AYOJAKARTA.COM - Babak baru kasus hukum yang menimpa Ferdy Sambo CS kini mulai menuju titik terang.
Seluruh tersangka pembunuhan berencana terhadap Brigadir J tersebut diinformasikan akan segera dihadapkan pada persidangan.
Hal itu tentu saja membuat nasib dari para tersangka pembunuhan terhadap Brigadir J tersebut akan segera menemukan kejelasan.
Baca Juga: Kronologi Awal Kuat Maruf Desak Putri Candrawathi Untuk Laporkan Brigadir J, Ada Unsur Kecemburuan?
Keseluruhan dari para tersangka yang juga mencoreng nama instansi kepolisian atas aksinya tersebut ialah Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Richard Eliezer, Ricky Rizal dan Kuat Maruf.
Selain Ferdy Sambo, dari kelima tersangka tersebut terdapat satu tersangka yang juga cukup mencuri perhatian netizen.
Tersangka itu adalah sopir daripada Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi yakni Kuat Maruf.
Baca Juga: Jelang Persidangan, Ternyata Kuat Maruf Ketahuan Meminta Ini Kepada Putri Candrawathi !
Kuat Maruf disebut-sebut memiliki andil besar dalam rencana pembunuhan terhadap Brigadir J.
Bahkan santer beredar kabar bahwa Kuat Maruf lah pemicu utama kejahatan besar tersebut bermula.
Atas dasar itulah Kuat Maruf tak luput menjadi sasaran bulan-bulanan para warganet.
Baca Juga: Bisikan Maut Putri Candrawathi ke Kuat Maruf Jadi Alasan Terbunuhnya Brigadir J, Alasan Cemburu?
Hal itu juga terlihat saat Kuat Maruf ditampilkan ke publik oleh pihak kejaksaan, ia langsung mendapat hujatan dari para awak media.
Namun disisi lain ternyata Kuat Maruf memiliki pesan tersembunyi yang bisa terbaca dari ekspresinya.
Dikutip AyoJakarta.com dari akun Youtube Sekar Ayunda Spiritual Healing pada Kamis (13/10/22), yang menginformasikan pesan tersembunyi dari ekspresi Kuat Maruf.
Pakar ekspresi Sekar Ayunda menuturkan jika Kuat Maruf tampak sudah kehilangan arah namun diketahui masih memiliki tujuan perihal keluarganya.
“Sudah kehilangan arah ya tetapi masih punya harapan untuk kehidupannya. Ia juga berfikir tentang bagaimana anaknya kehidupan dari rumah tangganya itu dia berfikir.” ujar Sekar Ayunda.
Hanya saja karena kasus hukum yang dijalaninya saat ini tergolong besar, Kuat Maruf hanya bisa pasrah dengan takdirnya.
“Tapi dia sudah pasrah tidak tahu mesti bagaimana untuk mengatasi keluarganya yang di luar gitu. Dan yang dia harapkan saat ini ibaratnya itu menunggu tetesan air hujan.” tutur pakar ekspresi tersebut.
Lebih lanjut ia menjelaskan, “Yaitu bagaimana dia bisa mendapatkan hukuman yang ringan tapi kacau ya pemikirannya.”
Hal itu kemudian membuat Kuat Maruf hanya bisa menjalani takdirnya saat ini seperti yang dikatakan oleh pakar ekspresi Sekar Ayunda, “Jadi dia hanya berserah kepada takdir.”
Namun yang menarik, menurut pakar ekspresi tersebut Kuat Maruf ternyata merasa sakit hati dan marah saat ia diteriaki dan dihujat oleh para wartawan.
“Dan ketika kita bisa melihat di beberapa video ada ungkapan-ungkapan dari para wartawan yang kurang enak didengar.” jelas Sekar Ayunda.
Baca Juga: Ferdy Sambo CS Ditampilkan ke Publik, Richard Eliezer Tuai Pujian tapi Kuat Maruf Banjir Hujatan
“Itu juga membuat dia itu perasaannya sakit hati, marah tapi mau bagaimana dia tidak bisa berbuat apa-apa.” pungkasnya saat menganalisa ekspresi dari raut wajah Kuat Maruf. ***

Share this article
Pakar ekspresi Sekar Ayunda mengatakan bahwa Kuat Maruf tampak marah dan sakit hari saat dihujan, tapi dia hanya bisa pasrah.