Kesaksian Pengangkat Jenazah Korban G30S PKI dari Sumur Lubang Buaya, Sangat Dramatis dan Menyedihkan

Korban keganasan tragedi  G30S PKI /TikTok @adam.history
Korban keganasan tragedi G30S PKI /TikTok @adam.history

AYOJAKARTA.COM-- Peristiwa G30S PKI meninggalkan banyak cerita duka bagi Indonesia.

Hal itu disebabkan karena banyaknya korban tak berdosa yang menjadi sasaran PKI.

Mulai dari masyarakat sampai para Jenderal  tak luput dari incaran PKI.

Diketahui ada 6 orang Jenderal dan 1 perwira yang dibunuh oleh PKI sebagai langkah awal aksi mereka.

Baca Juga: Bongkar Perilaku Putri Candrawathi, Bripka RR Ungkap soal Dugaan Brigadir J Dipaksa Masuk Kamar Istri Sambo

Jenderal tersebut adalah Letnan Jenderal Ahmad Yani, Mayor Jenderal TNI Raden Suprapto, Mayor Jenderal TNI Mas Tirtodarmo Haryono, Mayor Jenderal TNI Siswondo Parman, Brigjend TNI Donald Issac Panjaitan, Brigjend TNI Sutoyo Siswomiharjo dan seorang Lettu Pierre Andreas Tendean.

Tidak hanya dibunuh, yang lebih menyedihkan jenazah dari keenam jenderal dan seorang lettu tersebut juga dibuang ke dalam sumur.

Sumur tersebut berlokasi di kelurahan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur.

Baca Juga: Rumah Tangganya Disorot, Dedi Mulyadi Ungkap Punya Istri Pertama, Anne Ratna Mustika Ternyata Istri Kedua

Salah seorang saksi bernama Pelda Purna Evert Julius Ven Kandau menceritakan turut menjadi anggota yang ikut mengevakuasi para jenazah korban G30S PKI tersebut.

Pelda Purna Evert Julius Ven Kandau merupakan mantan KKO pengangkat jenazah 6 Jenderal dan 1 Perwira pada peristiwa G30S PKI.

Adapun Pelda Purna Evert Julius Ven Kandau sudah meninggal pada 4 September 2020 lalu, namun ia sempat menceritakan kesaksiannya tersebut saat menjadi narasumber dalam sebuah acara.

Baca Juga: Honda New Vario 125 Hadir fengan Sporty dan Irit BBM, Simak Spesifikasinya Makin Kece

Diketahui kala itu Evert Julius turut serta dalam proses pengangkatan jenazah para jenderal dan perwira dari sumur lubang buaya bersama anggota-anggota lain.

Dikutip dari akun tiktok adam.history pada (18/6/2021), Evert Julius menceritakan suasana pada saat proses evakuasi kala itu.

Pensiunan TNI AL tersebut mengungkapkan bahwa para anggota yang terlibat dalam proses pengangkatan jenazah sempat ragu-ragu untuk masuk ke dalam sumur.

Mereka khawatir jika didalam sumur tersebut sudah dipasangi peledak atau granat.

Baca Juga: Pelaku Pengoplosan Gas Elpiji 3 KG Diringkus Polda Riau, Sudah beroperasi 2,5 Bulan Raup Untung Ratusan Juta

“Rupanya takut begitu ngangkat jenazah itu mereka taruh bahan peledak atau granat gitu”, tutur Purna Pelda Evert Julius.

Namun Evert Julis mengungkapkan bahwa hal yang dikhawatirkan tersebut tidak terjadi.

Proses evakuasi para jenderal dan perwira korban keganasan G30S PKI diawali dengan turun ke dalam sumur lubang buaya untuk memeriksa orientasi.

Baca Juga: Salah Satu Cara Taat Kepada Allah Melalui Tawasul, Simak Penjelasan Dari Kyai Najih Maemoen Zubair

Setelah itu naik ke atas lagi dan berbicara kepada dokter bahwa tidak mungkin kalau jenazah tersebut diangkat secara wajar.

Evert Julius menceritakan saat itu kondisinya membuat jenazah terpaksa diangkat dengan cara diikat kemudian ditarik.

“Diikat ya boleh tapi jangan diikat dileher katanya.” tutur saksi hidup dari keganasan G30S PKI tersebut.

Evert Julius menambahkan, “Siapa yang bisa tahu, turun hanya ngeraba gitu diikat gak tahu itu leher atau apa kan pokoknya terikat kan itu.”

Baca Juga: Dapat di Akses Dengan Mudah, Film Tentang G30S PKI Ini Ada di YouTube 

Namun akhirnya karena keadaan saat itu memang tidak memungkinkan, mereka tetap menggunakan cara tersebut untuk mengevakuasi para jenazah dari dalam sumur.

Evert Julius juga menyebutkan ada seorang anggota dari angkatan darat yang turun masuk ke dalam sumur lubang buaya.

“Perlu diketahui ada anggota dari angkatan darat tepatnya dari RKAD bernama Anang prajurit kepala. Itu juga yang mengangkat jenazah.” ujar pensiunan TNI AL tersebut.

Evert Julius melanjutkan ceritanya, “Jadi satu demi satu diangkat.”

Namun ada satu hal yang membuat proses evakuasi saat itu terasa sangat dramatis.

Baca Juga: Fabio Asher “Bertahan Terluka” : Lirik Andaikan Kau Tahu Rasa Sayangku Melebihi Rasa Sakitku Ini, Dalam Banget

Hal tersebut adalah saat proses evakuasi pengangkatan jenazah Jenderal Sutoyo dan Ahmad Yani dari dalam sumur.

“Terus yang perlu diketahui pada saat Jenderal Sutoyo dan Pak Yani rupanya terikat jadi satu.” tutur almarhum Evert Julius.

“Dan tali ini kan sudah dipakai beberapa kali.

Jadi mungkin sudah rantas, sudah mau dekat mulut sumur itu putus.” imbuhnya.

Akibat dari insiden tersebut memyebabkan jenazah Jenderal Sutoyo dan Ahmad Yani terjatuh lebih dalam.

Baca Juga: Ria Ricis Ajak Baby Moana Bermain Trampoline, Dokter Anak Tegaskan Sangat Bahaya!

Hal itu diungkapkan oleh Evert, “Jadi jatuh lagi yang katanya dalamnya 12 meter, terus akhirnya masuk lagi ngikat tarik.”

Lebih lanjut Evert Julius juga menceritakan kondisi  jenazah-jenazah kala itu.

“Saya merasa kasihan melihat Jenderal Yani.” tutur purna TNI yang meninggal diusia 85 tahun tersebut.

“Itu karena jenazah-jenazah yang lain kalau diangkat ditaruh di tanah langsung tegang gitu, tapi beliaunya begitu diangkat ke tanah langsung terlempar kepalanya..plaaak gitu”, jelas Evert Julius.

Baca Juga: Surat Somasi Es Teh Indonesia 'Dicoret-coret' karena Banyak Revisi, Salah Tulis Nama PT

“Saya langsung jongkok lihat seperti ada tersayat tapi tidak putus,” pungkasnya.

Hingga saat ini peristiwa G30S PKI menjadi momen penting yang harus diperingati pada tanggal 30 setiap bulan September. ***

 

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# korban G30S PKI
# granat
# Jendral Ahmad Yani
# Lubang Buaya
# kesaksian

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.