AYOJAKARTA.COM -- Sering terlihat wara-wiri menjadi ikut menanggapi berita yang tengah ramai, mantan Kabareskrim Susno Duadji rupanya memiliki sisi kehidupan yang lain.
Banyak yang mempertanyakan kehidupan Susno Duadji usai pernah menjalani masa tahanan akibat terlibat kasus korupsi sehingga harus mendekam di penjara 3 tahun lamanya.
Rupanya kini Susno Duadji sedang asyik menikmati hidupnya dengan menjadi petani setelah 30 tahun berkecimpung di dunia kepolisian.
Baca Juga: Bharada E Langgar Klausul Perjanjian Dengan LPSK? Begini Kata Susno Duadji
Terkait kiprahnya di dunia kepolisian, Susno Duadji tidak usah diragukan ragi.
Mulai menjabat menjadi Kapolsek Baturetno Polsek Wonogiri di tahun 1978, selanjutnya di tahun 1988 sampai 1989 menjabat sebagai Wakapolres Pemalang dan Yogyakarta.
Tak hanya itu, Susno juga pernah menjabat sebagai Kapolres di Maluku Utara, Madiun dan Malang di tahun 1995-1998.
Naik jabatan menjadi Kabid Rapkum Div Binkum Polri pada tahun 2001, selanjutnya Susno juga pernah menjadi Wakil Kepala PPATK pada tahun 2004 silam.
Dalam kiprahnya, Susno juga pernah menduduki jabatan sebagai Kapolda Jawa Barat di Januari 2008 hingga Oktober 2008.
Selanjutnya karir terakhirnya yakni sebagai Kabareskrim Polri dijabat dari Oktober 2008 hingga November 2009.
Namun kini Susno Duadji memang sudah tidak aktif lagi di dunia polisi dan beralih profesi menjadi seorang petani.
Susno dilansir AyoaJakarta.com pada acara Hitam Putih yang disiarkan oleh Trans7, kini menghabiskan masa pensiunnya dengan mengurus lahan seluas 12 hektar yang berada di daerah Pagar Alam, Sumatera Selatan.
Tidak lagi menggunakan seragam, Susno kini berpenampilan lebih santai hanya dengan menggunakan kaos oblong dan handuk yang melingkar di lehernya.
Lalu apa alasan sang mantan Kabareskrim Polri tersebut yang kini lebih memilih hidup memegang cangkul?
Susno Duadji menjelaskan bahwa asal usul keluarganya dahulu memang seorang petani, jadi dirinya membantah jika sekarang beralih, melainkan kembali ke asal atau habitat.
“Sebenarnya bukan beralih, tetapi kembali ke petani, karena habitat saya itu memang petani. Orang tua saya petani, keluarga saya petani, kok nyasar ke polisi,” ujar Susno, dikutip Selasa, 14 Maret 2023.
Kini kegiatannya diisi dengan mencangkul, menanam dan memanen tanaman yang ada di lingkungan kebun miliknya.
“Kembali olahraga juga, macul, tanam kopi, tanam durian,” katanya.
Dari lahan seluas 12 hektar yang dimilikinya, Susno mengaku sebagian ada yang memang dia kerjakan sendiri, diupahkan dan ada juga yang kerjasama dengan bagi hasil.
“Sebagian saya kerjakan sendiri, sebagian saya upahkan, sebagian bagi hasil,” jelas Susno.
“12 hektar terpisah-pisah, ada karet, ada kopi,” tambahnya.
Baca Juga: Soal Transaksi Mencurigakan Rp 300 Triliun di Kemenkeu, Susno Duadji: Mengusutnya Gampang, Karena…
Untuk penghasilan yang didapat dari kebun karet menurut Susno justru mengalami kerugian karena harga karet yang terlampau murah.
Berbeda dengan kebun kopi, menurutnya menjual kopi jauh lebih menguntungkan karena harga yang cenderung stabil dan terus meningkat.
Dengan raut wajah yang berseri, Susno pun mengakui bahwa dirinya merasa sangat nyaman menjadi petani usai pensiun dari kepolisian.***

Share this article
Mantan Kabareskrim Susno Duadji rupanya memiliki sisi kehidupan yang lain, kini memacul hingga menanam kopi dan durian.