Daftar Hitam Kasus Polisi Tembak Polisi Bertambah Pasca Musibah di Solok Selatan, Ketua IPW Minta Lakukan Pendalaman!

peristiwa AKP Dadang dengan AKP Ulil
peristiwa AKP Dadang dengan AKP Ulil

AYOJAKARTA.COM – Sebelum peristiwa AKP Dadang dengan AKP Ulil menyita perhatian, warganet dibuat gempar akibat kasus polisi tembak polisi di kediaman Ferdy Sambo.

Mencuatnya kasus polisi tembak polisi di Solok Selatan yang diduga kuat akibat terlibat tambang ilegal, kini menambah daftar hitam instansi kepolisian.

Selain kasus Ferdy Sambo dan Brigadir J, kasus polisi tembak polisi juga sempat terjadi antara Senior dengan Yunior pada 2023 di asrama Brimob.

Baca Juga: Daftar 5 Hp Fast Charging Terbaik di Akhir Tahun 2024, Nomor 5 Hanya Butuh 20 Menit Loh!

Sehubungan dengan bertambahnya daftar kasus polisi tembak polisi, Sugeng Teguh Santoso yuang merupakan Ketua IPW memberi tanggapan.

Menurut Sugeng, peristiwa AKP Dadang yang menghabisi rekan satu profesi karena diduga mem-backingi pelaku tambah ilegal merupakan sebuah musibah besar kepolisian.

“Menurut catatan IPW, ini musibah karena belum sampai lewat setahun sudah ada dua kasus polisi tembak polisi,” ungkap Sugeng.

Disamping kasus polisi tembak polisi yang kini menyita perhatian, kasus polisi menembak masyarakat sipil di Bangka Belitung juga merupakan sebuah indikasi musibah.

Berbeda dengan kasus Ferdy Sambo yang melibatkan seorang perwira tinggi dengan prajurit, kasus AKP Dadang terjadi pada level kepangkatan setara.

AKP Dadang yang diduga menjadi backing dari pelaku bisnis tambang ilegal, ditengarai tidak terima dengan AKP Ulil karena mulai melakukan penyelidikan.

Baca Juga: Kemensos Terapkan Data Tunggal, Bikin Bansos Makin Transparan dan Akuntabel?

Puncak dari ketidakmampuan menahan amarah tersebut, AKP Dadang kemudian menembak rekannya hingga tewas di tempat.

Disamping mengenai bagian kening, proyektil yang dimuntahkan AKP Dadang dari senjata apinya juga diketahui mengenai bagian pipi atau dari jarak relatif dekat.

Karena itu, Ketua IPW menarik kesimpulan kasus polisi tembak polisi yang terjadi di Solok Selatan merupakan bagian dari pembunuhan berencana.

“Semua mulai terlihat, dimana Dadang tidak senang ada temannya ditangkap, menurut saya ini adalah pembunuhan berencana,” imbuh Sugeng.

Selain mengincar bagian vital AKP Ulil selaku Kasat Reskrim, AKP Dadang juga diketahui sempat menghujani rumah dinas Kapolres dengan peluru.

Terkait dengan motif atau latar belakang perilaku tidak biasa yang diperlihatkan AKP Dadang, Sugeng menilai ada beberapa macam kemungkinan.

Baca Juga: Mohon Maaf, Siswa Ini akan Gigit Jari di Pencairan KJP Plus Tahap 2 2024 dan Bisa Diciduk Pihak Berwajib Loh

Menurut Sugeng, penembakan yang dilakukan AKP Dadang ke rumah dinas Kapolres bisa memiliki sejumlah makna tersembunyi.

“Banyak analisis, bisa karena perintah penangkapan tersebut dari Kapolres sehingga menembak rumah, atau kecewa dengan Kapolres terkait perlindungan ke pengusaha?,”

Meski bukan berarti Kapolres melindungi tambang ilegal, Sugeng menilai Kapolres memiliki informasi sehingga perlu untuk dilakukan pendalaman. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# AKP Ulil
# Ferdy Sambo
# polisi tembak polisi
# AKP Dadang

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.