Ada Isu Baru yang Akan Diangkat Oleh Pihak Ferdy Sambo untuk Pojokan Brigadir J, Apa Itu?

Ada Isu Baru yang Akan Diangkat Oleh Pihak Ferdy Sambo untuk Pojokan Brigadir J, Apa Itu?
Ada Isu Baru yang Akan Diangkat Oleh Pihak Ferdy Sambo untuk Pojokan Brigadir J, Apa Itu?

AYOJAKARTA.COM - Persidangan kasus pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo cs hingga kini masih terus berjalan. 

Namun di sidang sebelumnya beberapa saksi yang dihadirkan di persidangan justru memberi kesaksian yang seakan membela Ferdy Sambo. 

Salah satu saksi yang dinilai membela Ferdy Sambo adalah Susi sang ART. 

Baca Juga: Ditanya Hasil Sidang Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Apakah Sesuai Ekspektasi, Febri Diansyah Jawab Begini

Bahkan, kesaksian yang disampaikan oleh Susi dinilai Majelis Hakim dan jaksa penuntun umum (JPU) bohong. 

Susi pun dinilai menyampaikan kesaksian palsu hingga mendapat ancaman hukuman penjara. 

Seperti diketahui, pemicu terjadinya pembunuhan Brigadir J sejak awal adalah Putri Candrawathi yang diduga mengalami kekerasan seksual. 

Baca Juga: CEK FAKTA: Ferdy Sambo Bukan Ayah Kandung Arka, Warganet Curiga Kuat Maruf Ayah Biologisnya?

Ferdy Sambo pun disebut memberi pembelaan kepada Putri Candrawathi dengan membunuh Brigadir J. 

Menurut ahli Psikolog Forensik Reza Indragiri, gelagat Putri Candrawathi selama ini tidak mencerminkan orang yang menjadi korban kekerasan seksual. 

Selain itu, Reza Indragiri menduga bahwa pihak Ferdy Sambo nantinya akan memberikan isu baru yang justru semakin memojokan Brigadir J. 

Baca Juga: Imbas dari Kesaksiannya, Anak Susi ART Ferdy Sambo Mogok Sekolah, Warganet Pertanyakan Keberadaan Kak Seto

Hal tersebut disampaikan Reza Indragiri saat menjadi bintang tamu di acara Indonesia Lawyer Club (ILC) tvOne. 

Awalnya, Reza Indragiri mebongkar fakta-fakta yang tidak kredibel dari pengakuan Putri yang menyebut dirinya sebagai korban kekerasan seksual.

Dilansir AyoJakarta.com dari akun TikTok @jamgadangtv pada Sabtu (5/11/2022) Reza Indragiri menyampaikan seperti apa ciri-ciri jika seseorang menjadi korban kekerasan seksual.

Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Brigadir J Adalah Agen Ganda dan Rangkap Intel Sehingga jadi Alasan Ferdy Sambo Membunuh?

Menurut Reza Indragiri, ciri-ciri tersebut tidak ada dalam diri Putri Candrawathi.

Reza mengatakan bahwa narasai kekerasan seksual ini sebenarnya tidak menguntungkan siapa pun.

"Kalau dia (Putri Candrawathi) betul-betul korban kekerasan seksual, maka sebetulnya mengacu pada Undang-undang TPKS, Putri selaku korban kekerasan seksual berhak mendapat restitusi dan kompensasi," ujar Reza.

Baca Juga: Terungkap, Ini Yang Bikin Ferdy Sambo Ditakuti Penyidik Menurut Saksi Rifaizal Samual

Namun, hal itu akan didapat setelah ada keputusan dari pengadilan.

"Untuk membuktikan ada atau tidaknya kekerasan seksual dibutuhkan tiga hal, pertama keterangan saksi dan atau korban, kedua alat bukti lainnya, ketiga keyakinan hakim," jelas Reza.

Reza mengatakan bahwa hal pertama yakni saksi yang disebut-sebut sebagai orang yang mengetahui kekerasan seksual itu kini udah dicap tidak kredibel.

Baca Juga: Kak Seto Mengaku Jadi Korban Prank dalam Kasus Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Ini Gelar Akademiknya

Saksi yang dimaksud Reza adalah ART Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi bernama Susi.

"Berarti saksi tidak bisa diandalkan, berikutnya korban, persoalannya adalah dari waktu ke waktu saya justru memotret tindak-tanduk dan perkataan Putri Candrawathi ini tidak sesuai dengan profil korban kekerasan seksual yang saya pahami," tegas Reza.

Reza lantas mengatakan dalam undang-undang TPKS, identitas korban kekerasan seksual wajib ditutup atau disamarkan.

Baca Juga: Jawaban Saksi Susi dan Kodir di Kasus Ferdy Sambo & Putri Candrawathi yang Bikin Hakim & Jaksa Sewot

"Tapi faktanya, mari kita ingat kembali dei depan mako brimob apa yang yag terjadi, alih-alih identitasnya ditutup, justru Putri Candrawathi ini entah dengan inisiatif dia sendiri entah dihadirkan oleh penasihat hukumnya justru muncul di depan mako brimob," terangnya lagi.

