AYOJAKARTA.COM - Media sosial sempat dihebohkan dengan isu bahwa pabrik rokok PT Gudang Garam melakukan PHK massal.
Dalam video yang beredar tampak momen haru saat PHK karyawan Gudang Garam, Sabtu (6/8/2025).
Salah satu akun Instagram yang mengunggah momen tersebut adalah @informasi_malangraya.
"Momen Haru PHK Karyawan PT. Gudang Garam," tulis akun tersebut.
Selain itu juga pesan yang tertulis bahwa PT Gudang Garam ini sudah berjalan selama 14 tahun.
"14 tahun sudah perjalanan bersama PT Gudang Garam. Bukan hal yang mudah menerima keputusan PHK ini, karena di sinilah saya belajar, bertumbuh, dan menemukan keluarga kedua. Terima kasih untuk semua kenangan, kerja sama, dan persahabatan yang terjalin. Semoga langkah kita semua tetap dimudahkan Tuhan, dan semoga perusahaan terus maju. Selamat tinggal, terima kasih sudah menjadi bagian berharga dalam hidup saya," begitu pesan yang ada dalam video.
Ada pula akun Instagram @inijawatimur yang menuliskan "Viral dan Diwarnai Momen Haru PHK Pegawai PT Gudang Garam."
Lantas benarkah bahwa Gudang Garam melakukan PHK massal?
Ternyata isu bahwa Gudang Garam melakukan PHK massal adalah hoax alias tidak benar.
Hal ini dibantah langsung oleh Human Resources Development (HRD) PT Merdeka Nusantara Mitra Produksi Gudang Garam Tuban, Adib Musyafa.
Ia mengatakan hingga kini tidak ada PHK atau sejenisnya di tempat ia bekerja.
Ia justru bingung dan kaget mendapat kabar tersebut.
Kabar PHK massal karyawan Gudang Garam ini juga sempat ditanggapi oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal.
Baca Juga: Daftar Tunjangan Rumah Anggota DPRD se Pulau Jawa, Mana yang Nominalnya Paling Tinggi?
Said Iqbal mengatakan segera mencari tahu soal kebenaran kabar PHK massal PT Gudang Garam itu.
Menurutnya, jika hal ini benar terjadi akan bisa berdampak luas.
Jika PHK massal ini benar terjadi Said juga meminta pemerintah untuk menaruh perhatian lebih dan menyelamatkan industri rokok tersebut.***
Share this article
Berikut ini adalah fakta mengenai isu PT Gudang Garam melakukan PHK massal.