AYOJAKARTA.COM -- Rismon Sianipar, seorang ahli digital forensik yang sempat dihadirkan oleh kuasa hukum Jessica Wongso pada 2016 silam tampaknya tengah menjadi sorotan publik.
Sejak 2016 lalu ia yakin bahwa Jessica Wongso tidak salah karena adanya rekayasa CCTV Kafe Olivier yang menjadi bukti utama persidangan.
Kini tampaknya Rismon Sianipar sedang gencar-gencarnya membongkar rekayasa dalam kasus Jessica Wongso.
Bahkan ia juga menyinggung nama Tito Karnavian dan Krishna Murti dalam unggahannya di YouTube Balige Academy.
Menurutnya kedua sosok tersebut berkaitan dengan kasus Jessica Wongso di tahun 2026, yang mana Tito Karnavian saat itu menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya dan Krisna Murti menjabat sebagai Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya.
Rismon Sianipar mengaku memiliki 10 bukti video rekayasa yang dilakukan oleh anak buah dari kedua sosok tersebut.
“Saya memiliki 10 bukti video rekayasa yang dilakukan anak buah bapak saat itu yaitu saat itu pangkatnya adalah AKBP Muhammad Nuh Al Azhar dan seorang sipil anggota forensik digital Indonesia Christopher Hariman Rianto,” ujarnya dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Balige Academy pada Sabtu (27/1/2024).
Menurutnya bukti yang dimiliki sudah dianalisis secara ilmiah, ia pun mengatakan jika Tito Karnavian dan juga Krisna Murti telah ditipu secara nyata oleh anak buahnya pada saat itu.
“Saya ingin memberitahukan kepada Anda berdua bahwa Anda berdua sudah ditipu nyata-nyata oleh anak buah bapak saat itu yaitu terutama AKBP Muhammad Nuh Al Azhar,” kata Rismon Sianipar.
Ahli digital forensik yang juga seorang akademisi ini juga meminta kepada Tito Karnavian yang saat ini menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri) agar bisa dipertemukan dengan Presiden Joko Widodo.
Ia ingin mengungkap rahasia di balik kasus Jessica Wongso, karena menurutnya kasus tersebut kejahatan digital yang dahsyat.
“Supaya kita bongkar nih pak, supaya kita cegah besok ke depan tidak terjadi lagi hal-hal seperti ini, tidak terjadi lagi kejahatan maha dahsyat seperti ini pak untuk di peradilan-peradilan, supaya tidak ada lagi peradilan sesat,” ungkapnya.
Rismon Sianipar berharap kepada Tito Karnavian dan Krisna Murti agar bisa turut serta menyampaikan kepada Presiden Jokowi sehingga kasus Jessica Wongso bisa kembali dibuka.
“Tolonglah supaya kita nanti membongkar di depan presiden, sehingga nanti pak presiden bisa membentuk tim kecil atau tim pencari fakta tentang kejahatan digital rekayasa video CCTV di Kafe Olivier,” tuturnya.
“Khususnya di kamera 7 dan kamera 9, kamera mahkota pada saat itu yang dimanipulasi dan direkayasa yang distempering oleh Muhammad Nuh Al Azhar dan rekannya sesama saksi ahli digital forensik yaitu Christopher Hariman Rianto,” imbuhnya.***

Share this article
Rismon Sianipar sebut Tito Karnavian dan Krishna Murti ditipu anak buahnya dalam kasus Jessica Wongso, ternyata singgung sosok ini…