Tuai Polemik! Soeharto Masuk Daftar 40 Nama Usulan Gelar Pahlawan dari Mensos, Benarkah Sudah Memenuhi Syarat?

Gebrakan di tahun 2025 dari Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) yang memasukan nama mantan Presiden Soeharto dalam daftar gelar pahlawan nasional.
Gebrakan di tahun 2025 dari Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) yang memasukan nama mantan Presiden Soeharto dalam daftar gelar pahlawan nasional.

AYOJAKARTA.COM - Gebrakan di tahun 2025 dari Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) yang memasukan nama mantan Presiden Soeharto dalam daftar gelar pahlawan nasional masih jadi sorotan dan polemik di masyarakat.

Mantan Presiden RI Soeharto yang terbukti memiliki catatan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) serta dugaan KKN ini akan disandingkan dengan Gus Dur bahkan aktivis Marsinah.

Setidaknya total 40 daftar nama tersebut akan ditindaklanjuti untuk mendapatkan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK).

Baca Juga: Heboh Fenomena Mikroplastik, Kenapa Bisa Ada di Air Hujan Jakarta? Ini Hasil Kolaborasi BRIN, BMKG, DLH, Dinkes dan BPBD DKI Jakarta

Berikut beberapa nama yang diusulkan olah kemensos Jenderal Besar H. M. Soeharto, K. H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Marsinah, K. H. Bisri Syansuri, Idrus bin Salim Al-Jufri (Guru Tua), Teuku Abdul Hamid Azwar, K. H. Abbas Abdul Jamil, Anak Agung Gede Anom Mudita, Deman Tende, Prof. Dr. Midian Sirait, K. H. Yusuf Hasim, H. M. Sanusi, H. B. Jassin, Sultan Muhammad Salahuddin, Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja, H. Ali Sastroamidjojo, dr. Kariadi, R. M. Bambang Soeprapto Dipokoesomo, Basoeki Probowinoto, Mochamad Moeffreni Moe’min, K. H. Sholeh Iskandar, Syekh Sulaiman Ar-Rasuli, Zainal Abidin Syah, Gerrit Agustinus Siwabessy, Chatib Sulaiman, Abdoel Moethalib Sangadji, Letnan Kolonel (Anumerta) Charles Choesj Taulu, Mr. Gele Harun, Letkol Moch. Sroedji, Prof. Dr. Aloei Saboe, Letjen TNI (Purn) Bambang Sugeng, Mahmud Marzuki, Marsekal TNI (Purn) R. Suryadi Suryadarma, K. H. Wasyid, Mayjen TNI (Purn) dr. Roebiono Kertopati.

Sebagai informasi pemberian gelar Pahlawan Nasional diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010 tentang Tata Cara Pemberian Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, serta pedoman dari Kementerian Sosial RI yang memiliki syarat umum dan syarat khusus.

Berikut beberapa syarat umum dan khusus untuk memberikan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK):

Baca Juga: Demo DKI Jakarta Hari Ini: 2 Lokasi Titik Demo Tolak Soeharto Diberikan Gelar Pahlawan

Syarat Umum

  • Warga Negara Indonesia (WNI) atau seseorang yang semasa hidupnya pernah berjuang untuk dan atas nama bangsa Indonesia.
  • Memiliki integritas moral dan keteladanan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
  • Berjasa luar biasa bagi bangsa dan negara di berbagai bidang (politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, ilmu pengetahuan, dll).
  • Tidak pernah melakukan tindakan tercela, seperti korupsi, pengkhianatan, atau pelanggaran hukum berat.
  • Setia dan tidak pernah mengkhianati negara dan bangsa Indonesia.
  • Meninggal dunia (gelar Pahlawan Nasional hanya diberikan secara anumerta).

Syarat Khusus (Pasal 26 PP No. 35/2010)

  • Pernah memimpin dan melakukan perjuangan bersenjata atau perjuangan politik atau perjuangan dalam bidang lain untuk kemerdekaan Indonesia.
  • Tidak menyerah kepada musuh dalam perjuangan mempertahankan dan mengisi kemerdekaan.
  • Meninggalkan karya yang bermanfaat besar bagi bangsa dan negara.
  • Menginspirasi semangat kebangsaan dan keteladanan bagi generasi penerus.