Bahkan saat itu, kata Reza, Putri justru dipersilahkan berbicara dan memperkenalkan dirinya di depan umum.

"Masa iya ya ada korban kekerasan seksual yang sedemikian gamblang muncul dan memperkenalkan dirinya," ungkap Reza.

Baca Juga: Kejanggalan dalam Sidang Ferdy Sambo Diungkap Keluarga Brigadir J, Tak Boleh Bawa HP: Terlihat Kekuasaan Sambo

Menurut Reza, tindakan Putri ini justru melanggar undang-undang TPKS.

Reza juga mengatakan bahwa korban kekerasa seksual pasti butuh bantuan dan perlindungan.

"Tapi aneh bin ajaib, orang ini (Putri Candrawathi) dikabarkan media ketika didatangi oleh LPSK justru Putri Candrawathi dikabarkan diam seribu bahasa, kan aneh," ucap Reza.

Baca Juga: Kebenaran Arka Anak Bungsu Ferdy Sambo Masih Dipertanyakan, Susi Dikritik Karena Ini!

Kemudian dilihat dari sisi trauma, Reza mengatakan bahwa Putri terlihat tidak seperti mengalami trauma.

Trauma yang dialami oleh korban kejahatan seksual adalah trauma di atas trauma.

"Dia akan memilih mengisolasi dirinya, dia membatasi betul pergaulan sosialnya, dia akan masuk pada fase terluka yang barang kali tidak butuh waktu sebentar untuk bisa pulih kembali, tapi lagi-lagi dalam waktu yang tak begitu jauh, orang ini justru muncul," tegas Reza.

Baca Juga: Pertanyaan Kuasa Hukum Ferdy Sambo Dinilai Tidak Logis, Ayah Brigadir J : Saya Merasa Lucu!

Menurut Reza, gelagat Putri ini sangat bertentangan dengan ciri-ciri orang yang mengalami kekerasan seksual.

Selanjutnya, Reza membahas soal dugaan bahwa pihak Ferdy Sambo akan memberikan isu baru yang justru akan menyudutkan Brigadir J. 

"Saya mencoba berimajinasi barang kali akan dihadirkan satu alat bukti bukan terkait kekerasan seksual yang dialami Putri Candrawathi," tegas Reza.

Baca Juga: Terpopuler! Sederet Fakta Baru Kasus Ferdy Sambo, Warganet : Serem Bener!

Justru, kata Reza alat bukti ini dihadirkan dengan tujuan untuk menstigma Brigadir J.

"Alat bukti ini akan dihadirkan ke Majelis Hakim untuk menunjukkan kepada dunia bahwa manusia ini memang bejat (Brigadir J) punya tabiat yang rusak, manusia ini memang punya kepribadian yang busuk," ungkapnya.

Reza lantas mengatakan bahwa dugaan pembunuhan berencana ini adalah kejahatan yang lebih dulu diawali peristiwa lainnya yakni dugaan kekerasan seksual.

Baca Juga: Pernyataan Daden Bikin Susi Art Ferdy Sambo Cabut Kesaksiannya Soal Anak Bungsu Putri Candrawathi

"Andaikan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dinyatakan bersalah oleh Majelis Hakim, tetap mereka harus dimaklumi sebagai seseorang atau dua orang yang sudah pernah tersakiti sebelumnya," terangnya.

Lantas alat bukti apa yang bisa disodorkan pihak Ferdy Sambo ke Majelis Hakim untuk menstigma Brigadir J?

"Perkiraan saya, bisa benar bisa tidak, perkiraan saya alat bukti yang dihadirkan itu adalah hasil pemeriksaan sikologi," papar Reza.

Baca Juga: Penyidik yang Bertugas Saat Penembakan Brigadir J Bongkar Skenario Licik Ferdy Sambo di Persidangan

Reza mengatakan bahwa dirinya memang tidak memegang atau mengetahui hasil pemeriksaan sikologi tersebut.

Kendati demikian ia menduga pasti ada hasil pemeriksaan sikologi tersebut dan akan diberikan kepada Majelis Hakim.

"Isinya ada dua barang kali, pertama sekali lagi labeling pemberian serba aneka predikat buruk bagi mendiang Brigadir J," kelakar Reza.

Baca Juga: Terpopuler! Tanyai Ayah Brigadir J, Arman Hanis Pengacara Ferdy Sambo Disoraki Pengunjung Sidang

Kemudian yang kedua, Reza menduga isi pemeriksaan sikologi itu adalah kesimpulan bahwa Putri Candrawathi sungguh-sungguh berada dalam kondisi guncangan jiwa.

"Dan guncangan jiwa itu tidak mengada-ada, tidak direkayasa akibat kekerasan seksual," lanjutnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# pembunuhan Brigadir J
# Putri Candrawathi
# Brigadir J
# Ferdy Sambo
# Reza Indragiri
# kekerasan seksual

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.