Jadi Saksi yang Meringankan Richard Eliezer, Ahli Hukum Pidana Albert Aries Sampai Debat dengan Seniornya!

Jadi Saksi yang Meringankan Richard Eliezer, Ahli Hukum Pidana Albert Aries Sampai Debat dengan Seniornya!
Jadi Saksi yang Meringankan Richard Eliezer, Ahli Hukum Pidana Albert Aries Sampai Debat dengan Seniornya!

AYOJAKARTA.COM - Kasus pembunuhan Brigadir J masih menjadi sorotan hingga saat ini.

Publik masih dibuat penasaran hukuman apa yang akan diterima oleh para terdakwa pembunuhan Brigadir J.

Belum lama ini, para penasihat hukum terdakwa pembunuhan Brigadir J dihadirkan dalam acara KONTROVERSI yang ditayangkan YouTube MetroTV.

Dalam acara tersebut, mereka kembali membahas hasil dari pengecekan TKP pembunuhan Brigadir J yang dilakukan pada Rabu (4/1/2023).

Baca Juga: Ferdy Sambo vs Richard Eliezer Soal Kronologi Penembakan Yosua: Kalian Percaya Siapa?

Tak hanya kuasa hukum para terdakwa, hadir pula Albert Aries yang merupakan Ahli Hukum Pidana sekaligus saksi ahli meringankan dari Richard Eliezer.

Dikutip ayojakarta.com dari YouTube MetroTv pada Minggu (8/1/2023), Albert Aries menjelaskan peristiwa yang terjadi di Duren Tiga sebagai pembunuhan berencana.

Dalam acara bertajuk Tarung Akal di Penghujung Sidang, Albert Aries ditanya oleh pembawa acara apakah fakta di persidangan dan alat bukti sudah cukup untuk membuktikan bahwa pembunuhan Brigadir J adalah pembunuhan berencana.

Namun, sebelum menjelaskan soal pembunuhan berencana, Albert Aries lebih dulu menerangkan terkait CCTV sebagai alat bukti elektronik dalam sebuah kasus.

"Sebelum saya masuk ke dalam perencanaan pembunuhan ya, izinkan saya meluruskan sedikit tentang CCTV," kata Albert Aries.

Baca Juga: Momen Ferdy Sambo Kebingungan Ditanya Hakim Ketua : Ada KTP Nggak?

Menurutnya, CCTV lebih relevan sebagai alat bukti untuk kejahatan yang berkaitan dengan komputer.

"Jadi CCTV itu kan dikenal sebagai alat bukti elektronik yang diatur dalam pasal 5 ayat 1 dalam Undang Undang ITE artinya itu memang lebih relevan dan admisible untuk kejahatan komputer atau kejahatan berkaitan dengan komputer (computer related crime)," jelasnya.

"Kita tentu nggak menafikan ya kemajuan teknologi itu sangat mendukung pembuktian dsb, tetapi Pasal 184 KUHAP itu limitatif alat buktinya hanya ada saksi, surat ahli, petunjuk terdakwa," lanjutnya.

Baca Juga: Terpopuler! Ferdy Sambo Akhirnya Ngaku Tujuannya Bikin Skenario Ternyata untuk Selamatkan Bharada E

Albert Aries menambahkan segala sesuatu yang mudah berubah sulit dipercaya sebagai alat bukti.

"Saya mengingatkan juga segala sesuatu yang mudah berubah-ubah itu sulit dipercaya sebagai alat bukti. Jadi kalau memang utuh nanti kita persilahkan hakim untuk menilai dan menguji untuk mendapatkan kebenaran material itu yang pertama," tambahnya.

Setelah menjelaskan soal CCTV sebagai alat bukti, Albert Aries lalu menerangkan soal perencanaan dalam pembunuhan berencana.

Baca Juga: Ferdy Sambo Berdalih Skenario Pembunuhan Brigadir J untuk Selamatkan Bharada E, Kini Mengaku Menyesal!

Menurutnya, orang yang melakukan pembunuhan dengan menggunakan racun, bom dan menyuruh orang lain masuk dalam pembunuhan berencana.

"Kedua mengenai perencanaan mohon izin prof kalau berbeda pandangan sedikit dengan senior saya ini. Saya sangat hormat dengan beliau. Jadi kalau perencanaan itu konteksnya adalah bukan soal tenang untuk membunuh atau tidak gitu ya, tapi ini memang keadaan jiwa di mana pelaku pembunuhan berencana ini memang dia bisa mengerti arti dan makna dari akibat yang direncanakan sambil dia bisa memikirkan dan mempertimbangkan ulang rencananya untuk melakukan pembunuhan makanya pada umumnya ya saya perlu sampaikan orang yang melakukan pembunuhan dengan menggunakan racun, dengan menggunakan bom atau menyuruh atau menggerakan orang lain pada umumnya ya sekali lagi nggak selalu pasti lihat case by case pada umumnya itu adalah premeditated murder atau pembunuhan berencana," terangnya.

Baca Juga: Sempat Ngotot Berikan Perintah ‘Hajar’, Bharada E Tegaskan Jika Ferdy Sambo Perintah ‘Bunuh'

"Ketenangannya jangan ditafsirkan sebagai jiwa tenang oh membunuh ya nggak, tapi minimal ada jeda waktu yang cukup dia untuk memikirkan, mempertimbangkan kembali rencananya untuk membunuh atau tidak," tandasnya.

Namun, kubu Ferdy Sambo membantah pernyataan Albert Aries tersebut dengan menyebut seluruh aspek pembunuhan berencana harus terpenuhi.

Jika salah satunya tidak terpenuhi, menurutnya belum bisa dikatakan sebagai pembunuhan berencana.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Pasal 184
# TKP pembunuhan Brigadir J
# Undang Undang ITE
# pembunuhan Brigadir J
# Albert Aries
# Duren Tiga
# Richard Eliezer
# Debat
# Brigadir J
# alat bukti
# Ahli hukum pidana
# saksi
# pembunuhan berencana
# Ferdy Sambo
# pembunuhan
# TKP
# CCTV

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.