AYOJAKARTA.COM - Buntut tragedi Kanjuruhan membuat Kapolri mencopot Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat.
Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan banyak korban jiwa menjadi sejarah kelam bagi dunia sepak bola.
Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo resmi mengumukan bahwa saat ini ada sembilan personel yang telah dinonaktifkan karena buntut tragedi Kanjuruhan.
Baca Juga: 7 Hal yang Terjadi dalam Tragedi Kanjuruhan hingga Menewaskan Ratusan Jiwa
Keputusan pencopotan tersebut sebagai bentuk ketegasan Kapolri agar anggota Polri tidak melakukan hal yang semena-mena dalam menjalankan tugasnya.
“Sesuai dengan perintah Bapak Kapolri, Kapolda Jatim pun melakukan langkah yang sama, melakukan penonaktifan jabatan Danyon Danki, Danton Brimob sebanyak sembilan orang”, ucap Irjen Dedi Prasetyo.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube metrotvnews pada Selasa (4/10/2022), pencopotan Kapolres Malang sebagai bentuk pertanggungjawaban atas tragedi Kanjuruhan.
Sembilan orang yang telah dinonaktifakan yaitu Danyon atas nama AKBP Agus Waluyo, Danki AKP Hasdarman, kemudian Danton Aiptu Solikin, Aiptu M Samsul, Aiptu Ari Dwiyanto, Danki AKP Untung, Danton AKP Danang, Danton AKP Nanang, dan Danto Aiptu Budi.
Terkait putusan dan pencopotan, semua masih dalam proses pemeriksaan.
Selain itu, Kapolri juga melakukan pemeriksaan pada 20 orang saksi.
Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, berdasarkan pemeriksaan tersebut kini statusnya telah naik dari penyelidikan menjadi penyidikan.
Selain itu, ada 28 personel Polri yang diduga telah melakukan pelanggaran kode etik kepolisian.
Saat ini laporan tersebut masih dalam tahap pemeriksaan.
Sementara itu, Kapolri memberikan penghargaan kepada anggota Polri yang telah gugur dalam bertugas, dengan menaikkan satu pangkat lebih tinggi.
Berdasarkan ST Nomor STR/742/X/KEP/ 2022, Kapolri menaikkan pangkat atas nama Aibda Anumerta Andik Purwanto yaitu Bintara Polres Tulungaung dan Brigpol Anumerta Fajar Yoyok Pujiono Bintara Polres Trenggalek.
Kedua personel tersebut juga telah dimakamkan secara kedinasan.***

Share this article
Kapolri copot Kapolres Malang dan menonaktifkan sembilan personel buntut Tragedi Kanjuruhan pada Sabtu 1 Oktober 2022.