita lakukan semuanya ya kita baru PK gitu," ujar Otto Hasibuan seperti dikutip dari akun TikTok @jawnews yang mengunggah video wawancara kuasa hukum Jessica itu.

Menurut Otto, dirinya harus benar-benar memastikan situasi sebelum mengajukan PK ini.

"Kita lihat dulu situasinya, kita kan ingin membongkar kasus ini, setelah terbongkar baru kita buat PKnya nanti," kata Otto.

Baca Juga: Otto Hasibuan Duga Rekaman CCTV Rekayasa, Kepolisian Australia Intervensi Kasus Jessica Wongso?

"Walaupun sesungguhnya secara teoritis hukum sekarang aja kita ajukan PK bisa saja, tapi kan kita ingin lebih lengkap lagi," lanjutnya.

Ketika ditanya soal waktu pengajuan PK tersebut, Otto menjelaskan bahwa pihaknya tidak akan mengajukan PK di tahun 2023 ini.

Melainkan ia akan mengajukannya sekitar satu atau dua bulan lagi atau paling tidak usai Pemilu 2024.

"Mungkin kita (mengajukan) selesai pemilu kali ya supaya tenang gitu ya," ucapnya.

Baca Juga: Otto Hasibuan Beberkan Perkembangan Terbaru Kasus Jessica Wongso, Sudah Sampai Tahap Mendekati PK?

"Atau satu dua bulan gitu ya kita persiapkan kita lakukan, karena apa," imbuh Otto.

Otto ingin memastikan bahwa semua bukti terkumpul lengkap sehingga PK yang diajukannya dapat diterima dan mendapatkan keadilan bagi Jessica Wongso.

Sehingga ia lebih baik bersabar daripada terburu-buru namun hasilnya tidak bisa maksimal.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Jessica Wongso
# Peninjauan Kembali
# Otto Hasibuan

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.