AYOJAKARTA.COM - Capres dari nomer urut 1, Anies Baswedan ikut menyinggung soal "Pemimpin Instan".
Anies meminta kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya di Pilpres 2024 dengan bijak.
Menurut Anies, calon pemimpin jangan dilihat dari visa dan misinya saja. Namun, rekam jejak dari calon pemimpin tersebut juga harus dilihat.
"Karena itu dalam memilih jangan hanya melihat visi dan misi, lihat lah rekam jejaknya, rekam karyanya, rekam gagasannya, rekam pemimpinnya," ucap Anies pada, Kamis (30/11/2023).
Baca Juga: Profil, Agama, dan Karir Kiki Fatmala yang Meninggal karena Komplikasi Kanker di Usia 56 Tahun
Anies juga mengatakan bahwa calon pemimpin harus dihat dari apakah dia terbiasa menjadi pemimpin atau seseorang yang mendadak ingin memimpin.
"Ini mendadak pemimpin atau dari dulu pemimpin, ini instan pemimpin atau dari dulu dia pemimpin. Ini dari dulu sudah berkarya untuk masyarakatnya atau mendadak berkarya untuk masyarakatnya, betul tidak?" kata Anies.
Anies mengungkapkan bahwa rekam jejak di masa lalu akan sangat berguna bagi masa depan.
Senada dengan Anies, Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin juga menyinggung soal "Pemimpin Instan".
Ia menyindir bahwa anak muda zaman sekarang suka makan mie instan dan terlahirlah sosok Pemimpin Instan".
"Kaum muda, yang jumlahnya besar sekali hari ini, kita tahu karena kebanyakan makan mie instan maka lahirnya lah pemimpin-pemimpin instan. Bukan hanya itu, yang lain juga banyak yang sukanya instan," kata Cak Imin, di Jakarta Utara, pada, Rabu (29/11/2023).
Cak Imin kemudian bercerita tentang NU dan Muhammadiyah yang lebih dahulu ada sebelum Indonesia merdeka.
Baca Juga: Cuaca Jakarta Hari Ini: Hujan Seharian, Waspada Potensi Banjir
Cak Imin mengatakan bahwa para pejuang dari organisasi keagamaan tersebut kurang diperhatikan.
Bersama Anies, Cak Imin berjani akan menghadirkan perubahan untuk lebih memperhatikan para pejuang apabila ia dan Anies terpilih menjadi pasangan presiden dan wakil presiden.
“Saya sama Mas Anies bersepakat insya Allah perubahan yang paling pokok adalah seluruh pejuang-pejuang bangsa mendapatkan perhatian dan haknya untuk tumbuh dan berkembang buat bangsa kita,” ujar Cak Imin.***
Share this article
Menurut Anies, calon pemimpin jangan dilihat dari visa dan misinya saja. Namun, rekam jejak dari calon pemimpin tersebut juga harus dilihat.