Ngeri! Eks Ketua PPATK Ungkap Alasan Pemblokiran Rekening Atas Nama Yosua Berisi 100 Triliun, Ada Uang Haram?

Ngeri! Eks Ketua PPATK Bocorkan Alasan Pemblokiran Rekening Berisi Rp100 Triliun Milik Sambo, Ada Uang Haram?
Ngeri! Eks Ketua PPATK Bocorkan Alasan Pemblokiran Rekening Berisi Rp100 Triliun Milik Sambo, Ada Uang Haram?

AYOJAKARTA.COM - Mantan ketua PPATK pertama yakni Yunus Husein membongkar fakta dibalik pemblokiran rekening atas nama Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Di mana dalam rekening tersebut dikabarkan ada dana sebesar Rp100 triliun yang diduga dana tersebut adalah milik terdakwa Ferdy Sambo.

Meski tidak ada informasi resmi yang menyampaikan apakah benar dana Rp100 triliun tersebut ada atau tidak serta milik terdakwa Ferdy Sambo atau bukan, namun isunya sudah terlanjur beredar bak bola liar.

Baca Juga: Misteri 100 Triliun di Rekening Brigadir J, Yunus Husein: Bukan Saldo atau Rekening, Ga Ada Uang Segede Itu!

Dikutip AyoJakarta.com dari Youtube Uya Kuya Tv pada (2/1/23), Kepala PPATK Yunus Husein kemudian angkat bicara saat hadir dalam podcast Uya Kuya.

Berdasarkan pengalamannya sebagai mantan ketua pertama PPATK dan serta pengalaman pernah menjadi pemeriksa bank selama 34 tahun, dengan tegas Yunus Husein menyebut jika nominal Rp100 triliun yang tertulis tersebut bukanlah saldo.

“Jadi kalau uang yang Rp100 triliun itu sebenarnya itu standar pemblokiran yang memberikan plafon tertinggi yang mungkin ditampung oleh rekening itu karena di dalam pemblokiran itu uang gak bisa keluar tapi bisa masuk kalaupun masuk maksimumnya seperti itu,” jelas Yunus Husein selaku ketua PPATK pertama.

Baca Juga: Denny Darko Soroti Uang 100 Triliun Ferdy Sambo, Bongkar Orang-orang yang Terlibat Dibaliknya

“Uangnya tidak sebesar itu, tidak ada rekening orang yang saldonya persis (100 triliun) tidak ada dan tidak ada yang sebesar itu juga,” imbuhnya.

Mengetahui fakta tersebut, Uya Kuya lantas bertanya, “Apa yang bisa menjadi alasan saldo seseorang itu bisa di blokir?”

Yunus Husein kemudian menjawab jika pemblokiran rekening bisa dilakukan apabila dipakai untuk menampung hasil kejahatan.

Baca Juga: Misteri Uang Rp 100 T di Rekening Brigadir J Dibongkar Mantan Ketua PPATK: Diduga Kuat Berasal dari Sosok Ini

“Itu ada di undang-undang di pasal 65, dia bisa menghentikan transaksi istilahnya 5 hari, 15 hari kalau itu diduga kuat berasal dari tindak pidana. Jadi ada pidana ada hasilnya,” jelas Yunus Husein.

Lebih lanjut ia menjelaskan, “Bank sebenarnya bisa juga menunda transaksi selama 5 hari di pasal 26 undang-undang 8 tahun 2010 kalau misalkan rekening dipakai nampung hasil kejahatan, pakai dokumen palsu, atau ada uang haram masuk kesitu, itu alasan bank boleh menunda.”

Sebenarnya tidak hanya pihak bank, Yunus Husein menuturkan jika penyidik, jaksa, serta hakim juga bisa melakukan pemblokiran tersebut.

Baca Juga: Soal Uang 100 T di Rekening Brigadir J, Mantan Ketua PPATK Bongkar Fakta Mengejutkan: Saya Menyayangkan

“Nah penyidik juga bisa, penyidik, jaksa, hakim juga bisa diatur di pasal 70 undang-undang TPPU dia bisa 5 hari kalau ini hasil pidana, penyidik polisi penyidik lelang, jaksa hakim bisa menunda 5 hari untuk mencari kejelasan, kalau bener dia bisa langsung blokir sesuai dengan pasal 71,” ujar Yunus Husein.

Yunus Husein juga menjelaskan tentang perbedaan antara menunda dan memblokir suatu rekening.

“Jadi blokir sama menunda itu agak berbeda, kalau menunda 5 hari kalau blokir itu bisa sebulan kalau TPPU,” ungkap Yunus Husein.

Baca Juga: Ayu Ting Ting dan Boy William Ternyata Mereka Sama-sama Suka 100 Persen?

Uya Kuya lantas bertanya, “Artinya kemarin rekening yang diblokir dari almarhum Yosua itu udah mungkin bisa dibuka lagi sekarang dong?”

Kemudian dijawab oleh Yunus Husein, “Kalau biasanya PPATK bisanya 20 hari, 5 hari plus 15 setelah itu PPATK memberikan kepada penyidik yang terkait, ya nanti penyidik mencari kejelasan dengan barang bukti benarkah ini hasil pidana kalau benar dia buka penyidikan kalau enggak dia bisa hentikan.”***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Yunus Husein
# pemblokiran rekening
# Nofriansyah Yosua Hutabarat
# Uya Kuya
# Ferdy Sambo
# pemblokiran
# rekening
# PPATK

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.