AYOJAKARTA.COM - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia seringkali mengalami kenaikan sementara masyarakat sangat bergantung pada sumber daya alam ini.
Mengingat hal itu, seorang kakek berusia 59 tahun menciptakan inovasi baru yakni mesin pembuat BBM sendiri.
Uniknya, bahan pembuat BBM yang diolah oleh kakek jenius tersebut yakni menggunakan limbah sampah plastik.
Baca Juga: Kabar Gembira, BBM Turun Harga hingga Rp2.000 per Liter! Cek Daftar Harganya Di Sini
Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia seringkali mengalami kenaikan harga.
Tentunya hal itu sangat berdampak pada kehidupan masyarakat, bahkan membuat harga seluruh kebutuhan pokok ikut melonjak.
Permasalahan lain di Indonesia adalah banyaknya sampah plastik.
Hal tersebut dapat menjadi penyebab utama dari pencemaran lingkungan.
Baca Juga: BBM Non Subsidi Turun! Pemerintah Janjikan Harga Pertalite Turun Jika Hal Berikut Ini Terjadi
Plastik membutuhkan waktu sampai ratusan tahun untuk bisa terurai secara alami.
Namun, siapa sangka sampah plastik dapat diolah menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM).
Eksperimen ini dilakukan oleh kakek jenius pencipta mesin pembuat BBM.
Baca Juga: Daftar Harga Terbaru BBM Non-Subsidi yang Turun di Seluruh Provinsi, Apakah Pertalite Termasuk?
Dikutip AyoJakarta.com melalui kanal YouTube Teknologi Populer menyampaikan penemuan alat canggih pembuat bahan bakar dari sampah plastik.
Muryani, seorang kakek berusia 59 tahun berhasil menciptakan alat canggih yang digunakan untuk mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar.
Alat yang diciptakan kakek Muryani dapat menghasilkan tiga jenis bahan bakar. Bahkan sampah plastik tersebut diubah menjadi minyak jenis premium dan semacamnya.
Baca Juga: Kabar Gembira! BBM di 4 SPBU Ini Turun Harga, Simak Rinciannya Berikut Ini
Mungkin banyak yang mengira bahwa alat canggih tersebut diciptakan oleh seorang profesor, namun ternyata Muryani dapat melakukannya meskipun hanya lulusan SD dan tidak pernah belajar apapun tentang reaksi kimia.
Meskipun begitu, kakek Muryani secara otodidak menciptakan mesin pembuat BBM dengan berbekal pengetahuan yang diajarkan oleh ayahnya.
"Saya hanya lulusan SD saja karena waktu itu keluarga saya broken home. Dan saya sempat diberitahu oleh ayah saya jika plastik dipanaskan bisa jadi minyak. Dari situ saya praktek sendiri hingga jadi seperti ini," ungkap Muryani.
Diketahui Muryani merupakan petugas kebersihan di bank sampah yang berada di jalan Joyoboyo nomor 09 Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar.
Hal itu memudahkannya untuk bereksperimen dengan sampah plastik yang berasal dari bank sampah dan dari penduduk setempat.
Percobaan yang dilakukan Muryani berulang kali gagal, bahkan sampai meledak dalam salah satu percobaannya.
Baca Juga: Kenapa Harga Jual BBM Non Subsidi Berbeda-beda di Sejumlah Wilayah? Simak Penjelasannya di Sini
Namun kegigihan Muryani membuat hal itu tidak mematahkan semangatnya hingga berhasil menciptakan inovasi mesin canggih pembuat BBM sendiri.
Penyulingan atau destilasi yang dilakukannya menghasilkan 3 tiga jenis bahan bakar diesel, premium, dan minyak tanah.
Dengan menggunakan alat penyulingan berkapasitas 10 kg. Sebanyak 10 kg sampah mampu menghasilkan 10 liter bahan bakar yaitu 6 liter solar, 2,5 liter super, dan 1,5 liter minyak tanah.
Baca Juga: Cek Fakta: Harga Pertalite Segera Turun Menyusul Pertamax dan BBM Lain?
Muryani membutuhkan waktu sekitar 4 jam untuk melakukan proses penyulingan yang dipanaskan dengan suhu hingga 200°C.
Dalam proses pemurnian, bahan bakar yang terbuat dari bahan plastik ini akan dipisahkan menggunakan kondensor berdasarkan struktur ringannya.
Minyak yang dihasilkan alat buatan Muryani ini disebut BBM plastik atau bahan bakar plastik murni.
Baca Juga: Asyik, Harga BBM Turun! Cek Daftar Harga BBM Terbaru 2023 di Sini
Pembuatan bahan bakar ini dilakukan menggunakan alat distiller, diawali dengan menyeleksi sampah plastik terutama yang bening kemudian setelahnya dikeringkan dibawah sinar matahari.
BBM plastik ini dibanderol dengan harga per liter premium Rp7.000, solar Rp6.500, dan minyak tanah Rp9.500. Sehingga banyak diminati masyarakat karena harganya yang terjangkau.
Hebatnya BBM plastik ini juga tidak mempengaruhi performa mesin motor atau mobil, bahkan dapat digunakan juga untuk mesin bajak.
Baca Juga: Resmi Turun, Cek Daftar Harga BBM di Seluruh SPBU Pertamina Per 3 Januari 2023 di Sini
Setelah berhasil menciptakan alat yang canggih ini, Muryani mengikuti lomba di kabupatennya hingga meraih penghargaan di bidang energi tingkat provinsi Jawa Timur.
Tak hanya itu, ia diberi penawaran oleh pemerintah daerah untuk bergabung dengan lembaga penelitian namun ia tolak. Muryani lebih memilih untuk tetap menjadi petugas kebersihan TPA, karena baginya tukang sampah adalah pahlawan.
Diketahui saat ini, Muryani telah mengajukan hak paten untuk alat penyulingan karyanya yang bisa menjadi salah satu solusi mengatasi pencemaran lingkungan.
Awal 2018 Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui Balai Besar Kimia dan Kemasan (BBKK) Jakarta, telah memberikan dana untuk penelitian dan pengembangan langsung penemuan ini.
Ketua BBKK saat itu, Roy Sianipar menyebutkan bahwa alat yang ditemukan Muryani ini membutuhkan sharing knowledge untuk memfasilitasi pengembangan alat dan persiapan paten.***

Share this article
Hebat, kakek 59 tahun ini bisa ciptakan BBM dari limbah sampah plastik, hasil 3 jenis yakni premium, solat dan minyak tanah.