AYOJAKARTA.COM---Kamaruddin Simanjuntak kembali mengungkapkan pernyataan yang membuat publik terheran-heran di kanal YouTube milik Uya Kuya.
Dalam video di kanal YouTube Uya Kuya, Kamaruddin Simanjuntak mengatakan bahwa dirinya ingin menjadi presiden Indonesia di tahun 2024 nanti.
Tak hanya itu saja, Kamaruddin bahkan mengatakan bahwa dirinya akan merampas harta dari para mafia apabila menjadi presiden Indonesia.
Sebelumnya, sosok pengacara dari keluarga Brigadir J tersebut datang ke kediaman Uya Kuya untuk berbincang-bincang dengan artis tersebut mengenai kejadian pembunuhan Brigadir J.
Kamaruddin Simanjuntak mencoba menganalisis tentang tuntutan dari JPU terhadap para terdakwa yang dinilai kurang adil pada awal video.
Tak hanya itu saja, ia bahkan menyinggung tentang dugaan keterlibatan tukang siomay dan petasan di kasus pembunuhan terhadap Brigadir J.
Setelah membicarakan tentang kasus yang sedang ditanganinya, Kamaruddin Simanjuntak lalu menyinggung tentang keberadaan Satgas Merah Putih yang menjadi tanda tanya.
Sedangkan di akhir video, Uya Kuya memulai candaan terhadap pengacara yang akrab dengan sapaan Bang Kamaruddin tersebut.
“Bang Kamaruddin kira-kira 2024 nanti tetep pengen jadi presiden atau apa?” tanya Uya dikutip AyoJakarta pada Senin (23/1/2023).
Dengan ekspresi serius, Kamaruddin Simanjuntak kemudian menanggapi bahwa dirinya ingin jadi presiden dan berharap agar para partai memilh calon seperti dirinya.
“Saya tetep ingin jadi presiden. Saya mendoakan partai-partai untuk memilih calon presiden seperti saya,” ujar Kamaruddin.
Selanjutnya, Kamaruddin Simanjuntak kemudian menjelaskan tentang hal pertama kali yang akan ia lakukan ketika berhasil menjadi Presiden Indonesia.
Baca Juga: Terungkap! Ternyata Ferdy Sambo Sudah Negosiasi untuk Bebas dari Hukuman Mati, Ketua IPW: Itu Nyata!
“Kalau saya jadi presiden, langkah pertama saya adalah mengusir para mafia dari Indonesia. Kemudian merampas harta rampasan mafia itu kemudian membagikannya kepada masyarakat minimal 1 sampai 2 hektar per orang,” jelas Kamaruddin.
Menurutnya, masih banyak orang Indonesia yang bernyanyi lagu kebangsaan menunjukkan tanahnya tempat berdiri padahal tak memiliki tanah di negaranya sendiri.
Baca Juga: Richard Eliezer Menangis Pasca Dituntut 12 Tahun Penjara oleh JPU, Psikolog Klinis Ungkap Hal Ini!
“Selama ini banyak yang bernyanyi, di sanalah aku berdiri tapi tak punya tanah dan tak punya air,” tuturnya.
Kamaruddin Simanjuntak kemudian mengatakan bahwa lirik ‘di sanalah aku berdiri’ lebih cocok apabila dinyanyikan di negeri sebelah seperti Papua Nugini atau Australia.

Share this article
“Saya tetep ingin jadi presiden. Saya mendoakan partai-partai untuk memilih calon presiden seperti saya,” ujar Kamaruddin.