Fakta-fakta Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras: Kegiatan Terakhir Sebelum Kejadian hingga Desakan Usut Tuntas Pelaku

Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Andrie Yunus (Sumber: amnesty.id)
Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Andrie Yunus (Sumber: amnesty.id)

AYOJAKARTA.COM - Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal, Kamis (12/3) malam.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Salemba I, Jakarta Pusat.

Peristiwa yang dialami Andrie ini tentu memicu kecaman luas dari berbagai kalangan serta desakan agar aparat penegak hukum segera mengusut tuntas pelaku dan motif di balik serangan tersebut.

Serangan ini menambah daftar panjang kekerasan terhadap aktivis dan pembela HAM di Indonesia.

Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Resmi Salurkan Bansos KAJ, KLJ, dan KPDJ Bulan Maret 2026 kepada 208.517 Penerima, Ini Rinciannya

Berikut adalah fakta-fakta terkait peristiwa penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus:

1. Diserang saat berkendara

Melalui rekaman CCTV yang beredar di media sosial, peristiwa terjadi pada Kamis malam sekitar pukul 23.37 WIB di kawasan Salemba, Jakarta Pusat.

Andrie Yunus tengah mengendarai sepeda motor ketika dua orang diduga pelaku juga menggunakan motor mendekatinya dari arah berlawanan.

Salah satu pelaku menyiramkan cairan yang diduga air keras ke arah korban.

Serangan itu lantas mengenai sejumlah bagian tubuh korban, termasuk wajah, tangan, dada, serta area mata.

Baca Juga: Punya Peran Penting Bagi Perjalanan Ibu Kota, Ini Daftar Objek Cagar Budaya Tahun 2025 di DKI Jakarta yang Semakin Bertambah

Akibatnya, korban langsung berteriak kesakitan dan terjatuh dari motornya.

Andrie disebut mengalami luka bakar yang dialami mencapai sekitar 24 persen pada beberapa bagian tubuh dan kini sedang dalam penanganan medis.

2. Kegiatan Terakhir Andrie Yunus Sebelum Kejadian

Sebelum peristiwa itu terjadi, Andrie diketahui telah menghadiri sebuah acara di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

Malam itu, Andrie baru saja menyelesaikan podcast di Kanto YKBHI bertajuk 'Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia'.

Baca Juga: Satpol PP DKI Siagakan 1.790 Personel per Hari untuk Amankan Libur Nyepi dan Lebaran 2026

3. Kejanggalan Sebelum Kejadian

Andrie diduga sudah diintai oleh orang tidak dikenal beberapa hari sebelum kejadian.

Hal ini disampaikan oleh Ketua YLBHI, Muhammad Isnur.

Isnur mengatakan pihaknya menemukan indikasi bahwa aktivitas Andrie telah dipantau oleh pihak-pihak tertentu dalam beberapa hari terakhir.

Bahkan, Isnur menyebut bahwa pihaknya memiliki bukti-bukti ketika Andrie diintai dari rumahnya, dari messnya, hingga tempat-tempat yang dikunjungi.

Baca Juga: Pastikan DKI Jakarta Bersih saat Masa Libur Lebaran, Dinas LH Siagakan 2.859 Petugas Kebersihan

4. Munculnya Pria Berkepala Plontos di Lokasi Kejadian

Seorang pria berkepala plontos terlihat di lokasi kejadian penyiraman air panas Andrie Yunus.

Pria itu muncul setelah kejadian tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Kordinator Badan Pekerja KontraS, Dimas Bagus Arya.

Dimas mengatakan bahwa Andrie sempat menceritakan ketika ia disiram air keras, lalu menjatuhkan diri dan ada warga yang menolong.

Baca Juga: Berani Coba Hal Baru, Wanita di Merauke Berhasil Perbaiki Ekonomi Keluarga Lewat Agen BRILink

Namun, anehnya pria plontos tersebut bertanya Ini dari KontraS ya, ini dari LBH ya?'.

Hingga kini, pihak YLBHI masih mencari tahu siapa sosok pria plontos tersebut.

5. Desakan untuk Usut Tuntas Pelaku Penyiraman Air Panas kepada Andrie Yunus

YLBHI mendesak pihak kepolisian untuk megungkap pelaku dan dalang di balik penyiraman air keras terhadap Andrie.

Desakan ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum YLBHI Muhammad Isnur dalam konferensi pers, Jumat (13/3/2026).

Dalam pernyataannya, Isnur mengatakan bahwa Andrie adalah aktivis dan pejuang pembela hak asasi manusia (HAM), yang konsisten berada di garis depan dalam berbagai advokasi.

Ia menilai bahwa serangan terhadap Andrie ini bukan hanya menyasar individu, melainkan juga serangan terhadap masyarakat sipil yang sedang memperjuangkan hak asasi manusianya.

Oleh sebab itu, Isnur mendesak kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap Andrie.

Baca Juga: Dinas LH DKI Jakarta Imbau Warga Bantu TPST Bantargebang dengan Kurangi Sampah dari Sumber

Menurutnya, Polri harusnya tidak kesulitan dalam menemukan dan menangkap pelaku serta mengungkap kasus ini.

Desakan juga datang dari Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra.

Yusril mendesak agar kepolisian mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Kontras, Andrie Yunus.

Menurutnya, pola serangan ini mengindikasikan adanya perencanaan yang terorganisasi.

Sehingga kepolisian tidak boleh berhenti pada tingkat pelaku di lapangan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# air keras
# Andrie Yunus

Berita Terkait

News Update

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.

Jakarta Pusat

PAM Jaya Gerak Cepat Tangani Pipa Bocor Imbas Proyek JSDP, Suplai Air Dipastikan Tetap Mengalir

Dirut PAM Jaya mengatakan kebocoran bermula saat kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.