AYOJAKARTA.COM - Sebagai upaya antisipasi penyebaran virus Nipah, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten diketahui meningkatkan pengawasan.
Peningkatan pengawasan ini dilakukan melalui sistem pengawasan kesehatan.
Naning Nigrahini selaku Kepala BBKK Bandara Soetta, menyebutkan bahwa pihaknya sudah memperketat skrining kepada para pendatang sejak lama.
Baca Juga: BPBD DKI Jakarta Imbau Potensi Banjir, 5 Pintu Air SDA Status Waspada
Lebih lanjut Naning menyebutkan bahwa di sistem kesehatan yang ada di Bandara Soetta memiliki deklarasi kesehatan yang harus diisi oleh para pelaku perjalanan.
"Di sistem kita ada deklarasi kesehatan, jadi pelaku perjalanan sebelum tiba di Indonesia diminta isi status kesehatan," pungkasnya dikutip ayojakarta.com dari berbagai sumber pada Kamis, 29 Januari 2026.
Selain itu pihak BBK Bandara Soetta memiliki riwayat penerbangan dari setiap maskapai.
Sehingga maskapai yang memiliki perjalanan dengan kasus gejala virus Nipah, wajib mengikuti pedoman kesehatan yang berlaku.
"Sampai hari ini dari pantauan kami belum menemukan orang yang mempunyai tanda dan gejala virus," pungkasnya.
Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta akan Bangun 3 JPO Ramah Disabilitas, Ini Lokasinya
Virus Nipah
Virus Nipah (NiV) adalah virus zoonosis (menular dari hewan ke manusia) yang termasuk keluarga Paramyxoviridae. Virus ini pertama kali ditemukan pada tahun 1998–1999 di Malaysia.
Cara Penularan Virus Nipah dapat menular melalui:
Kontak langsung dengan hewan terinfeksi, terutama kelelawar buah dan babi.
Mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi air liur atau urin kelelawar, seperti nira/tuak mentah.
Penularan antar manusia melalui kontak erat dengan penderita, cairan tubuh, atau perawatan medis tanpa APD yang memadai.
Gejala Infeksi
Gejala awal dari penyebaran virus Nipah yang banyak terjadi kepada para pasien ialah:
Demam tinggi
Sakit kepala
Nyeri otot
Mual dan muntah
Virus Nipah memiliki angka kematian tinggi, berkisar antara 40–75 persen, tergantung wabah dan kualitas penanganan medis.
Hingga saat ini belum ada obat atau vaksin khusus untuk virus Nipah.***
Share this article
Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten diketahui meningkatkan pengawasan.