AYOJAKARTA.COM - Uang seratus triliun rupiah di rekening Brigadir J kembali menjadi perhatian publik.
Sebelumnya uang seratus triliun Brigadir J menjadi perdebatan, apakah benar uang tersebut ada atau tidak.
Mantan ketua PPATK, Yunus Husein membongkar fakta mengejutkan dari uang seratus triliun yang ada di rekening Brigadir J.
Baca Juga: Jelang Vonis Bharada E, Sambil Senyum Sabar Sang Ibunda Curahkan Isi Hatinya: Kami Akan Tetap…
Sebagai mantan ketua PPATK, tentu hal tersebut sangat mudah untuk ditelusuri.
Dikutip dari kanal YouTube Uya Kuya TV pada Jum’at, 3 Februari 2023 berikut keterangan dari Yunus Husein selaku mantan ketua PPATK.
Menurut keterangan Yunus Husein, angka seratus triliun kurang satu rupiah itu merupakan standar pemblokiran.
“jadi kalo yang uang seratus triliun itu sebenarnya itu standar pemblokiran yang memberikan plafon tertinggi yang mungkin ditampung oleh rekening itu,” ujarnya.
Sebab dalam pemblokiran uang dapat masuk namun tidak bisa keluar.
Setelah sebelumnya beberapa pihak geger dengan mengatakan bahwa itu adalah saldo dalam rekening.
Ketua PPATK menduga bahwa uang tersebut bukanlah saldo maupun transaksi melainkan perintah maksimum uang yang masuk.
“tidak ada orang yang saldonya persis 9999 tidak ada, dan tidak ada yang sebesar itu juga yah itu bukan saldo juga bukan transaksi, hanya perintah kalau masuk maksimum bisa diblok, nggak ada uang segede itu,” kata Yunus.
Berbekal pengalamannya selama puluhan tahun di Bank Indonesia (BI), mantan ketua PPATK itu turut menyayangkan ada yang tidak paham soal perbankan ini.
Dan mengira bahwa angka berdigit merupakan saldo atau transaksi yang ia ungkap sebetulnya bukan keduanya.
“saya menyayangkan ada sebagian yang tidak mengerti perbankan, saya dulu pemeriksa Bank, saya 34 tahun di BI (Bank Indonesia) jadi cukup mengerti soal-soal begini,” kaya Yunus Husein.
“jadi itu bukan saldo, bukan transaksi tapi saya blok maksimum segini masuk boleh terus masuk, tapi keluar nggak boleh, tapi bukan saldo efektif yang ada bukan juga transaksi yang sebesar itu,” tambahnya.
Informasi tambahan, saldo seseorang dapat diblokir jika diduga kuat berasal dari tindak pidana.***

Share this article
Soal uang 100 T di rekening Brigadir J, mantan Ketua PPATK Yunus Husein jelaskan hal ini. Bahwa uang tersebut bukan transaksi melainkan..