Baca Juga: bank bjb Gandeng Universitas Negeri Malang untuk Kembangkan Layanan Keuangan dan SDM Unggul

Proses Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional

  • Diusulkan oleh pemerintah daerah (bupati/wali kota/gubernur) ke Kementerian Sosial.
  • Dikaji oleh Tim Peneliti, Pengkaji, dan Penilai Gelar Pahlawan Nasional (TP2GP) tingkat daerah.
  • Diverifikasi oleh Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) di tingkat pusat.
  • Diputuskan oleh Presiden RI menjelang Hari Pahlawan (10 November).

Lantas pemberian gelar pahlawan kepada Soeharto sudah memenuhi syarat?

Kekinian, menurut Menteri Sosial Saifullah Yusuf gelar pahlawan yang diberikan kepada mantan Presiden Soeharto yang berasal dari bawah sudah memenuhi syarat.

Lebih lanjut mensos menyebutkan usulan gelar pahlawan Soeharto ini pernah disampaikan pada tahun 2010 dari Kabupaten Sragen.

Namun, saat itu belum memenuhi syarat dan tahun 2025 ini sudah memnuhi syarat.

“Setelah semua proses dan kajian dilakukan, hasilnya menyatakan nama Pak Soeharto memenuhi syarat formal. Karena itu, tetap kami usulkan ke Dewan Gelar,” ujar Gus Ipul dikutip ayojakarta.com dari YouTube KompasTV.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# syarat
# Mensos
# gelar pahlawan
# Soeharto

Berita Terkait

News Update

Pendidikan

Pemprov DKI Batasi Penggunaan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun? Pramono Anung: Jakarta Dukung Komdigi

Pemprov DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat yang membatasi akses media sosial (medsos) bagi anak di bawah usia 16 tahun

Metropolitan

DKI Tutup 2 Zona Aktif di Bantargebang, Sistem 'Open Dumping' Mulai Ditinggalkan!

Pemprov DKI Jakarta resmi memulai langkah besar untuk membenahi pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

Viral

Menerka Bayaran Hotman Paris yang Kini Tangani Kasus Febri Adriansyah, Bisa Tembus di Atas Rp200 Miliar?

Hotman Paris resmi jadi kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah terkait kasus korupsi dan TPPU. Rekam jejak honor fantastis Hotman hingga Rp200 miliar memicu spekulasi tarif di publik.

Viral

Nekat Bela Febri Adriansyah, Akun Bisnis Hotman Paris Raib!

Akun Instagram bisnis Hotman Paris Perfumery hilang usai ia menuai kritik pedas akibat membela mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Hotman mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi penipuan.

Jakarta Selatan

Tekan Sampah ke TPST Bantar Gebang, 349 Tong Biopori Jumbo Disebar di Kebayoran Lama Jaksel!

Sebanyak 349 tong biopori jumbo didistribusikan ke enam kelurahan di wilayah tersebut guna mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang.

Jakarta Utara

Upaya Atasi Kemacetan Kelapa Gading-Pulo Gadung, 111 Petugas Gabungan Tata Lahan Jalan Perintis Kemerdekaan!

Sebanyak 111 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penertiban dan penataan lahan di kawasan RW 13, Jalan Perintis Kemerdekaan

Sport

Drama VAR Warnai Final Piala Dunia 2026, Ada 4 Momen Krusial yang Bikin Argentina Protes

Piala Dunia 2026 diwarnai krisis VAR yang picu krisis FIFA. Spanyol keluar sebagai juara usai tekuk Argentina 1-0 di final penuh drama, diwarnai kartu merah Enzo dan kontroversi keputusan wasit.

News

Hotman Paris Diminta Tak Bawa Nama Presiden dalam Kasus Febrie Adriansyah, Istana: Jangan Dikait-kaitkan!

