AYOJAKARTA.COM – Kasus kopi sianida yang memakan korban Mirna Salihin dan melibatkan nama Jessica Wongso, kini kembali diperbincangkan.
Sebelumnya, hakim menetapkan Jessica Wongso sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan kopi sianida.
Dengan demikian, Jessica Wongso ditetapkan bersalah dan telah divonis oleh hakim dengan kurungan penjara selama 20 tahun, dan ditahan di Rutan Pondok Bambu.
Setelah 7 tahun mendekam di balik sel Rutan Pondok Bambu, kini kasus tersebut kembali diperbincangkan publik lantaran diduga banyak kejanggalan yang terjadi.
Terlebih lagi setelah tayangnya sebuah film dokumenter yang hadir di Netflix, dengan judul Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso.
Dikarenakan dikurung di dalam Rutan Pondok Bambu, ternyata di rutan tersebut ada beberapa tersangka yang juga merupakan dikenal oleh publik.
Salah satunya adalah Angelina Sondakh yang mana juga masuk dalam Rutan Pondok Bambu lantaran terkena kasus korupsi.
Ternyata, diketahui bahwa Angelina Sondakh merupakan sosok yang dikenal dekat dengan Jessica Wongso.
Baca Juga: Soal Vonis Hukuman Terhadap Jessica Wongso, Mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji: Peradilan Sesat!
Hal tersebut lantaran keduanya berada didalam satu blok yang sama, dan bahkan kamar keduanya berdekatan di Rutan Pondok Bambu.
Hal tersebut diungkapkan oleh Angelina Sondakh saat menghadiri podcast Rey Utami, yang mana Angelina Sondakh mengaku kalau kamar dirinya dan Jessica Wongso bersebelahan.
Lebih lanjut, ternyata Jessica Wongso kerap sekali dipindahkan kamar dengan alasan yang belum diketahuinya.
"Kita tuh sebelahan kamar, Jess dipindahin kamar hampir sering, aku juga ga tau alasannya apa lah," ungkap Angelina Sondak, dikutip dari kanal YouTube Reyben Entertainment, Minggu, 10 Desember 2023.
Dalam kesempatan yang sama, Angelina Sondakh juga menceritakan terkait sosok Jessica Wongso yang tertutup dan berbicara seperlunya saja.
Lebih lanjut, Angelina Sondakh menggambarkan kalau Jessica Wongso lebih memilih diam dibanding harus membela dirinya sendiri seperti orang-orang lain yang ada di lapas tersebut.
Namun, walaupun demikian, Angelina Sondakh mengaku kalau Jessica Wongso sangat hebat dalam urusan bekerja di lapas.
"Dia kerja weh (sambil acungkan jempol)," puji Angelina Sondakh terhadap Jessica Wongso.
Terlebih lagi, diketahui Jessica Wongso memiliki keahlian dan akses untuk memakai komputer, sehingga dirinya sering diminta tolong oleh teman-temannya di lapas untuk membuat rundown acara.
"Jess bantuin dong bikin rundown untuk acara ini, karena dia bisa punya akses untuk pakai komputer karena dia making register," tutur Angelina Sondakh.***

Share this article
Angelina Sondakh menggambarkan kalau Jessica Wongso lebih memilih diam dibanding harus membela dirinya sendiri.