AYOJAKARTA.COM - Presiden Prabowo Subianto ternyata berencana untuk menanam 2 juta hektar aren yang bisa digunakan sebagai bahan baku bahan bakar Bioetanol Aren, yang disebut sebagai pesaing BOBIBOS.
Rencana ini disampaikan oleh Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni.
Raja mengatakan jika menanam 1,1 juta hektar saja diperkirakan bisa memproduksi 26 juta kiloliter Bioetanol.
"Itu sama dengan impor BBM kita sebesar 26 juta kiloliter. Dan itu harganya sekitar Rp 300 triliun," ujar Raja.
Ia mengatakan jika rencana Prabowo ini kira-kira membutuhkan biaya sebesar Rp120 triliun.
Seperti diketahui, Bioetanol Aren ini sekarang sedang dikembangkan oleh Pertamina NRE.
Bahkan Kemenhut telah meresmikan pilot project Bioetanol, di Garut, Jawa Barat, Rabu (19/11).
Kemenhut juga telah membentuk tim kerja percepatan pengembangan aren dalam mendukung swasembada pangan dan energi nasional melalui Keputusan Menteri Kehutanan Republik Indonesia nomor 440 tahun 2025.
Baca Juga: TOK! 888 Ribu Murid TK akan Mendapat Bantuan PIP Mulai Tahun Depan, Segini Nominalnya
Raja mengatakan jika pengembangan Bioetanol Aren ini mendukung asta cita Presiden Prabowo dalam membangun swasembada pangan dan sekaligus mendorong kemandirian atau swasembada energi nasional.
Pemanfaatan aren ini bisa menghasilkan kapasitas produksi sekitar 300 liter bioetanol per hari dan 300 – 500 kilogram gula aren per hari.
Dengan adanya proyek ini, diharapkan bisa menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya petani aren, dan berpotensi diperluas di wilayah aren yang memiliki potensi aren.***

Share this article
Prabowo Subianto akan menanam 2 juta hektar aren sebagai bahan baku BBM Bioetanol, butuh biaya fantastis.