Tragedi Kematian Jurnalis Rico Sampurna Pasaribu: Tangis Kesaksian Anak Sulung di Sidang Uji UU Peradilan Militer

Eva Meliani Pasaribu menjadi saksi dalam sidang permohonan uji materiil Undang-Undang tetang Peradilan Militer di MK RI pada Rabu, 14 Januari 2026 (Sumber: YouTube MK RI | Foto: YouTube MK RI)
Eva Meliani Pasaribu menjadi saksi dalam sidang permohonan uji materiil Undang-Undang tetang Peradilan Militer di MK RI pada Rabu, 14 Januari 2026 (Sumber: YouTube MK RI | Foto: YouTube MK RI)

AYOJAKARTA.COM- Menolak lupa, kasus kematian jurnalis media online Tribrata TV di Medan Rico Sampurna Pasaribu yang tewas bersama istri dan anaknya pada 27 Juni 2024 lalu.

Kejadian tersebut diketahui terjadi di Jalan Nabung Surbakti, Kecamatan Kabanjade, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Pada hari itu rumah Rico tiba-tiba terbakar dan semua penghuni tewas yakni Ricu, sang istri, anak usia 12 tahun dan cucu berusia 3 thn.

Baca Juga: Putusan Vonis Laras Faizati Masa Percobaan 6 Bulan, Hakim Perintah Segera Dibebaskan!

Penyelidikan awal menunjukan bahwa kasus pembakaran ini disengaja dan bukan kecelakaan.

Kekinian, anak sulung dari Rico yakni Eva Meliani Pasaribu diketahui menjadi saksi dalam sidang permohonan uji materiil Undang-Undang tentang Peradilan Militer.

Dalam kesaksiannya yang disiarkan secara online di YouTube Mahkamah Konstitusi RI, Eva menceritakan bagaimana sosok sang ayah yang berani mengungkap bisnis ju*i yang diduga didalangi oleh naggota Tentara Nasional Indonesia (TNI).

"Tidak hanya ayah, ibu, adik dan anak saya juga ikut tewas dalam kejadian tersebut, yang dimana peristiwa tersebut kuat dugaan saya dikarenakan pemberitaan ayah saya selaku jurnalis, dan sekarang majelis saya tinggal sebatang kara," ujar Eva menahan tangis.

"Saya meyakini berdasarkan bukti-bukti dan pemeriksaan pihak kepolisian, bahka peristiwa ini terjadi karena ayah saya memberitakan bisnis judi yang diduga dibekingi oknum TNI. Ayah saya secara berturut-turut memberitakan isu tersebut pada tanggal 21,22 dan 23 Juni 2024 serta pada tanggal 26 Juni 2024 satu hari sebelum pembakaran terjadi," lanjutnya.

Baca Juga: ISMN Meet Up Semarang 2026 Ciptakan Ekosistem Kolaborasi Media Digital Terkini

"Dalam pemeriksaan dan bukti-bukti terungkap bahwa ayah saya ditangi oleh Koptu Herman Bukit yang meminta agar saya menurunkan atau men-takedown terkait bisnis judi, dan ayah saya merasa terancam dan akan meminta perlindungan ke Polda Sumut, ayah saya mengirimkan pesan bahwa ia sangat terancam oleh Iptu Herman Bukit dan pesan itu pun disampaikan ke Kasatreskrim Polres Tanah Karo," pungkasnya.

Eva pun menceritakan bagaimana ia mencari keadilan dari kasus yang menimpa keluarganya dengan mengikuti segala prosedur, namun berakhir nihil.

Eva menyoroti perbedaan pelakukan hukum antara pelaku sipil dan pelaku unsur militer.

"Perbedaan perlakuan antara pelaku sipil dan unsur militer, sangat terlihat dari awal perkara, para pelaku sipil ditangkap dengan cepat, ditahan, siperiksa secara terbuka, dan proses persidangan berjalan dengan penuh akses publik penuh, sebaliknya proses terhadap Kptu Herman Bukit berlangsung tertutup, bahkan minim informasi dan tidak melibatkan mekanisme pengawasan ayng memungkinkan keluarga korban atau masyarakat sipil melakukan pemantauan," lanjutnya.

