AYOJAKARTA.COM -- Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan merespon tantangan Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan agar bertemu dengannya membahas subsidi mobil listrik.
Hal tersebut merupakan respon usai Anies mengkritik kebijakan pemerintahaan soal subsidi mobil listrik yang dianggap tidak efektif.
Luhut menjawab kritikan Anies dengan tegas. Anies diminta untuk mendatangi Luhut untuk membahas soal subsidi mobil listrik.
Baca Juga: Hasil Survei Anies Baswedan Tertinggi di DKI Jakarta, Pengamat: Para Pendukung Perlu Lakukan Hal Ini
Kemudian Anies pun kembali menjawab respon Luhut tersebut dengan santai.
Menurutnya, kritikannya soal subsidi mobil listrik tersebut bukan persoalan pribadi dengan Luhut. Namun, soal masukan yang ingin disampaikannya kepada masyarakat.
“Itu adalah persoalan publik, ini bukan persoalan pribadi, dua orang tiga orang, empat orang. Jadi sesuatu yang publik harus mendengar, bukan saya harus mendengar. Publik yang harus mendengar," kata Anies dikutip Ayojakarta.com dari channel youtube Liputan6 SCTV pada acara ‘program Point Of View'.
Anies bukan memgkritik soal adanya mobil listrik, namun dirinya menekankan soal target subsidi yang seharusnya diberikan untuk kendaraan umum.
Hal ini mengingat kendaraan umum merupakan moda transportasi publik yang dianggapnya akan bermanfaat bagi semua.
Baca Juga: Anies Baswedan akan Berjuang untuk Rakyat Indonesia yang Berada di Nol Kilometer
"Jadi saya, melihat kami yakin apabila itu diarahkan untuk kendaraan umum prinsip keadilan akan tercapai. Karena uang publik dipakai untuk publik benefit untuk manfaat bagi semua," tutur Anies.
Usai mengkritik soal subsidi mobil listrik, sebenarnya Anies telah menyinggung agar kritikannya bukan menolak mobil listrik.
Hal tersebut lantaran saat menjadi Gubernur DKI Jakarta Anies juga mengeluarkan kebijakan maupun program untuk mendukung kendaraan listrik.
Maka dari itu balasan Anies soal jawaban Luhut Binsar adalah demi kepentingan bersama bukan persoaln pribadi.
Kritiknya yang disampaikan bukan soal penggunaan kendaraan listrik. Melainkan, soal kebijakan pemerintah yang memberikan subsidi bagi pembelian kendaraan listrik kepada masyarakat.***(Jasmi Anes)

Share this article
Hal tersebut merupakan respon usai Anies mengkritik kebijakan pemerintahaan soal subsidi mobil listrik yang dianggap tidak efektif.