AYOJAKARTA.COM - Imbas dari demo 25 Agustus 2025 di depan Gedung DPR, CCTV di Pejompongan diketahui rusak oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.
Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik), akan mengusut tindakan tidak bertanggungjawab ini.
Sebagai informasi, disebarkan secara anonim demonstrasi yang menamakan diri sebagai "Revolusi Rakyat Indonesia" mengajak masyarakat dari berbagai kalangan untuk turun ke jalan.
Baca Juga: Hore! Pemprov DKI Jakarta Beri Insentif Pajak, Ini 3 Skema Diskon yang Wajib Kamu Tahu
Bentrokan pun sempat terjadi antara polisi dan massa di kawasan kolong flyover Pejompongan, Jakarta.
Demonstran diketahui sempat membubarkan diri setelah melakukan unjuk rasa di sekitar Gedung DPR RI.
Namun, kericuhan sempat terjadi ketika pihak kepolisian dan TNI mencoba membubarkan demonstran yang menggunakan baju sekolah putih abu yang masih ada di bawah kolong flyover Pejampongan.
Demonstran diketahui melempar batu dan dibalas oleh polisi dan TNI dengan gas air mata.
Perusakan CCTV oleh oknum ini pun mendapat respons dari Budi Awaluddin, selaku Kepala Diskominfotik DKI Jakarta yang tidak membenarkan perusakan fasilitas umum dalam bentuk apapun.
“Kami menghormati hak warga untuk menyampaikan pendapat di muka umum sebagai bagian dari demokrasi. Namun, kebebasan tersebut harus diiringi rasa tanggung jawab,” ujarnya dikutip ayojakarta.comd ari situs resmi Pemprov DKI Jakarta.
Baca Juga: Pramono Anung Berikan Insentif Pajak di Sektor Perhotelan dan Restoran, Cek Syaratnya Ya!
Perusakan fasilitas umum, termasuk CCTV, merupakan pelanggaran tindak pidana sesuai Pasal 406 Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP).
Hukuman pidana paling lama 2 tahun 8 bulan dan denda akan diberikan kepada pelaku yang terbukti bersalah.
Karena itu, Budi menegaskan, pihaknya akan menindaklanjuti kasus ini dengan serius guna memberikan efek jera.
“Kami akan mengusut tuntas insiden perusakan CCTV di Pejompongan berkoordinasi dengan kepolisian. Pelaku harus diproses sesuai hukum agar menjadi pembelajaran bersama,” tandasnya.***

Share this article
Imbas dari demo 25 Agustus 2025 di depan Gedung DPR, CCTV di Pejompongan diketahui rusak oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.