Baca Juga: Sempat Lakukan Kunjungan Pertama sebagai Presiden ke IKN, Prabowo Berikan Catatan Progres Pembangunan? Begini...

"Saya memohon kepada yang mulia agar keadilan tidak padam seperti api yang telah merenggut nyawa keluarga saya, saya memohon agar tidak ada lagi wartawan seperti ayah saya yang dibungkam, sementara aktor intelektual masih bebas karena berseragam," akhir kata Eva dengan tangisan di sidang uji UU TNI.

Sebagai informasi Mahkamah Konstitusi RI menggelar sidang pemeriksaan pendahuluan atas permohonan uji materiil UU Nomor 31 Tahun 1997 tentang peradilan Militer dalam perkara 260/PUU-XXIII/2025 yang diajukan oleh Lenny Damanik dan Eva Meliani Pasaribu pada Kamis, 8 Januari 2026.

Lenny sendiri merupakan ibu korban MHS (15) yang harus tewas ditangan oknum anggota TNI AD berpangkat Sersan Satu (Sertu) Riza Pahlivi di Medan, Sumatera Utara pada 24 Mei 2024.

Keduanya memohon agar frasa "mengadili tindak pidana" dalam Pasal 9 angka 1 UU Nomor 31 Tahun 1997 tidak memiliki kekuatan hukum mengikat, sehingga tindak pidana yang dilakukan prajurit TNI dapat diperiksa di peradilan umum sesuai dengan Pasal 65 ayat (2) Undang-Undang TNI.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Rico Sampurna Pasaribu
# Eva Meliani Pasaribu
# uji materiil
# Undang-Undang tentang Peradilan Militer

Berita Terkait

News Update

Metropolitan

Pramono Siap Bela, Ramai Viral Satpam Bundaran HI Tegur Sopir Alphard Terobos Lampu Merah hingga Disuruh Sujud Minta Maaf

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara tegas memberikan dukungannya kepada seorang petugas keamanan (satpam) yang baru-baru ini viral karena menegur sopir mobil Alphard di kawasan Bundaran Hotel

Jakarta Selatan

Pramono Anung Beri Solusi untuk Percepat Perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang Ambruk

Gubernur Pramono Anung percepat perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang ambruk sejak 2024. Pemprov DKI siapkan skema dana CSR/KLB dan percepat perencanaan agar siswa tak lagi menumpang.

Jakarta Selatan

Hampir 2 Tahun Menumpang Sekolah, Ratusan Siswa SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Terpaksa Harus Masuk Siang

Hampir dua tahun gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 09 ambruk dan terbengkalai. Ratusan siswa terpaksa menumpang belajar siang hari. Gubernur Pramono Anung janji percepat perbaikan usai viral.

Bisnis

BNI Tegaskan Tak Pernah Minta Siswa Sakit Datang Pakai Ambulans ke Bank

BNI buka suara soal video viral siswa naik ambulans ke bank di Lubuk Pakam! BNI tegaskan tak pernah minta nasabah hadir. Cek faktanya!

Gadget

Mengenal Baterai Silicon Carbon, Teknologi Canggih yang Dipakai Samsung Galaxy Z Fold 8 Series

Samsung adopsi baterai Silicon Carbon di Galaxy Z Fold 8 Series & Watch Ultra 2. Teknologi ini buat bodi lebih tipis (4,1 mm), daya lebih besar (5.000 mAh), charging 45W, dan video tahan 27 jam.

Gadget

Samsung Galaxy Z Fold 8 Series, HP Lipat Terbaik 2026

Samsung merilis Z Fold 8 (221g, layar landscape) dan Z Fold 8 Ultra (8 inci, kamera 200 MP). Keduanya bawa Snapdragon 8 Elite Gen 5, baterai Silicon Carbon 45W, serta update Android hingga 7 tahun.

Metropolitan

Rano Karno Resmikan Bus Open Top Tour Jakarta Batavia, CEK Tarif dan Rutenya!

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, secara resmi meluncurkan operasional bus Transjakarta Open Top Tour rute Jakarta Batavia di Jalan Kali Besar Barat, Tambora, Jakarta Barat, Kamis, 23 Juli 2026.

