AYOJAKARTA.COM - Benarkah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan mulai masuk ke masyarakat Suku Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Provinsi Banten?
Badan Gizi Nasional (BGN) diketahui saat ini masih mengkaji program MBG untuk masyarakat Suku Badui.
Hal ini disampaikan oleh Koordinator BGN Wilayah Kabupaten Lebak, Asep Royani.
Baca Juga: Munas MUI Tetapkan 5 Fatwa: Bumi dan Bangunan hingga Sembako Tak Layak Dikenakan Pajak Berulang
"Harus dipelajari supaya pendistribuan MBG tidak menentukan kendala," dikutip ayojakarta.com dari KompasTV.
Pengkajian ini dilakukan untuk mengetahui kondisi topografi dari pemukiman Suku Badui.
Terlebih masyarakat Badui diketahui kebanyakan berada di kebun atau ladang pada siang hari untuk melakukan kegiatan bercocok tanam.
Oleh karena hal tersebut, program MBG di Suku Badui harus memiliki kajian khusus agar tepat sasaran.
Baca Juga: PNM Diakui sebagai Penggerak Keuangan Inklusif dan Juara ESG Community Empowerment
Respons Kepala Desa Kanekes Kabupaten Lebak
Dikutip ayojakarta.com dari berbagai sumber, Jaro Oom selaku Kepala Desa Kanekes Kabupaten Lebak, Jaro Oom menyebutkan masyarakat Badui dapat menerima program MBG jika tidak bertentangan dengan adat setempat.
Namun, jika sebaliknya maka masyarakat Badui akan menolak terlebih anak-anak di Suku Badui tidak ada yang sekolah.***
Share this article
Benarkah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan mulai masuk ke masyarakat Suku Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Provinsi Banten?