Reza Indragiri Sebut Kesimpulan Kasus Vina Cirebon Akan Berbeda Jika Bukti Ini Dibuka di Ruang Sidang, Apa Itu?

Pakar Psikologi Forensik, Reza Indragiri Buka Suara Soal Kasus Vina Cirebon
Pakar Psikologi Forensik, Reza Indragiri Buka Suara Soal Kasus Vina Cirebon

AYOJAKARTA.COM - Kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon masih menimbulkan tanda tanya.

Terbaru, sidang Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan mantan terpidana Saka Tatal Bin Bagja dalam kasus kematian Vina Dewi Arsita dan Muhammad Rizky atau Eky, dilaksanakan di Pengadilan Negeri (PN) Cirebon pada Rabu, 24 Juli 2024.

Pada persidangan tersebut, tim penasihat hukum mengajukan sekurangnya delapan bukti baru atau novum.

Mereka mengklaim bahwa bukti-bukti tersebut belum pernah disajikan dalam persidangan sebelumnya.

Baca Juga: Reza Indragiri Sebut Ada Bukti Penting Kasus Vina yang Belum Dibuka: Saya Yakin Pasti Ada

Tim penasihat hukum berharap novum ini dapat mengungkap fakta baru dalam kasus tersebut sehingga hakim dapat memutuskan berbeda dari amar putusan Hakim PT Bandung yang sebelumnya memvonis Saka Tatal bersalah dan menjatuhkan hukuman delapan tahun penjara.

Peristiwa yang terjadi pada tahun 2016 silam tersebut membutuhkan bukti-bukti yang kuat untuk mengungkap kebenaran.

Pakar Psikologi Forensik, Reza Indragiri mengatakan bukti komunikasi elektronik para tersangka dan korban yakni Vina dan Eky sangat diperlukan untuk mengungkap kasus ini.

“Tadi saya katakan bukti komunikasi elektronik bukan gawai yang saya tagih sekarang itu bukan gawai tapi bukti komunikasi elektroniknya. Firasat saya mengatakan hasil disedot itu isi dari gawai tersebut terangkailah sekian banyak percakapan di dalamnya, itu yang saya butuhkan sebetulnya, yang saya cari yang saya harapkan”, ucap Reza Indragiri dikutip Ayojakarta.com dari YouTube tvOneNews, Kamis 27 Juli 2024.

“Bukan hanya bukti komunikasi elektronik para tersangka yang sekarang sudah berstatus sebagai terpidana tapi juga bukti komunikasi elektronik kedua korban”, sambungnya.

Baca Juga: Susno Duadji dan Reza Indragiri Didapuk Jadi Saksi Ahli di Sidang PK Saka Tatal, Kuasa Hukum: Ini Luar Biasa

Reza mengatakan saat ini yang menjadi pertanyaan adalah apakah benar setelah pukul 22.00 tak ada komunikasi apapun yang dilakukan korban.

Jika, setelah pukul 22.00 masih terdapat komunikasi maka semua rekonstruksi tak berlaku lagi atau runtuh semua.

“Di dalam kasus hukum ini kan disebut-sebut bahwa kedua korban ditemukan maaf jasadnya di jembatan pada jam 22.00. Pertanyaan saya, apakah benar setelah jam 22.00 praktis tidak ada komunikasi apapun yang dilakukan oleh kedua korban?" tanyanya.

"Jangan-jangan kalau dibuka akan tampak itu bahwa pasca jam 22.00 boleh jadi kedua korban masih dalam kondisi hidup. Nah kalau kedua korban masih hidup dalam waktu pasca jam 22.00, maka seluruh konstruksi kasus hukum ini runtuh dengan sendirinya”, lanjutnya.

Baca Juga: Usai Pegi Setiawan Bebas, Saksi Kunci Aep Menghilang, Begini Kata Reza Indagiri

Pakar Psikologi Forensik tersebut menyampaikan sangat berharap kepada Mabes Polri untuk menindaklanjuti perkataan Kapolri terkait pernyataan autokritik bahwa kerja 2016 tidak taat scientific.

“Saya berharap betul bukan pada Polda Jabar, terus terang dengan segala kerendahan hati, saya berharap pada Mabes Polri tindaklanjuti perkataan Pak Kapolri terkait testimoni autokritik bahwa 2016 tidak taat scientific," kata Reza.

Ia juga berharap bahwa bukti komunikasi elektronik para tersangka dan kedua korban dibawa dan dibuka ke ruang hukum.

Baca Juga: Saksi Aep Menghilang Usai Pegi Setiawan Bebas, Reza Indragiri: Kita Patut Menaruh Kecurigaan

Reza juga mengatakan jika bukti tersebut dibawa ke ruang hukum, profesionalitas Polri selaku penegak hukum akan terukur secara objektif.

“Cobalah cari, buka dan bawa ke ruang hukum bukti komunikasi elektronik para tersangka dan kedua korban”, ujarnya.

“Profesionalitas Polri selaku penegak hukum, saya pikir juga akan terukur secara objektif seandainya mereka punya kerendahan hati untuk mencari bukti komunikasi elektronik itu untuk kemudian sekali lagi membawanya ke ruang hukum”, sambungnya.

Reza juga menegaskan dengan dibukanya komunikasi elektronik tersebut kesimpulan terhadap kasus pembunuhan Vina akan berbeda dan tersangka akan bebas.

“Siapa tahu kalau bukti komunikasi elektronik itu dibuka bahkan oleh Mabes Polri, simpulan kita tentang kasus Cirebon 2016 akan berbalik arah. Nasib para terpidana juga akan berbalik 180 derajat dari status terpidana menjadi orang bebas merdeka”, tutupnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Pakar Psikologi Forensik
# Reza Indragiri
# Mabes polri
# Saka Tatal
# Vina
# Polda Jabar
# Cirebon
# Eky
# PK

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.