AYOJAKARTA.COM -- Pernyataan Pengamat Militer dan Intelijen Connie Rahakundni soal rencana Jokowi terhadap Prabowo, masih menjadi sorotan.
Dalam acara diskusi Mimbar Keprihatinan Bangsa yang dilangsungkan pada 9 Februari lalu, Connie Rahakundini sempat menyebut soal pertemuannya dengan Rosan Roeslani.
Di hadapan Roslan Roeslani, Connie Rahakundini mengaku sempat mendapat tawaran untuk bergabung sebagai pendukung paslon Prabowo-Gibran.
Baca Juga: Merasa Tidak Pernah Minta Jabatan Apapun pada Rosan Roeslani, Connie Bakrie: Saya Ditawari
Meski mendapat sejumlah tawaran menggiurkan, Connie mengaku tidak ingin menjadi bagian dari Prabowo yang dianggapnya merupakan alat kekuasaan Jokowi.
Selain itu, Connie juga mengaku kuatir dengan rentang usia kepemimpinan Prabowo jika kemudian terpilih sebagai presiden.
Menyikapi pernyataan yang disampaikan Connie di hadapan sejumlah purnawirawan militer, Rosan Roeslani memberikan sanggahan.
Menurut mantan Dubes Indonesia yang pernah berkantor di Amerika Serikat tersebut, pernyataan Connie merupakan sebuah fitnah.
Melalui keterangan pers yang disampaikan pada 11 Februari 2024 lalu, Rosan justru mengungkap perkara lain dibalik pertemuan tersebut.
Menurut Rosan, inti dari percakapannya dengan Connie Rahakundini tidak lain karena meminta dijadikan sebagai Wakil Menteri Luar Negeri.
Menyikapi permintaan tersebut, Roslan mengaku tidak memiliki wewenang dan mempersilakan Connie untuk berbicara langsung kepada Prabowo Subianto.
Baca Juga: Rosan Roeslani Bicara Berdua dengan Connie Bakrie, Ada Permintaan Jabatan?
“Saya bilang itu bukan domain saya, tapi kalau Ibu bekerja ikut Pak Prabowo, mungkin ada penilaian lain karena itu hak prerogatif Pak Prabowo,” terang Rosan dalam siaran pers.
Lebih lanjut Rosan yang kini menjabat sebagai Ketua TKN Prabowo-Gibran menyebut perlu meluruskan akar persoalan kepada publik.
Dengan adanya keseimbangan informasi dan fakta yang sesungguhnya, Rosan berharap agar publik bisa lebih memahami akar persoalan.
Sehubungan dengan sanggahan yang disampaikan Rosan Roeslani, Connie Rahakundini kembali memberikan tanggapan.
Menurut Connie, pernyataan yang disampaikan Rosan dalam keterangan pers merupakan suatu kebohongan informasi.
Connie menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meminta untuk diberikan jabatan sebagaimana diinformasikan Rosan di media.
“Catat ya, saya ditawari apakah menjadi Wamenhan ataukah Wamenlu, waktu itu saya jawab jangan PHP,” sanggah Connie yang mengaku dekat dengan sosok Mr X.
Selain itu, Connie juga menyebut telah mengetahui kondisi riil yang dialami oleh partai pengusung Prabowo-Gibran dari hasil percakapannya dengan Mr X.
“Di dalam sana sudah gontok-gontokan, mau jadi ini mau jadi itu, saya orang luar, mana mungkin tiba-tiba saya datang dan mau sesuatu,” imbuh Connie.
Selain ditawari jabatan, Connie yang tidak ingin dijadikan alat politik juga mengaku sempat ditawari Jeep Bentley yang harga per unitnya mencapai 11 Miliar.***
Share this article
Perang pernyataan dengan Rosan Roeslani makin memanas, begini ternyata alasan Connie Rahakundini menolak tawaran jabatan.