AYOJAKARTA.COM - Mantan Ketua PPATK, Yunus Husein menjelaskan kebenaran dari misteri uang Rp 100 triliun yang ada di rekening Brigadir J.
Hal ini disampaikan oleh Yunus Husein ketika hadir di The Real Rumah Uya yang tayang di kanal YouTube Uya Kuya TV pada 2 Februari 2023.
Sebelumnya, sebuah isu telah beredar ketika sebuah dokumen memperlihatkan keberadaan angka 100 triliun yang diduga menjadi saldo atau transaksi yang ada di rekening Brigadir J.
Baca Juga: Denny Darko Soroti Uang 100 Triliun Ferdy Sambo, Bongkar Orang-orang yang Terlibat Dibaliknya
Hal ini juga menjadi semakin ramai diperbincangkan dengan fakta bahwa Ferdy Sambo memiliki uang operasional dengan angka ratusan juta untuk setiap rumahnya yang dititipkan kepada para ajudannya setiap bulan.
Sehubungan dengan hal tersebut, Mantan Ketua PPATK angkat bicara mengenai isu uang 100 triliun dalam rekening Brigadir Yosua.
Menurutnya, uang 100 triliun yang ada pada rekening milik Brigadir J merupakan angka yang dijadikan sebagai standar pemblokiran untuk sebuah rekening.
“Sebenarnya kalo masalah uang 100 Triliun itu standar pemblokiran yang memberikan plafon tertinggi yang mungkin ditampung oleh rekening itu. Dalam pemblokiran itu, uang ngga bisa keluar tapi bisa masuk,” kata Yunus Husein di kanal YouTube Uya Kuya.
Ia berpendapat bahwa tidak ada rekening dari seseorang yang memiliki saldo dengan angka 9999 dan jumlah yang begitu besar.
“Kalaupun masuk maksimumnya seperti itu, uangnya tidak sebesar itu. Tidak ada rekening orang yang saldonya persis 9999 dan tidak ada yang sebesar itu juga ya,” ujarnya.
Yunus menegaskan, bahwa angka yang sangat besar tersebut bukan merupakan saldo atau transaksi yang terjadi di sebuah rekening.
“Itu bukan saldo dan bukan juga transaksi, hanya perintah ‘kalau masuk, maksimum sekian bisa diblok,” tegas Yunus Husein.
“Itu plafon, ngga ada uang segede itu,” tambahnya.
Ia kemudian menyayangkan, bahwa ada beberapa pihak yang tidak mengerti hal tersebut dan membuat isu uang 100 triliun milik Brigadir J semakin tersebar luas.
“Saya menyayangkan ada sebagian yang tidak mengerti perbankan. Jadi itu bukan saldo, bukan transaksi, tapi ‘saya blok maksimum segini, masuk boleh terus tapi keluar ngga boleh,” kata mantan Ketua PPATK itu.
Yunus menyebutkan, bahwa angka yang tertulis pada form tersebut merupakan jumlah standar yang ditetapkan suatu bank.
“Itu standar formnya seperti itu. Tapi bukan saldo yang ada, bukan juga transaksi yang sebesar itu,” pungkasnya.***

Share this article
Mantan Ketua PPATK bahas misteri uang 100 T di rekening Brigadir J, sebut jika uang seharusnya tak sebesar itu.