Diburu Tim Khusus, Penasehat Ahli Kapolri Ungkap Cara Meringkus Dalang Paket Babi dan Tikus

Ilustrasi. Buntut adanya kiriman paket berisi kepala babi tak bertelinga yang disusul dengan tikus tanpa kepala ke redaksi Tempo, membuat AJI mengambil sikap.
Ilustrasi. Buntut adanya kiriman paket berisi kepala babi tak bertelinga yang disusul dengan tikus tanpa kepala ke redaksi Tempo, membuat AJI mengambil sikap.

AYOJAKARTA.COM – Buntut adanya kiriman paket berisi kepala babi tak bertelinga yang disusul dengan tikus tanpa kepala ke redaksi Tempo, membuat AJI mengambil sikap.

Dalam keterangan resminya, Aliansi Jurnalis Independen atau AJI mendesak agar Polri segera mengungkap dalang pengiriman paket kepala babi serta tikus tanpa kepala.

Selain menangkap pelaku pengiriman paket berisi kepala babi serta tikus tanpa kepala, AJI juga meminta sosok dibalik aksi pelaku didalami.

Menurut Nany Afrida selaku Ketua AJI Indonesia, tindakan mengirim paket tidak wajar hingga berulang kali menunjukkan tidak adanya rasa takut dari pelaku.

Baca Juga: Ada Pengalihan Arus Lalu Lintas di Hari Pelantikan Presiden, Kapolri Listyo Sigit Prabowo: Sekitar Rute Gedung DPR atau MPR

Karena itu Nany menduga imunitas atau munculnya keberanian dari pelaku pengiriman paket disebabkan adanya perlindungan.

“Orang di belakang itu belum tentu bisa terjangkau, karena mereka tahu bakal ada imunitas dan mereka pasti akan lolos,” ungkap Nany, dikutip darinkanal YouTube KOMPASTV JATENG, Selasa, 25 Maret 2025.

Desakan dan kecaman atas kiriman paket tidak wajar selain ditegaskan AJI Indonesia juga datang dari Imanuel Ebenezer selaku Wakil Menaker.

Tindakan pelaku pengirim paket berisi kepala babi serta bangkai tikus tanpa kepala, menurut Noel merupakan ancaman dan teror terhadap demokrasi.

Baca Juga: Hukum di Indonesia Bias Karena Kapolri yang Tidak Tegas, Rismon Sianipar Minta Presiden Lakukan ini ke Jessica Wongso

Untuk itu, Noel meminta agar aparat penegak hukum dapat segera meringkus pelaku dan mengungkap dalang dari perkara sehingga teror terhadap jurnalis tidak lagi terjadi.

“Yang diteror itu bukan jurnalis dari Tempo, tetapi nilai demokrasi kita, sebab jurnalis adalah bagian penting dari demokrasi,” ungkap Noel.

Terkait upaya yang akan dilakukan kepolisian dalam mengungkap kasus kiriman paket berisi babi dan tikus, Penasehat Ahli Kapolri urun keterangan.

Menurut Aryanto Sutadi, para petugas yang dilibatkan oleh Kapolri untuk mengungkap dalang serta pelaku harus benar-benar anggota pilihan.

Baca Juga: Tolak Sekolah Perwira dari Kapolri, Justru ini Permintaan Bripka Joko Hadi Aprianto si Penggali Kubur

Selain karena reputasi Polri sedang menjadi sorotan, keberhasilan dalam mengungkap perkara kiriman paket juga akan sangat menentukan kondisi Kamtibmas.

“Jadi Polri harus mampu mengungkap kasus teror ini, kiriman itu bukan hanya ditujukan kepada Tempo tetapi juga seluruh jurnalis,” tegas Aryanto.

Pelaku pengiriman paket menurut Aryanto tidak berperan cukup banyak, karena bagian paling esensial untuk diungkap adalah sosok dibalik aksi pelaku teror.

Meski terbilang sangat sulit dilakukan, Aryanto menegaskan berbagai upaya perlu dilakukan Polri karena motif, ide serta alasan dalang serta pelaku harus bisa dibuktikan.

Baca Juga: Susno Duadji Desak Kapolri Periksa Kapolres ‘R’ Usai Insiden Empal Gentong di Cirebon

Keterlibatan Polda serta Mabes Polri dalam mencari berbagai alat bukti melalui rekaman CCTV dan keterangan para Saksi, menurut Aryanto perlu di apresiasi.

“Mudah-mudahan hasil CCTV jelas, sehingga wajah pelaku bisa kelihatan dan ditemukan,” pungkasnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Tikus
# tempo
# Kapolri
# Babi

News Update

Sport

Mau Nobar Final Piala Dunia? Polda Metro Jaya: Dilarang Bawa Miras!

Jelang final Piala Dunia Spanyol vs Argentina, Polda Metro Jaya mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat yang berencana menggelar nonton bareng (nobar).

Pendidikan

Hore! Pramono Anung Pastikan 85 Mahasiswa ITB Asal Jakarta akan Dapat Bantuan Beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta

Sebanyak 85 mahasiswa asal DKI Jakarta dari keluarga kurang mampu yang telah diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) dipastikan akan mendapatkan dukungan beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta.

News

Baru 2 Hari Dimulai Kembali, Dugaan Keracunan Akibat Konsumsi MBG di Jember! BGN Janji akan Evaluasi

dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jember, Jawa Timur.

Metropolitan

Demi Atasi Kemiskinan, Presiden Prabowo Siap Pangkas Anggaran TNI-Polri: Rela Ya?

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan penghapusan kemiskinan dan kelaparan di tanah air.

News

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

PWI Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan keterangan kepada media di lingkungan Kejaksaan Agung.

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.