AYOJAKARTA.COM - Nama dr Piprim Basarah Yanuarso mendadak menjadi sorotan publik setelah diberhentikan dari tugasnya di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
Pemberhentian tersebut disebut berkaitan dengan penolakan mutasi yang menjadi bagian dari kebijakan manajemen.
Dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya @dr.piprim, Piprim mengaku bahwa dirinya telah dipecat oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
"Akhirnya saya dipecat oleh Pak Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin," ujarnya dalam video tersebut.
Ia menyampaikan permintaan maaf kepada para pasien dan peserta didiknya karena tak bisa lagi mendampingi mereka.
"Kepada seluruh pasien-pasien saya khususnya RSCM, murid-murid saya, mahasiswa saya, residen, calon dokter anak, dan fellow calon konsultan jantung anak, saya mohon maaf sebesar-besarnya karena saya tidak lagi bisa mendampingi kalian-kalian dalam menempuh pendidikan kalian," tambahnya.
Ia lantas mengungkap alasan mengapa dirinya sampai dipecat.
"Dan karena saya menolak mutasi yang tidak sesuai dengan asas meritokrasi terhadap mutasi seorang ASN, kemudian saya dipecat oleh Bapak Menteri Kesehatan," terusnya.
Rencanaya, Piprim akan dimutasi dari RSCM ke RS Fatmawati.
Baca Juga: Pramono Minta Sekolah di Jakarta Diajarkan Budaya Betawi, Siap Terbitkan Buku Khusus 'Batavian'
Ia juga sempat mengkritik kolegium bentukan Menkes yang tidak independen, dan akhirnya Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan bahwa kolegium harus independen.
“Kami pada saat itu memperjuangkan independensi kolegium dan menolak kolegium itu ada di bawah Menteri Kesehatan. Perjuangan IDAI inilah yang kemudian ternyata dibenarkan oleh amar keputusan Mahkamah Konstitusi,” katanya.
Isu tersebut pun memantik perhatian luas, terutama dari kalangan tenaga medis dan orang tua pasien.
Lantas seperti apa sosok dr Piprim Basarah Yanuarso ini?
Baca Juga: Amati Hilal di 37 Titik, Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadan 2026 Digelar Kemenang Besok
Piprim merupakan Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia atau IDAI yang memiliki nama lengkap dr Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, Subsp.Kardio(K).
Piprim dikenal sebagai dokter spesialis anak konsultan kardiologi anak, dengan fokus penanganan penyakit jantung pada bayi, anak, hingga remaja.
Ia sangat aktif dalam menyuarakan berbagai isu kesehatan anak, termasuk soal tata kelola kolegium ilmu kesehatan anak.
Dokter yang lahir pada 15 Januari 1967, telah meniti karier panjang di dunia medis.
Sekitar 20 tahun, ia praktik di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, yang merupakan rumah sakit rujukan nasional.
Keahliannya yang meliputi diagnosis dan penanganan kelainan jantung bawaan maupun gangguan jantung yang didapat pada anak tentunya tak perlu diragukan lagi.
Soal pendidikan, dr Piprim menempuh subspesialis kardiologi anak di Institusi Jantung Negara, Malaysia, dan menyelesaikannya pada 2007.
Mendapat gelar Subsp.Kardio(K) semakin menegaskan kompetensinya sebagai konsultan jantung anak.
Piprim juga tercatat sebagai dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI).
Pada Mei 2025, ia meraih gelar doktor (Dr.) dalam bidang Ilmu Kedokteran dari Universitas Indonesia.***

Share this article
Dipecat Menkes, Piprim menyampaikan permintaan maaf kepada para pasien dan peserta didiknya karena tak bisa lagi mendampingi mereka.