AYOJAKARTA.COM--Kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J akan menuju babak akhir.
Senin, 13 Februri ini merupakan sidang vonis yang akan memutuskan hukuman bagi para terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Yosua.
Secara khusus, hari ini sidang vonis diperuntukkan bagi terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Diketahui Jaksa Penuntut Umum telah membacakan tuntutan hukumannya, yakni Ferdy Sambo seumur hidup dan Putri Candrawathi 8 tahun penjara.
Publik menunggu vonis hakim hari ini, apakah akan lebih tinggi dari tuntutan JPU, ataukah justru lebih rendah dari tuntutan.
Demi memantau vonis Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, keluarga brigadir Yosua pun akhirnya datang ke PN Jakarta selatan.
Ayah dan ibu Brigadir Yosua rela terbang dari Jambi ke Jakarta dan memohon pada Pengadilan Negeri Jaksel duduk di kursi paling depan.
Melansir youtube KompasTv, 13 Februari 2023, terlihat keluarga Brigadir Yosua sudah siap di dalam ruangan PN Jaksel.
Terlihat ibunda Brigadir Yosua, Rosti Simanjuntak didampingi anggota keluarganya duduk di deretan kursi pengunjung paling depan.
Baca Juga: Menit-menit Jelang Vonis Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Ini yang Dilakukan Orang Tua Brigadir J
Ibunda Yosua tampak membawa foto Brigadir Yosua yang gagah mengenakan seragam.
Sementara itu di sebelah sisi lainnya Rosti Simanjuntak duduk Martin Lukas Simanjuntak, dan sesaat kemudian berganti dikawal Kamaruddin Simanjuntak.
Kuasa hukum Keluarga Brigadir Yosua itu tampak setia mendampingi keluarga Brigadir Yosua.
Baca Juga: Waduh! Ahli Hukum Pidana Abdul Fickar Hadjar Tak Setuju Ferdy Sambo Dihukum Mati, Ada Apa?
"memang ada informasi begitu, di persidangan di Pengadilan Jakarta Selatan nanti ya kita memohon biar duduk di depan secara langsung, secara jernih dan dengar Hakim membacakan untuk keputusannya, "ujar Samuel Hutabarat ketika ditemui awak media di kawasan bandara jelang menuju pengadilan.
Keluarga Yosua berharap keadailan bagi mereka yang telah kehilangan anak tersayangnya.
Agar Terdakwa Ferdy Sambo dihukum mati dan Putri Candrawathi yang disebut keluarga sebagai pemicu pembunuhan Yosua dihukum seberat-beratnya.

Share this article
Terlihat ibunda Brigadir Yosua, Rosti Simanjuntak didampingi anggota keluarganya duduk di deretan kursi pengunjung paling depan.