AYOJAKARTA.COM - Kabar pengunduran diri Moh Ramdhan Danny Pomanto dari Partai Nasdem sempat menghebohkan publik pada Senin malam (3/7/2023).
Berbagai pihak pun ramai-ramai memberikan komentar terkait hal tersebut, salah satunya adalah pegiat media sosial Yusuf Dumdum.
Melalui Tweetnya pada akun Twitter miliknya @yusuf_dumdum, Ia menyampaikan bahwa keputusan NasDem untuk mengusung Anies Baswedan sebagai capres 2024 seperti sedang menyiapkan batu nisan sendiri.
Baca Juga: Rekomendasi 7 Pinjol Pasti Cair Tanpa BI Checking, Pernah Macet Riwayat Kredit Jelek Tak Masalah!
Lebih lanjut Ia menilai bahwa nantinya akan banyak kader potensial Partai besutan Surya Paloh tersebut yang mengundurkan diri hingga tersisa kader sekelas Sekjen NasDem yang saat ini sedang berurusan hukum di pengadilan.
"Dengan mengusung tukang ngibul sebagai bakal capres di 2024, @NasDem sepertinya sedang menyiapkan batu nisannya. Satu persatu kader potensialnya mundur. Mungkin yang tersisa nanti hanya skelas Johnny G Plate?," ujar Yusuf Dumdum dikutip dari akun Twitter pribadi miliknya @yusuf_dumdum.
Sebelumnya kabar pengunduran walikota Makassar Danny Pomanto tersebut telah dikonfirmasi oleh Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali.
Dalam keterangannya Ahmad Ali tak hanya menyebutkan Danny Pomanto saja yang mengundurkan diri, namun anak dan istrinya juga.
"Saya tadi malam dikabari sama teman-teman. Bahkan istri dan anaknya mengundurkan diri," kata Ahmad Ali dikutip liberte.suara.com (4/7/2023).
Surat pengunduran diri Danny Pomanto tertanggal 1 Juli 2023 tersebut telah dikirimkan kepada Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, kemudian ditembuskan kepada DPW NasDem Sulawesi Selatan (Sulsel) dan DPD NasDem Kota Makassar.
Jauh sebelumnya, beredar sebuah video yang memperlihatkan puluhan Kader Partai NasDem yang mengundurkan diri yang diduga disebabkan karena adanya jual beli nomor urut dalam partai tersebut di Indramayu.
Bahkan Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Indramayu, Yosep Husein Ibrahim mengatakan ada sekitar 120 kader yang hengkang dari Partai tersebut.
Akan tetapi setelah menjadi gaduh, Dewan Pertimbangan Partai NasDem Jawa Barat (Jabar) Rajiv buka suara terkait hal tersebut.
Baca Juga: Sinopsis John Wick 2 yang Tayang di Bioskop Trans TV Malam Ini
Dalam sebuah pernyataan Ia membantah akan adanya kabar terkait mahar dan jual beli nomor urut tersebut.
"NasDem dengan tegas membantah adanya politik mahar dan jual beli nomor urut di Jawa Barat termasuk di Indramayu," tegas Rajiv dalam keterangan tertulisnya.***
Share this article
Resmi hengkang dari Partai Nasdem, Danny Pomanto sebut NasDem sedang menyiapkan batu nisan dengan mengusung Anies Baswedan, kok bisa?