AYOJAKARTA.COM - Bahan bakar BOBIBOS kembali menjadi sorotan di awal tahun 2026.
Sebelumnya, BOBIBOS telah mengumumkan kerja sama strategis dengan Timor Leste serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
BOBIBOS menyatakan pihaknya bersama Dedi akan membangun pabrik di kawasan Lembur Pakuan, Jawa Barat, sebagai bagian dari ekspansi bisnis dan penguatan industri bahan bakar dari jerami ini.
Selain itu, BOBIBOS juga sudah mengumumkan kerja sama dengan Timor Leste bahkan keduanya telah menandatangani MoU.
Bahkan dalam kerja sama ini disebutkan bahwa Timor Leste telah mengalokasi 25 ribu hektare lahan jerami dan penyiapan regulasi khusus untuk memuluskan produksi.
BOBIBOS juga sempat menyatakan bahwa kerja sama ini ditargetkan meluncur pada Februari 2026
Pabrik di Timor Leste pun sempat diunggah di akun Instagram @bobibos_.
Dalam unggahan tersebut, tampak kondisi pabrik yang sudah siap digunakan karena dilengkap dengan mesin-mesin produksi jerami yang akan diolah menjadi bahan bakar bensin dan solar.
Namun, hingga kini, perkembangan dari rencana besar tersebut belum menunjukkan progres yang jelas.
Berdasarkan penelusuran di akun Instagramnya, BOBIBOS seakan menghilang tanpa memberika kabar terbaru terkait rencana mereka.
Belum ada laporan resmi mengenai dimulainya pembangunan pabrik di Lembur Pakuan maupun tindak lanjut konkret dari kerja sama lintas negara dengan Timor Leste.
Kondisi ini tentunya memunculkan pertanyaan publik terkait kelanjutan proyek yang sebelumnya diklaim akan memberikan dampak ekonomi dan penyerapan tenaga kerja serta energi baru terbarukan.
Saat pertama kali diumumkan, kerja sama BOBIBOS dengan Timor Leste disebut-sebut sebagai langkah strategis untuk memperluas pasar dan memperkuat hubungan ekonomi regional.
Baca Juga: Bagaimana Nasib Bobibos di Awal Tahun 2026? Intip Kabar Terbarunya
Sementara keterlibatan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dipandang sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap investasi dan pengembangan industri di wilayahnya.
Meski demikian, hingga awal tahun 2026 berjalan, belum ada keterangan resmi lanjutan dari pihak BOBIBOS terkait tahapan realisasi proyek tersebut.
Terakhir, Dedi mengatakan bahwa kerja samanya dengan BOBIBOS masih terus berlanjut.
Dedi mengatakan pihaknya kini tengah membangun pabrik yang nantinya akan segera digunakan untuk produksi BOBIBOS.
Publik pun saat ini tengah menunggu proses dan kerja nyata BOBIBOS untuk segera memproduksi bahan bakar jerami yang diklaim setara dengan RON 98 dan ramah lingkungan ini.***

Share this article
Hingga kini BOBIBOS belum memberikan informasi perkembangan produksi bahan bakar yang telah bekerja sama dengan Timor Leste atau pun Dedi Mulyadi.