Hal ini menyusul pernyataan Hotman yang membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto dalam pembelaannya terhadap sang klien, mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

News

Siap-siap! Tarif Naturalisasi dan Lepas Status WNI Naik Mulai Agustus 2026, Cek Rincian Lengkapnya di Sini

Pemerintah resmi menetapkan penyesuaian tarif untuk berbagai layanan kewarganegaraan yang akan mulai diberlakukan pada Agustus 2026.

Sport

Badai Kritik Terjang Gianni Infantino Usai Penutupan Piala Dunia 2026, FIFA Dinilai Hanya Kejar Bisnis

Presiden FIFA Gianni Infantino hadapi krisis kredibilitas usai Piala Dunia 2026. Sorotan tiket mahal, jet pribadi, hingga sorakan publik di final hiasi kritik bisnis, meski posisi politiknya kokoh.

Jakarta Timur

Gudang Spark Sport Academy Pondok Bambu Dilalap Si Jago Merah, 25 Anak Berhasil Dievakuasi Selamat!

Kebakaran terjadi di gedung Spark Sport Academy yang berlokasi di Jalan Pahlawan Revolusi, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Senin, 20 Juli 2026

Metropolitan

Jakarta Menuju Kota Global, Pramono Anung Dorong Fasilitas Publik dan Perkantoran Wajib Punya Ruang Laktasi!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmennya untuk memperkuat fasilitas bagi ibu dan anak di ibu kota.

Jakarta Selatan

Aksi Heroik Gagalkan Penjambretan Bersajam di CFD, 4 Personel Dishub DKI Dapat Penghargaan!

Keempat petugas tersebut berhasil menggagalkan aksi penjambretan bersenjata tajam di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Sudah Ada 324, Pemprov DKI Bakal Perbanyak RPTRA! Pramono Anung: Biar Anak-anak Punya Banyak Tempat Bermain

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk terus menambah jumlah Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di seluruh wilayah ibu kota.

Gadget

Bocor di Tangan J-Hope BTS! Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Rilis 22 Juli dengan Desain Lebih Lebar

Samsung Galaxy Z Fold 8 siap rilis 22 Juli dengan desain *wide folding* lebih lebar, bahan Flex Titanium, chip Snapdragon 8 Elite, serta hadir dalam varian standar dan Ultra.

Metropolitan

Hari Anak Nasional ke 42, Pemprov DKI Siap Kaji Usulan SPARTA, Pramono Dorong Perlindungan Dimulai dari Tingkat RT

Pembentukan SPARTA ini bertujuan untuk menjadikan Jakarta sebagai provinsi pertama yang memiliki seksi perlindungan anak di setiap RT.

Metropolitan

Dinas LH DKI Siapkan Transisi Controlled Landfill untuk Wujudkan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Jakarta

Perubahan metode pengelolaan sampah ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap praktik open dumping

Bisnis

Program Sanggar Bakti BCA Siapkan Sanggar Seni Lebih Profesional dan Mandiri

BCA meluncurkan Sanggar Bakti BCA untuk memperkuat seni pertunjukan Indonesia melalui pembinaan, pendampingan, dan pengembangan sanggar.

Teknologi

5 Rekomendasi Laptop Gaming dengan Harga di Bawah Rp15 Juta yang Worth It Dibeli di Pertengahan Tahun 2026

Rekomendasi laptop gaming/kerja Rp10–15 juta pertengahan 2026 versi Jagat Review: Acer Nitro V 16, Lenovo LOQ 15, Axioo Pongo 735, ASUS Vivobook 16, dan MSI Thin 15 yang dibekali GPU RTX 3050 series.

Bisnis

Omzet Naik, Pasar Meluas! UMKM Cimahi Rasakan Manfaat Program Sertifikasi Halal BRI Peduli

UMKM di Cimahi sukses meningkatkan omzet setelah mengikuti pelatihan sertifikasi halal BRI Peduli, membuka peluang pasar lebih luas.