AYOJAKARTA.COM - Eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) baru-baru ini menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Pertemuan tersebut dilangsungkan menyusul pengunduran diri SYL dari jabatan Menteri Pertanian.
Dilansir ayojakarta.com dari suara.com pada Senin (9/10/2023), SYL menemui Presiden Jokowi di Istana Merdeka semalam, Minggu, (8/10/2023).
Baca Juga: Anies Baswedan Beda Sikap soal Kasus Dugaan Korupsi Mentan Syahrul Yasin Limpo, Siapa yang Benar?
Dalam pertemuan yang berlangsung kurang lebih satu jam tersebut sejak pukul 18.35 hingga 19.34, salah satu yang disampaikan SYL adalah permohonan maaf kepada Presiden Jokowi.
SYL juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Jokowi karena telah menunjuknya sebagai Mentan di masa jabatannya.
"Saya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Pak Presiden yang menunjuk Saya sebagai Menteri Pertanian sejak 23 Oktober 2019 lalu," ungkap SYL.
Baca Juga: Anies Baswedan Angkat Bicara Soal Kasus Mentan SYL, Berimbas Turunnya Elektabilitas Pasangan AMIN?
"Saya anggap itu kepercayaan dan tugas yang harus Saya jalankan sebaik-baiknya untuk mengurus Pertanian di Republik ini agar lebih bermanfaat bagi Rakyat Indonesia," lanjutnya.
Namun, SYL dalam hal ini juga memohon maaf dan pamit karena tidak bisa menuntaskan tugas sampai akhir masa jabatan Jokowi.
"Namun demikian, saya juga mohon maaf dan pamit pada Bapak Presiden karena tidak bisa menyelesaikan tugas atau tidak bisa lagi membantu Bapak Presiden sampai akhir masa jabatan," kata SYL.
Baca Juga: Viral Foto Ketua KPK Firli Bahuri dengan Syahrul Yasin Limpo, Polda Metro Jaya Sebut Akan Dalami
Selain itu, SYL juga melaporkan pertanggungjawabannya selama dia menjabat sebagai Menteri kepada Presiden Jokowi.
"Sebagai bentuk pertanggung-jawaban Saya pada Bapak Presiden sekaligus pertanggungjawaban pada Rakyat Indonesia, tadi Saya sampaikan berkas laporan pertanggungjawaban sebagai Menteri Pertanian RI yang menjabat sejak 2019 sampai dengan 2023," jelasnya.
"Dan resume kinerja tersebut, juga Saya sampaikan pada seluruh Rakyat Indonesia melalui teman-teman media, dengan judul: Kinerja & Penghargaan Kementerian Pertanian 2019-2023," terangnya.
Baca Juga: Akui Elektabilitas Anies-Cak Imin Terdampak Kasus Hukum Yasin Limpo, Surya Paloh: Tapi Sejauh Mana?
Sebelumnya, SYL mengumumkan pengunduran diri dari jabatan Mentan pada 5 Oktober 2023.
SYL juga telah menyerahkan surat pengunduran dirinya melalui Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Kantor Kemensetneg, Jakarta.
Pengunduran diri SYL ini dilakukan lantaran ia tengah menjalani proses hukum atas dugaan kasus korupsi jual beli jabatan disertai pemaksaan di Kementerian Pertanian (Kementan).
Baca Juga: Syahrul Yasin Limpo Siap Hadapi Proses Hukum, Pasca Pengunduran Dirinya sebagai Mentan
"Alasan saya ada proses hukum yang saya hadapi. Saya harus siap hadapi secara serius," ujar SYL.
SYL mengharapkan tidak ada stigma apapun dalam menghadapi proses hukum tersebut.
Ia meminta waktu dalam menghadapi kasus yang menjeratnya tersebut.
"Saya berharap jangan ada stigma dan perception of innocence, maksudnya jangan menghakimi saya dulu. Tentu biarkan proses hukum berlangsung dengan baik dan saya siap hadapi," ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, penyidik KPK telah menyelidiki kasus korupsi jual beli jabatan disertai pemaksaan di Kementan.
KPK juga telah melakukan penggeledahan untuk pengumpulan alat bukti atas kasus tersebut.
Salah satunya rumah dinas Mentan SYL yang berada di kawasan Komplek Widya Chandra, Jakarta Selatan pada Kamis (28/9/2023) sore hingga Jumat (29/9/2023).
Dalam penggeledahan itu KPK menemukan uang tunai sekitar Rp 30 miliar yang terdiri atas pecahan rupiah, dolar Amerika Serikat, dan dolar Singapura hingga sejumlah senjata api.
Selain rumah dinas SYL, KPK juga melakukan penggeledahan di kantor Kementan pada Jumat (29/9/2023).
Baca Juga: Pesan PDIP untuk Kementerian Pertanian Setelah Syahrul Yasin Limpo Dikabarkan Jadi Tersangka
Hingga kini, KPK menyebut sudah mengantongi nama beberapa pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Share this article
SYL memohon maaf kepada Presiden Jokowi dalam pertemuan pamitnya setelah pengunduran diri dari jabatan Menteri Pertanian.