AYOJAKARTA.COM - Permintaan maaf disampaikan oleh Pendeta Gilbert Lumoindong kepada orang tua mendiang Brigadir J yaitu Samuel Hutabarat dan Rosti Simanjuntak.
Di akun YouTubenya, pada 20 September 2022 ia menyampaikan permintaan maaf yang saat ini sudah di-take-down.
Dikutip AyoJakarta.com dari Beritasubang.com pada Senin (3/10/2022), Pendeta Gilbert Lumoindong disebutkan sudah melakukan permintaan maaf melalui kanal YouTube pribadinya.
“Buat pak Samuel Hutabarat dan Rosti Simanjuntak, Saya minta maaf jika ada pernyataan-pernyataan yang mengecewakan dan menyakitkan dalam video saya. Saya tidak bermaksud untuk menyakiti siapapun. Sebagai manusia biasa, bisa saja salah khilaf dan saya menyampaikan permohonan maaf,” kata Pendeta Gilbert Lumoindong.
Baca Juga: Putri Candrawathi 'Berbisik' ke Kuat Maruf, jadi Pemicu Istri Ferdy Sambo Akhirnya Ditahan?
Tak hanya itu, bahkan Pendeta Gilbert memberikan doa terhadap persidangan kasus pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo.
“Kita mendoakan hasil pengadilan yang jujur kepada Ibu Rosti Simanjuntak dan Pak Samuel Hutabarat serta seluruh keluarga besar Hutabarat dan Simanjuntak, sekali lagi saya menyampaikan permintaan maaf,” ucap Pendeta Gilbert.
Kemudian, ia juga memberikan bantahan terkait tuduhan yang mengarah pada dirinya mengenai dugaan pernikahan Ferdy Sambo dengan seorang wanita yang disebut Si Cantik.
Ia mengatakan bahwa dirinya tidak pernah memberkati pernikahan antara Ferdy Sambo dan Si Cantik.
“Saya jujur saya ingin mengatakan, bahwa tidak pernah memberkati pernikahan Ferdy Sambo. Kalau ada yang menyebut itu, buat saya itu mengandung hoaks,” ungkap Pendeta Gilbert Lumoindong.
Baca Juga: Polri Berikan Klarifikasi Soal Kamar Mewah yang Diduga Sel Tahanan Ferdy Sambo
Pendeta Gilbert bahkan menyatakan bahwa dirinya memiliki komitmen dan tidak pernah memberkati pernikahan yang sifatnya tidak benar.
“Selama 35 tahun melayani, tidak pernah saya memberkati pernikahan yang sifatnya tidak benar. Itu komitmen kami khususnya dalam pelayanan di Gereja kami,” tegas Pendeta Gilbert Lumoindong.
Kemudian, Pendeta Gilbert memberikan doa kepada keluarga besar Samuel Hutabarat, sebagai keluarga dari mendiang Brigadir J.
Sebelumnya, dalam sebuah video yang diunggah di kanal YouTube Gilbert Lumoindong pada 20 September 2022, Pendeta Gilbert membuat pernyataan agar masyarakat tidak main hakim sendiri, khususnya berkaitan dengan kasus Ferdy Sambo.
Pada video yang sudah ditangguhkan tersebut, Pendeta Gilbert mengatakan, “Sebetulnya ada sebuah peristiwa yang terjadi di Magelang, tetapi malu diakui karena memang ini aib yang menakutkan kalau seorang isteri jenderal bintang dua diperkosa oleh ajudannya.”
Baca Juga: Polri Klarifikasi Soal Kamar Mewah yang Diduga Sel Tahanan Ferdy Sambo, Ternyata Hoaks
Menurut Pendeta itu, situasi ini cukup sulit ketika harus mendukung jalannya sidang kasus pembunuhan terhadap Brigadir J hingga kebenarannya bisa terungkap.
Ternyata, pernyataan dari Pendeta Gilbert ini malah membuatnya terlihat condong ke salah satu pihak dan menimbulkan kontroversi.
Ia mengajak umat Kristen untuk terus mengawal kasus dan mendoakan agar kebenaran bisa terungkap, tetapi di sisi lain ia seperti memojokkan mendiang Brigadir J.
“Jadi posisi apapun, memang sesuatu yang sangat menyedihkan buat keluarga, yaitu kematian Yosua. Tetapi perkosaan juga bukan sesuatu yang terhormat, saudara-saudara,” ucapnya.
Menurutnya, sangat wajar bagi seseorang untuk marah ketika mendapatkan hal-hal tidak menyenangkan.
Tetapi pembunuhan juga bukan jalan yang benar untuk menyelesaikan permasalahan.
“Jadi kita berdoa supaya pengadilan akan mengungkapkan kebenaran demi kebenarannya. Yang salah tetap salah, dan yang benar tetap benar. Karena yang membenarkan yang salah, dan menyalahkan yang benar itu adalah kejahatan di hadapan Tuhan,” kata Gilbert dalam videonya.
Baca Juga: Kejaksaan Agung Gabungkan Dua Perkara Ferdy Sambo, Simak Alasan Berikut!
Dari video yang sudah dihapus tersebut, bisa diketahui bahwa Gilbert mempercayai tuduhan kepada Brigadir J terkait pemerkosaannya terhadap istri Ferdy Sambo.
Di sisi lain, ia berdoa agar tidak ada oknum tertentu yang bermain-main untuk melemahkan kepolisian.
“Jangan sampai dalam peristiwa ini ada kelompok atau oknum tertentu yang ‘bermain’ untuk melemahkan kepolisian. Kita berdoa supaya Bapak Kapolri, Kabareskrim, dan jajarannya tetap kompak, bersatu, dan tetap luar biasa sekalipun di tengah goncangan,” ucapnya.
Terakhir, Pendeta Gilbert memberi doa kepada dua belah pihak.
Baik Ferdy Sambo maupun keluarga Brigadir J dan menyerahkan kebenaran pada pengadilan berdasarkan fakta-fakta persidangan.
“Kita harus berdoa karena kejadian ini cukup berat bagi keluarga Hutabarat, tetapi kejadian ini juga cukup berat bagi keluarga Sambo. Biarlah pengadilan yang akan membuktikan dari rekonstruksi semuanya jelas, dan kita menanti fakta-fakta persidangan,” pungkasnya.
Baca Juga: Posisi Ferdy Sambo Buat Penyidik Sungkan Menahan Putri Candrawathi? Simak Penjelasan Pakar Hukum UI!
Video yang mengundang perhatian banyak orang pun kemudian ditangguhkan karena terjadi kontroversi di tengah masyarakat.
Banyak orang yang berpendapat bahwa Pendeta Gilbert mendukung salah satu pihak saja, yaitu Ferdy Sambo.
Di sisi lain, kemudian datang tuduhan kepada dirinya bahwa ia merupakan pendeta yang memberkati pernikahan Ferdy Sambo.
Atas dasar keributan tersebut, ia kemudian meminta maaf dan mengklarifikasi atas tuduhan yang dilemparkan kepada dirinya.
Dengan tegas, ia menyatakan bahwa ia bukan merupakan pendeta yang menikahkan Ferdy Sambo dengan Si Cantik.***

Share this article
Berikut permintaan maaf Pendeta Gilbert Lumoindong terkait tuduhan menikahan Ferdy Sambo dengan si cantik.