Metropolitan

Peringati Hari Anak Nasional, PT TransJakarta Gelar Acara Tahunan 'Merakids 2026' Kenaikan Budaya Bertransportasi Publik

Dalam rangka memperingati Hari Anak NNasional, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menggelar program tahunan bertajuk 'Merakids 2026: Bermain, Belajar, dan Berpetualang' pada Kamis, 23 Juli 2026.

Nasional

BRI Peduli Dorong Semangat Belajar Anak Indonesia Melalui Program Ini Sekolahku

BRI Peduli memperingati Hari Anak Nasional 2026 dengan kelas inspirasi dan penguatan Program Ini Sekolahku di enam sekolah.

Ekonomi

Siapa Saja Pemegang Saham Utama di Balik Kredivo Group?

Kredivo dikuasai FPL Capital (85%) dan PT Wanteg Selaras Alam (15%). Didirikan Akshay Bhargava dan dipimpin Dirut Umang Rustagi, aset Kredivo tembus Rp1,49 T dengan ekuitas Rp414,49 M di akhir 2025.

News

Targetkan 35.624 KDKMP di Akhir Tahun 2026, Zulhas: Skema Penyaluran Bansos Melalui Kopdes Merah Putih

Instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto, skema penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Ekonomi

Kredivo Temui OJK Usai DC Ketahuan Lecehkan Nasabah

Kredivo investigasi dugaan pelecehan oleh oknum debt collector mitra (PT Danakirti Arta Kirana). Hasilnya resmi dilaporkan ke OJK pada 23 Juli 2026 demi pastikan penagihan tegas dan sesuai aturan.

News

Sudah Tahu? Ada Rentetan Aksi Unjuk Rasa Berjilid Sejak 20 Juli 2026 di DKI Jakarta: Tuntutan MBG hingga Usut Tuntas Kasus Febrie Adriansyah!

Tak banyak diliput oleh media namun ramai di media sosial, sejumlah titik di wilayah Jakarta diwarnai oleh gelombang aksi unjuk rasa sejak Senin, 20 Juli 2026.

Jakarta Selatan

SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Roboh, Walkot Jaksel Syafrin Liputo Pastikan KBM Tetap Berjalan!

Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, memastikan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi peserta didik di SDN Kebayoran Lama Selatan 09 tetap berjalan dengan baik pasca insiden robohnya bangu

News

2 Aksi Demo Jakarta Hari Ini, Polisi Kerahkan 900 Personel hingga Rekayasa Lalu Lintas Situasional!

Sebanyak 900 personel gabungan disiagakan guna mengawal aksi demonstrasi yang akan berlangsung di dua titik wilayah Jakarta Pusat pada hari ini, Kamis, 23 Juli 2026.

Bekasi

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Terhadap SPBU 34.176.06 Bekasi Diduga Layani Pelangsir

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Terhadap SPBU 34.176.06 Bekasi Diduga Layani Pelangsir

Jakarta Pusat

2 Aksi Demo Jakarta Hari Ini: Mahasiswa hingga Ojol di 2 Titik Berbeda Gambir dan Kawasan DPR RI!

Setidaknya dua aksi unjuk rasa besar yang digelar oleh aliansi mahasiswa dan massa ojek online (ojol) di sejumlah titik di Jakarta Pusat, pada Kamis, 23 Juli 2026.

Metropolitan

Pipa Sempat Bocor, PAM Jaya Pastikan Layanan Air Bersih di Jalan Simatupang Berfungsi Kembali!

Layanan air bersih untuk warga di wilayah terdampak kebocoran pipa di Jalan TB Simatupang kini telah kembali pulih.

Bekasi

Mendukung Wajah Baru TPST Bantargebang, Saatnya Warga Jakarta Pilah Sampah dari Dapur

Pemprov DKI beralih ke controlled landfill di Bantargebang dengan pasang geomembran cegah air lindi. Target bebas open dumping 2029 ini butuh pemilahan sampah organik dari rumah tangga.

Bisnis

Cegah Bahaya Pemukiman Padat, Pertamina Patra Niaga Regional JBB Bangun Budaya Sadar Bencana di Tangerang

Pertamina Patra Niaga Regional JBB luncurkan SAHABAT SIAGA di Tangerang! Warga Mekarsari dilatih simulasi kebakaran dan gempa.