AYOJAKARTA.COM--Penyalahgunaan narkoba merupakan salah satu masalah yang belum dapat diselesaikan hingga kini.
Bahkan belakangan terdengar sebuah kabar mengejutkan dan ramai di media sosial tentang seorang balita berusia tiga tahun yang berasal dari Samarinda, Kalimantan Timur terkait penyalahgunaan tersebut.
Hal ini pun terdengar sangat miris karena dengan usia yang masih sangat muda ia terpapar zat aditif hingga harus dilarikan ke rumah sakit, Sang bocah diketahui tidak tidur selama tiga hari, berkeringat, berhalusinasi dan hiperaktif.
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak rumah sakit barulah diketahui bahwa ia terkena narkoba jenis Sabu.
Baca Juga: Miris! Balita di Samarinda Positif Narkoba Setelah Minum Air Tetangga, Begini Kronologinya
Mendapati hal itu, keluarga pun kemudian melapor ke pihak berwajib, saat dimintai keterangan ibu korban menjelaskan bahwa balita tersebut diduga terkena narkoba usai diberi minum oleh tetangga dengan air minum kemasan botol yang telah digunakan untuk menghisap sabu.
Kini berdasarkan informasi dari akun YouTube KOMPASTV dalam program Berita Utama (12/6/2023), perempuan berusia 51 tahun yang merupakan tetangga korban pemberi air telah ditetapkan sebagai tersangka.
Kombes Ary Fadli yang merupakan Kapolresta Samarinda memberikan beberapa keterangan terkait masalah tersebut, salah satunya memperjelas kronologi kejadian berdasarkan keterangan dari ibu korban.'
Baca Juga: Geger Balita 3 Tahun Positif Narkoba Usai Diberi Minuman Tetangga, Begini Kronologinya
"Ibunya bertanya kepada pemilik rumah, terlapor ini apakah ada minuman, dan di ambilkanlah botol air minum dan diserahkan kepada anak itu dan ternyata botol itu bekas yang bersangkutan atau tersangka menggunakan alat untuk menghisap sabu," ucao Kombes Ary Fadli, Kapolresta Samarinda
Hingga kini kasus penyalahgunaan narkoba yang melibatkan balita tersebut masih didalami oleh pihak kepolisian.
Tersangka dan keempat saksi lainnya masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui jaringan penyalahgunaan narkoba.
Kemudian untuk update kondisi korban hingga saat ini telah membaik meskipun sempat dirawat di rumah sakit.***
Share this article
Kombes Ary Fadli memberikan keterangan kronologis kejadian berdasarkan keterangan dari ibu korban bayi yang positif Narkoba