AYOJAKARTA.COM – Dalam sidang kasus kematian Wayan Mirna Salihin pada 2016 lalu, kubu Jessica Wongso mendatangkan ahli dalam bidang IT yakni Rismon Hasiholan Sianipar.
Di hadapan majelis hakim, Rismon Sianipar memperkenalkan diri sebagai lulusan S1 dan S2 jurusan Teknik Elektro UGM.
Ia juga lulusan doctoral dari Universitas Yamaguchi sebagai ahli IT khusus penyandian data dan penyembunyian data di video digital.
Saat akan mengambil sumpah sebagai ahli, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyampaikan keberatannya.
Menurut Jaksa sebelum disumpah Rismon Sianipar harus diketahui terlebih dahulu latar belakang keahliannya dalam memberikan keterangan pada sidang kasus Jessica Wongso.
Ia pun kemudian membacakan CV di ruang sidang sebelum mengambil sumpah.
Usai tujuh tahun berlalu dan kasus kematian Mirna Salihin kembali viral, akhirnya Rismon Sianipar buka suara terkait dirinya yang sempat menjadi bulan-bulanan jaksa dalam sidang.
Menurutnya pada saat itu ada pertanyaan konyol yang diberikan oleh jaksa pada saat persidangan kepada dirinya.
“Memang seperti itu, yang paling saya inget itu pertanyaan yang mungkin agak konyol ya. Tentang sertifikasi laptop, saya kira itu pertanyaan di luar nalar sama sekali,” kata Rismon Sianipar YouTube Bravos Radio Indonesia, Jumat, 22 Desember 2023.
“Karena sertifikasi laptop itu urusan pabrikannya, kalau kita urusannya Anda pakai OS berapa bit itu kaitannya dengan resolusi dari aplikasi yang kita gunakan kan,” imbuhnya.
Sementara itu di sisi lain, Rismon juga menceritakan bahwa Roy Suryo sempat menentang keterangannya dalam persidangan bahkan mengatakan dirinya berbohong.
Pada saat di persidangan Roy Suryo datang sebagai pengunjung dalam sidang, dan sempat terjadi keributan kecil saat Rismon memberikan keterangannya di hadapan majelis hakim.
“Saat itu hadir juga Roy Suryo kan menunjuk-nunjuk saya mengatakan ‘Bohong, bohong, bohong’ itu sesuai dengan di berita,” kata dia.
Ahli IT yang didatangkan kubu Jessica Wongso tersebut menyayangkan aksi yang dilakukan oleh Roy Suryo apalagi sosoknya telah dinobatkan sebagai pakar telematika.
“Dan memang saat itu saya dengar. Bagaimana seorang Roy Suryo mungkin selama ini dikatakan apa namanya ya pakar telematika,” ujar Rismon Sianipar.
“Kalau saya bilang sih pakar dadakan, karena kalau kita lihat sejarah keilmuan dia atau studi dia kan dia S1 Ilmu Komunikasi UGM, S2 nya Magister Kesehatan UGM,” lanjutnya.
Rismon Sianipar mengungkapkan bahwa dengan latar belakang Roy Suryo yang tidak sesuai bidang bagaimana mungkin menyatakan bahwa dirinya berbohong dalam memberikan keterangan dalam sidang Jessica Wongso.
Bahkan ahli IT yang sempat didatangkan oleh Otto Hasibuan dan timnya menyatakan bahwa Roy Suryo justru mengacaukan situasi dalam persidangan kasus Jessica Wongso.

Share this article
Akhirnya Rismon Sianipar buka suara terkait dirinya yang sempat menjadi bulan-bulanan jaksa dalam sidang Jessica Wongso.